17:00 . Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan dari Timur   |   16:00 . Beberapa Anggota Baru Perkuat AMSI Jatim   |   15:00 . 1.326 Pendekar Baru Pagar Nusa Dikukuhkan   |   14:00 . Kedepan, Bojonegoro Akan Bangun Kawasan Ekonomi Kreatif   |   13:00 . Gus Nabil: Jika Tidak Mau Sowan Kepada Kiyai, Silahkan Keluar   |   12:00 . 35 Ribu Peserta Akan Ikuti Upacara Hari Santri   |   11:00 . 'Si Gogor' Ikon Bojonegoro Resmi Dilaunching   |   10:00 . Lha...! Sebagian Lahan SMAN 3 Juga Akan Digusur?   |   09:00 . MoU Bersama, Polri Wajib Ikut Awasi Dana Desa   |   08:00 . Sally: Masyarakat Harus Rencanakan Kehamilan   |   07:00 . Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua   |   06:00 . Pilih Jalan Tengah, Pihak Bank Ganti Rugi   |   20:00 . PKPT At-Tanwir Gelar Makesta di Ponpes Misbahudin   |   19:00 . IDfos: Banyak Celah Kecurangan Seleksi Perangkat Desa   |   18:00 . Petugas Benahi Tiang Listrik dan Kabel di Pasinan   |  
Sat, 21 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 October 2017 10:00:00

Harga Cabai Petani Sekar Belum Membaik

Harga Cabai Petani Sekar Belum Membaik

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com -
Sebagian tanaman cabai milik petani di Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro masih masuk musim panen. Namun petani merasa tbelum puas lantaran harga cabai tak kunjung membaik.

"Harga cabai merah hanya mencapai Rp8 ribu per kilogram, dan untuk cabai hijau Rp6 ribu," kata seorang petani setempat, Sunandar, Selasa (10/10/2017) saat ditemui blokBojonegoro.com di sawahnya.

Sunandar menjelaskan, harga cabia murah sudah berlangsung hampir dua bulan. Menurut dia, hingga saat ini belum ada tanda-tanda cabai akan naik.

Beruntung, hampir satu minggu sekali cabai miliknya masih bisa dipanen. "Sehingga hasil dari penen cabai masih bisa untuk mencukupi kebutuhan sehari-hari," jelasnya.

Terpisah petani lain, Sriyati menambahkan, jika pada tahun-tahun sebelumnya, saat memasuki musim penghujan, harga cabai mengalami kenaikan. Namun awal penghujan kali ini tidak demikian.

Bahkan, menurut dia, harga cabai cenderung menurun. Sebab, jika beberapa minggu yang lalu harga cabai merah masih dikisaran Rp10 ribu per kilogramnya.

"Namun saat ini turun dua ribu, menjadi Rp8 ribu per kilogram. Mudah-mudah segera bisa cepat naik harganya," harap Sriyati, saat ditemui blokBojonegoro.com. [top/mu]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more