20:00 . Sapa Masyarakat, Perindo Bagikan Ribuan Paket Sembako   |   19:00 . Dengan 15 Truk, KPUD Distribusikan 1.488 Logistik Pilkada   |   18:00 . Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan   |   17:00 . DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak   |   16:00 . Joget 'Holic' Ramaikan Kampanye Akbar Paslon 3   |   15:00 . Agar Kampanye Nyaman, Simpatisan Diperiksa   |   14:00 . PMI Kerahkan Relawan Tim Medis Saat Kampanye   |   13:00 . Pertahankan Tradisi, Ada Ketupat di Pintu Rumah Warga Bubulan   |   12:00 . Minggu Besok, KPU Target Distribusi Logistik Selesai   |   11:00 . Hari Ini KPUD Distribusikan Logistik untuk 11 Kecamatan   |   10:00 . Pencinta Skateboard Keliling Jalan Protokol   |   09:00 . Dinas Perdagangan Klaim Stok LPG Aman   |   08:00 . Mendekati Pilkada, PMII Bojonegoro Ajak Bijak Gunakan Medsos   |   07:00 . 8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Kita Mudah Stres   |   23:00 . Harga Elpiji Capai Rp40 Ribu, Disdag Nilai Ada Oknum Nakal   |  
Sat, 23 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 September 2017 14:00:00

Stok Berkurang Harga Beras Merangkak Naik

Stok Berkurang Harga Beras Merangkak Naik

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Harga beras di sejumlah Pasar Tradisional Bojonegoro kembali mengalami kenaikan. Rata-rata naik Rp500 sampai Rp700, baik beras kualitas premium maupun super. Namun beras sejahtera (rastra) masih relatif stabil.

Salah satu pedagang beras di Pasar Banjarrejo, Kecamatan Kota, Kharis mengatakan, kenaikan harga beras ini sudah terjadi sejak sepak. Kenaikan harga berbagai jenis beras, terutama premium disebabkan stok mulai menipis.

"Kenaikan harga beras karena tidak ada panen raya, sehingga kenaikan bisa mencapai Rp700 perkilogram," ujarnya.

Ia menerangkan, untuk harga kualitas premium dijual dengan harga Rp8.500 dari sebelumnya RpRp7.800 perkilogram. Kualitas super naik dari sebelumnya dijual dengan harga Rp9.500 naik menjadi Rp10.000, dan dari sebelumnya Rp9.700 naik menjadi Rp10.500 perkilogram.

"Sedangkan untuk beras rastra masih berkisar Rp7.000 perkilogram," ujarnya.

Sementara itu pedagang lain, Khofiyatul mengungkapkan hal yang sama, kenaikan harga ini disebabkan karena stok yang minim dan tidak adanya panen di wilayah Bojonegoro. "Sudah menjadi rutinitas setiap tahun, saat kemarau harga beras berangsur naik," imbuhnya. [ifa/mu]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more