18:00 . Sambut Tahun Baru Hijriyah Pusbanghut Kasiman Gelar Tahtimul Qur'an   |   17:00 . Bisnis Resto Masih Andalkan Konsumen dari Instansi   |   16:00 . Perguruan Silat Malo Deklarasikan Bojonegoro Kampung Pesilat   |   15:00 . Inilah Juara Gebyar Muharram   |   14:00 . Didampingi PKS, Tris Pinggiran Daftar ke Demokrat   |   13:00 . Mitro'atin dan Sukur Ada Peluang Berpasangan   |   12:00 . Keamanan Pom Mini Masih Belum Terjaga   |   11:00 . Dua Kali Datang, Kuswiyanto Yakinkan Demokrat   |   10:00 . Pembacok Ibu Kandung Positif Gangguan Jiwa   |   09:00 . 20 LPP TKA Ikuti Gebyar Muharram   |   08:00 . Tepat 1 Suro, Simbatan Tutup Perayaan Agustusan   |   07:00 . 5 Fakta Unik di Balik Kesegaran Buah Nanas   |   06:00 . Menghadirkan Daya Menulis   |   05:00 . Tipu Nasabah 320 Juta, Mantas Sales Mobil Diamankan   |   01:00 . Peringati HUT Lantas ke-62, Polres Gelar Donor Darah   |  
Thu, 21 September 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 May 2017 17:00:00

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Upaya Pertamina EP Asset 4

Harga Minyak Dunia Turun, Ini Upaya Pertamina EP Asset 4

Reporter: Mochamad Nur Rofiq / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Menurunnya harga minyak dunia secara terus menerus jelas memberi dampak negatif bagi perekonomian Indonesia. Khususnya target rencana kerja eksplorasi minyak dan gas (migas) di Nusantara.

Menurut Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Field Cepu, Agus Amperianto, ada tiga dampak utama yang akan dirasakan Indonesia secara umum. Diantaranya, pertama, terjadinya penurunan kinerja ekspor. Nilai ekspor migas sampai saat ini masih dominan dalam total nilai ekspor Indonesia.

Dampak kedua, terkait penurunan realisasi penerimaan pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Kata dia, penerimaan hasil migas bagaimanapun masih merupakan salah satu sumber utama penerimaaan Negara.

Dampak ketiga dari penurunan harga minyak yang terus menerus, yaitu penurunan realisasi penerimaan pemerintah dalam APBN dari pajak penghasilan (PPh) minyak dan gas.

"Secara umum, kondisi ini berpengaruh terhadap dunia," jelas Agus, sapaan akrab mantan Humas Pertamina Pusat itu, Kamis (18/5/2017).

Kendati begitu, bagi Pertamina EP Asset 4 Field Cepu sendiri, harus pandai mengambil momen untuk bisa tetap melanjutkan rencana kerja, dengan prinsip yang effektif dan effisien. Perusahaan plat merah itu tetap aktif melanjutkan upaya-upaya pencarian migas di Kabupaten Tuban, untuk memenuhi cadangan energi di bumi pertiwi.

Terbukti, Pertamina EP Asset 4 tetap mengeksplor dan memproduksi minyak di lapangan Tapen, Kecamatan Senori, Albatros Putih di Jamprong, Kenduruan Tuban. Bahkan untuk menambah pendapatan minyak pihaknya juga mencoba keberuntungan di lapangan Pecuk, Lamongan.

"Meski belum optimal hasilnya, setidaknya kami tetap hadir untuk berupaya menyediakan energi Negeri," pungkasnya. [rof/rom]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 17 September 2017 22:00:51

    Laporan dari Tiongkok (3)

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing Di sela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Niu Jie. Masjid yang pernah dikunjungi dua presiden RI ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more