19:00 . Tradisi Gumbreg, Usir Tikus Ala Masyarakat Desa Sidorejo   |   18:00 . Basuki Temu Kangen Bersama Alumni SMPN Dander   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, 3 Rumah Warga Sudu Terbakar   |   16:00 . Persibo, Marwah dan Kebanggaan   |   15:00 . Kang Yoto: PNS Harus Pandai Atur Keuangan   |   14:00 . Ajang Silaturahim, Gebyar Maulid dan Pawai Ta'aruf Meriah   |   13:00 . Kompak, Siswa PSHT Bubulan Kerja Bakti Bangun Jalan   |   12:00 . DPU: Kami Sudah Mengingatkan Rekanan, Tapi Diabaikan   |   11:00 . UN Paket B dan C Diwacanakan Berbasis Komputer Tahun Depan   |   10:00 . Wakapolres Resmi Buka Drumband Competition   |   09:00 . Rawan Bencana, Sekcam Dander Imbau Masyarakat Waspada   |   08:00 . Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Lomba Drumband di GOR Dander   |   07:00 . Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo   |   00:00 . Lagu Akad jadi Penutup Acara Jazz Bengawan   |   23:00 . Selain ke PSSI, Manajemen Juga Melapor ke Menpora   |  
Sun, 17 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 02 October 2017 12:00:28

Guru dan Siswa SMKN Dander Nobar Film G30S/PKI

Guru dan Siswa SMKN Dander Nobar Film G30S/PKI

Reporter : M Safuan

blokBojonegoro.com - Ratusan siswa Sekolah Menengah Kejuaraan Negeri (SMKN) Dander bersama puluhan guru mengikuti Nonton Bareng (Nobar) Film Dokumenter G30S/PKI,  Senin (2/10/2017). Hal itu dilakukan untuk memberikan pengetahuan terhadap siswa bahwa beberapa tahun silam telah terjadi sisi kelam di Indonesia.

Sebanyak 400 lebih siswa kelas X dan XII, menyaksikan pemutaran Film tersebut yang sebelumnya Komandan Koramil Dander Jamhadi  juga memberikan Wawasan Kebangsaan (Wasbang) kepada siswa-siswi. Nobar ini dilakukan Sebagai orientasi bagi siswa untuk mengetahui bagian dari sejarah

Menurut Kepala Sekolah SMKN Dander, Supangat mengatakan kegiatan nobar ini merupakan keinginan pihak sekolah untuk menengok beberapa sejarah Indonesia, sekaligus memberikan Wasbang bagi siswa agar faham idiologi seperti yang ada di film tersebut muncul kembali.

"Siswa juga diberikan tugas merangkum terkait film yang telah dilihatnya tersebut," sambungnya

Meski tidak ada instruksi dari dinas terkait untuk Nonton Bareng (Nobar) film tersebut, pihak sekolah merasa cukup perlu memberikan pengetahuan kepada siswa terkait beberapa sejarah yang telah terjadi di Indonesia, oleh karenanya dirasa perlu mengajak siswa untuk menyaksikan film tersebut.

"Ini merupakan bagian dari sejarah, maka generasi penerus harus mengetahuinya, agar kisah tragedi seperti ini tidak terulang kembali," ucap siswa,Ramadhani. [saf/ito]


bB-GtS

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more