17:00 . Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan di Bojonegoro Timur   |   16:00 . Beberapa Anggota Baru Perkuat AMSI Jatim   |   15:00 . 1.326 Pendekar Baru Pagar Nusa Dikukuhkan   |   14:00 . Kedepan, Bojonegoro Akan Bangun Kawasan Ekonomi Kreatif   |   13:00 . Gus Nabil: Jika Tidak Mau Sowan Kepada Kiyai, Silahkan Keluar   |   12:00 . 35 Ribu Peserta Akan Ikuti Upacara Hari Santri   |   11:00 . 'Si Gogor' Ikon Bojonegoro Resmi Dilaunching   |   10:00 . Lha...! Sebagian Lahan SMAN 3 Juga Akan Digusur?   |   09:00 . MoU Bersama, Polri Wajib Ikut Awasi Dana Desa   |   08:00 . Sally: Masyarakat Harus Rencanakan Kehamilan   |   07:00 . Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua   |   06:00 . Pilih Jalan Tengah, Pihak Bank Ganti Rugi   |   20:00 . PKPT At-Tanwir Gelar Makesta di Ponpes Misbahudin   |   19:00 . IDfos: Banyak Celah Kecurangan Seleksi Perangkat Desa   |   18:00 . Petugas Benahi Tiang Listrik dan Kabel di Pasinan   |  
Sat, 21 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 October 2017 12:00:28

Guru dan Siswa SMKN Dander Nobar Film G30S/PKI

Guru dan Siswa SMKN Dander Nobar Film G30S/PKI

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuaraan Negeri (SMKN) Dander bersama puluhan guru mengikuti Nonton Bareng (Nobar) Film Dokumenter G30S/PKI,  Senin (2/10/2017). Hal itu dilakukan untuk memberikan pengetahuan terhadap siswa bahwa beberapa tahun silam telah terjadi sisi kelam di Indonesia.

Sebanyak 400 lebih siswa kelas X dan XII, menyaksikan pemutaran Film tersebut yang sebelumnya Komandan Koramil Dander Jamhadi  juga memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi. Nobar ini dilakukan Sebagai orientasi bagi siswa untuk mengetahui bagian dari sejarah

Menurut Kepala Sekolah SMKN Dander, Supangat mengatakan kegiatan nobar ini merupakan keinginan pihak sekolah untuk menengok beberapa sejarah Indonesia, sekaligus memberikan Wasbang bagi siswa agar faham idiologi seperti yang ada di film tersebut muncul kembali.

"Siswa juga diberikan tugas merangkum terkait film yang telah dilihatnya tersebut," sambungnya

Meski tidak ada instruksi dari dinas terkait untuk Nonton Bareng (Nobar) film tersebut, pihak sekolah merasa cukup perlu memberikan pengetahuan kepada siswa terkait beberapa sejarah yang telah terjadi di Indonesia, oleh karenanya dirasa perlu mengajak siswa untuk menyaksikan film tersebut.

"Ini merupakan bagian dari sejarah, maka generasi penerus harus mengetahuinya, agar kisah tragedi seperti ini tidak terulang kembali," ucap siswa,Ramadhani. [saf/ito]


bB-GtS

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more