19:00 . Tradisi Gumbreg, Usir Tikus Ala Masyarakat Desa Sidorejo   |   18:00 . Basuki Temu Kangen Bersama Alumni SMPN Dander   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, 3 Rumah Warga Sudu Terbakar   |   16:00 . Persibo, Marwah dan Kebanggaan   |   15:00 . Kang Yoto: PNS Harus Pandai Atur Keuangan   |   14:00 . Ajang Silaturahim, Gebyar Maulid dan Pawai Ta'aruf Meriah   |   13:00 . Kompak, Siswa PSHT Bubulan Kerja Bakti Bangun Jalan   |   12:00 . DPU: Kami Sudah Mengingatkan Rekanan, Tapi Diabaikan   |   11:00 . UN Paket B dan C Diwacanakan Berbasis Komputer Tahun Depan   |   10:00 . Wakapolres Resmi Buka Drumband Competition   |   09:00 . Rawan Bencana, Sekcam Dander Imbau Masyarakat Waspada   |   08:00 . Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Lomba Drumband di GOR Dander   |   07:00 . Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo   |   00:00 . Lagu Akad jadi Penutup Acara Jazz Bengawan   |   23:00 . Selain ke PSSI, Manajemen Juga Melapor ke Menpora   |  
Sun, 17 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 October 2017 16:00:29

Awal Penghujan, Tanaman Cabai Rentan Terserang Hama

Awal Penghujan, Tanaman Cabai Rentan Terserang Hama

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Selain harga cabai yang masih murah, sebagian petani cabai di Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, saat musim penghujan mewaspadai hama.

Hama yang menyerang tanaman cabai saat musim penghujan, menurut penuturan seorang petani, Sunandar, biasanya adalah penyakit patek. Patek sendiri menurut dia, biasanya menyerang batang dan buah cabai, akan membusuk dan kering.

"Jika hujan terus turun hama itu biasanya akan menyerang," beber Sunandar, Senin, (10/10/2017) di Sawahnya saat memanen cabai.

Dijelaskan Sunandar, jika intensitas hujan tinggi maka air pada tanaman cabai akan berlebih.

"Hal itulah yang biasanya membuat akar cabai membusuk dan menyebabkan pohon cabai mati secara perlahan," beber dia.

Hal demikian meurut dia, sudah biasa dialami oleh sebagian petani cabai saat memasuki musim penghujan. Oleh sebab itu, bagi Sunandar, mau atau tidak dirinya harus segera mempersiapkan tanaman pengganti yaitu padi.

Hal senada diungkapkan petani lain Warso, menurutnya cabai di daerah Sekar memang rentan mati saat musim hujan. Oleb sebab itu, sebagian pentani di Sekar menanam cabai saat musim kemarau.

"Berbeda dengan di daerah lain, menanam cabai tak mengenal musim. Sebab, didaerah lain sudah menggunakan cara tanam yang lebih modern," terang Mbah Warso. [top/lis]
 


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more