19:00 . Tingkatkan Kaderisasi, PAC IPNU-IPPNU Gelar Makesta   |   18:00 . Hujan Lebat, Tim Rukyat Bojonegoro Gagal Melihat Hilal   |   17:00 . Ikuti, 'Jejak Sang Penyebar Islam'   |   16:00 . Sambut Bulan Ramadhan, Tanamkan Jiwa Berbagi pada Siswa   |   15:00 . Tari Sufi dan Hadrah, Meriahkan Purna Siswa MIN Kepatihan   |   14:00 . Darurat, Bojonegoro Siapkan Raperda Kepemudaan   |   13:00 . Siswi MI Bojonegoro Juara 1 Bulutangkis   |   12:00 . Santunan Jasa Raharja Naik Per Juli Mendatang   |   11:00 . Polres Bojonegoro Siapkan Personel Amankan Ramadhan   |   10:00 . Hobi Sejak Kecil, Kini Bisa Jadi Rupiah   |   09:00 . Anggaran Dikurangi, DPU Sedikit Perbaiki Jalan   |   08:00 . Jelang Puasa, Pedagang Bunga Boreh Raup Untung   |   07:00 . 4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan   |   06:00 . Usai Dibangun, Tersedia 480 Lapak di Pasar Kalitidu   |   22:00 . Satpol PP Tertibkan Banner Salahi Aturan   |  
Fri, 26 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 May 2017 13:00:08

DAK Terlambat Cair, Bupati Kecewa

DAK Terlambat Cair, Bupati Kecewa

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Proses pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2017 di Kabupaten Bojonegoro molor dan sampai sekarang belum terealisasi. Mendengar belum terealisasinya dana tersebut, Bupati Bojonegoro, Suyoto dalam rapat evaluasi di rumah dinas, Jum'at (19/5/2017) merasa sangat kecewa sekali.

Dijelaskan Bupati Bojonegoro, Suyoto, DAK pendidikan ada perubahan polese (kebijakan) ditengah jalan yakni untuk yang miskin dinaikan sekitar Rp 425 ribu sesuai panduan yang sudah ditandatangani. Hal tersebut berdasarkan TPP cair, setelah dilakukan evaluasi golongan III dam golongan IV diturunkan.

Perubahan aturan di tengah jalan itu tidak menjadi alasan utama belum cairnya DAK pendidikan 2017. "Keterlambatan pencairan DAK Pendidikan saya merasa tidak puas, karena perubahan SK ditandatangani Maret, sampai Mei tidak berjalan lancar," sesalnya.

Kang Yoto menyebut, ada empat kecamatan yang belum lengkap administrasinya, di antaranya, Kecamatan Kota, Sekar, Dander dan Gayam. "Empat kecamatan itu harus diberi peringatan keras, konsekuensinya target sebelum puasa sudah beres," pinta Kang Yoto.

Bahkan, dalam rapat evaluasi yang dihadiri pejabat Pemkab, kepala Dinas, badan dan camat, Kang Yoto mengklarifikasi empat Camat tersebut. Setelah kepala desa memahami aturan, naik lagi ferivikasinya tepat. "Apapun tidak menjadi alasan, yang tahu miskin dan tidak itu desa. Seperti Dander ada satu desa, Sekar ada satu desa, tidak usah ditunggu, tinggal saja," pungkas Bupati yang dua kali menjabat itu.

Sementara itu, informasi yang didapat blokBojonegoro.com, Pagu DAK Pendidikan tahun 2017 mencapai Rp 50 miliar, padahal kebutuhan anggaran  mencapai Rp 101.667.800.000. Dana tersebut akan direalisasikan kepada 50.305 siswa dengan nilai bantuan bervariasi yakni ada yang Rp 2,1 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu.[zid/ito]

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more