22:00 . Serapan Gabah Bulog Sub Divre III Capai 50 Persen   |   21:00 . Safari Politik, PKB dan Ana Muawanah Enggan Berkomentar   |   20:00 . Besok, Persibo Lawan Bojonegoro FC di Stadion   |   19:00 . Belum Tentukan Sikap, PDI Perjuangan Tunggu Rekomendasi DPP   |   18:00 . BPBD: Masyarakat Bantaran Bengawan Harus Waspada   |   17:00 . Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Tambakrejo Gantung Diri   |   16:00 . PDI Perjuangan Jajaki Koalisi Dengan PKB   |   15:00 . Malam Grand Final Kange-Yune Tahun ini Berbeda   |   14:00 . Korban Tenggelam Karena Human Error   |   13:00 . Lahir Dari NU, PPP Koalisi dengan PKB ?   |   12:00 . Lho...! Anak Petani Ini Hanya Sekali Dapat DAK   |   11:00 . Inilah Nama 15 Pasang Finalis Kange-Yune   |   10:00 . Bulan Juli, 5 Korban Tenggelam di Bojonegoro   |   09:00 . H-2 Hasil Uji Kendaraan Haji Sudah Diserahkan Dishub   |   08:00 . Ternyata Makanan Bojonegoro ini Menjadi Favorit Coach Putu   |  
Mon, 24 July 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 May 2017 17:00:00

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Upaya Pertamina EP Asset 4

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Upaya Pertamina EP Asset 4

Reporter: Mochamad Nur Rofiq / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Menurunnya harga minyak dunia secara terus menerus jelas memberi dampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Khususnya target rencana kerja eksplorasi minyak dan gas (migas) di Nusantara.

Menurut Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, ada tiga dampak utama yang akan dirasakan Indonesia secara umum. Diantaranya, pertama, terjadinya penurunan kinerja ekspor. Nilai ekspor migas sampai saat ini masih dominan dalam total nilai ekspor Indonesia.

Dampak kedua, terkait penurunan realisasi penerimaan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kata dia, penerimaan hasil migas bagaimanapun masih merupakan salah satu sumber utama penerimaaan Negara.

Dampak ketiga dari penurunan harga minyak yang terus menerus, yaitu penurunan realisasi penerimaan pemerintah dalam APBN dari pajak penghasilan (PPh) minyak dan gas.

"Secara umum, kondisi ini berpengaruh terhadap dunia," jelas Agus, sapaan akrab mantan Humas Pertamina Pusat itu, Kamis (18/5/2017).

Kendati begitu, bagi Pertamina EP Asset 4 Field Cepu sendiri, harus pandai mengambil momen untuk bisa tetap melanjutkan rencana kerja, dengan prinsip yang effektif dan effisien. Perusahaan plat merah itu tetap aktif melanjutkan upaya-upaya pencarian migas di Kabupaten Tuban, untuk memenuhi cadangan energi di bumi pertiwi.

Terbukti, Pertamina EP Asset 4 tetap mengeksplor dan memproduksi minyak di lapangan Tapen, Kecamatan Senori, Albatros Putih di Jamprong, Kenduruan Tuban. Bahkan untuk menambah pendapatan minyak pihaknya juga mencoba keberuntungan di lapangan Pecuk, Lamongan.

"Meski belum optimal hasilnya, setidaknya kami tetap hadir untuk berupaya menyediakan energi Negeri," pungkasnya. [rof/rom]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 07 July 2017 22:00:33

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an Dana yang terkumpul dari para Blokers (Sebutan para pembaca blokBojonegoro.com) hasil kerja sama blokBojonegoro.com dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP) diberikan kepada Srimaningsih (Ibu Naf'an). Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berobat Anis, yang tidak lain adalah adik kandung dari Naf'an.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more