17:00 . Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan di Bojonegoro Timur   |   16:00 . Beberapa Anggota Baru Perkuat AMSI Jatim   |   15:00 . 1.326 Pendekar Baru Pagar Nusa Dikukuhkan   |   14:00 . Kedepan, Bojonegoro Akan Bangun Kawasan Ekonomi Kreatif   |   13:00 . Gus Nabil: Jika Tidak Mau Sowan Kepada Kiyai, Silahkan Keluar   |   12:00 . 35 Ribu Peserta Akan Ikuti Upacara Hari Santri   |   11:00 . 'Si Gogor' Ikon Bojonegoro Resmi Dilaunching   |   10:00 . Lha...! Sebagian Lahan SMAN 3 Juga Akan Digusur?   |   09:00 . MoU Bersama, Polri Wajib Ikut Awasi Dana Desa   |   08:00 . Sally: Masyarakat Harus Rencanakan Kehamilan   |   07:00 . Penyebab Wanita Malas Berhubungan Seks Saat Mulai Menua   |   06:00 . Pilih Jalan Tengah, Pihak Bank Ganti Rugi   |   20:00 . PKPT At-Tanwir Gelar Makesta di Ponpes Misbahudin   |   19:00 . IDfos: Banyak Celah Kecurangan Seleksi Perangkat Desa   |   18:00 . Petugas Benahi Tiang Listrik dan Kabel di Pasinan   |  
Sat, 21 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 10 October 2017 16:00:29

Awal Penghujan, Tanaman Cabai Rentan Terserang Hama

Awal Penghujan, Tanaman Cabai Rentan Terserang Hama

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Selain harga cabai yang masih murah, sebagian petani cabai di Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, saat musim penghujan mewaspadai hama.

Hama yang menyerang tanaman cabai saat musim penghujan, menurut penuturan seorang petani, Sunandar, biasanya adalah penyakit patek. Patek sendiri menurut dia, biasanya menyerang batang dan buah cabai, akan membusuk dan kering.

"Jika hujan terus turun hama itu biasanya akan menyerang," beber Sunandar, Senin, (10/10/2017) di Sawahnya saat memanen cabai.

Dijelaskan Sunandar, jika intensitas hujan tinggi maka air pada tanaman cabai akan berlebih.

"Hal itulah yang biasanya membuat akar cabai membusuk dan menyebabkan pohon cabai mati secara perlahan," beber dia.

Hal demikian meurut dia, sudah biasa dialami oleh sebagian petani cabai saat memasuki musim penghujan. Oleh sebab itu, bagi Sunandar, mau atau tidak dirinya harus segera mempersiapkan tanaman pengganti yaitu padi.

Hal senada diungkapkan petani lain Warso, menurutnya cabai di daerah Sekar memang rentan mati saat musim hujan. Oleb sebab itu, sebagian pentani di Sekar menanam cabai saat musim kemarau.

"Berbeda dengan di daerah lain, menanam cabai tak mengenal musim. Sebab, didaerah lain sudah menggunakan cara tanam yang lebih modern," terang Mbah Warso. [top/lis]
 


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more