19:00 . Tradisi Gumbreg, Usir Tikus Ala Masyarakat Desa Sidorejo   |   18:00 . Basuki Temu Kangen Bersama Alumni SMPN Dander   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, 3 Rumah Warga Sudu Terbakar   |   16:00 . Persibo, Marwah dan Kebanggaan   |   15:00 . Kang Yoto: PNS Harus Pandai Atur Keuangan   |   14:00 . Ajang Silaturahim, Gebyar Maulid dan Pawai Ta'aruf Meriah   |   13:00 . Kompak, Siswa PSHT Bubulan Kerja Bakti Bangun Jalan   |   12:00 . DPU: Kami Sudah Mengingatkan Rekanan, Tapi Diabaikan   |   11:00 . UN Paket B dan C Diwacanakan Berbasis Komputer Tahun Depan   |   10:00 . Wakapolres Resmi Buka Drumband Competition   |   09:00 . Rawan Bencana, Sekcam Dander Imbau Masyarakat Waspada   |   08:00 . Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Lomba Drumband di GOR Dander   |   07:00 . Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo   |   00:00 . Lagu Akad jadi Penutup Acara Jazz Bengawan   |   23:00 . Selain ke PSSI, Manajemen Juga Melapor ke Menpora   |  
Sun, 17 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 October 2017 10:00:00

Harga Bawang di Sekar Anjlok

Harga Bawang di Sekar Anjlok

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Wajah Sumingkat, seorang petani bawang merah Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro terlihat tak begitu ceria. Sebab bawang miliknya sudah hampir panen, namun harga jual di pasaran tergolong murah.

Menurut Sumingkat, harga bawang kualitas super saat ini hanya dibandrol Rp8 ribu per kilogramnya. Sedangkan bawang kualitas sedang hanya Rp6 ribu per kilogram.

"Harga itu tergolong murah sekali," kata Sumingkat, kepada blokBojonegoro, Selasa (10/10/2017), saat ditemui blokBojonegoro.com di Sekar.

Hal itu, menurut dia, turun jauh dari harga sebelumnya. Jika saat bulan syawal (Juni) yang lalu, harga bawang masih mencapai Rp30 ribu per kilogram. Namun beberapa bulan berselang tepatnya Agustus, harga bawang mengalami penurunan yaitu menjadi Rp12 per kilogram.

Oleh karena itu, Sumngkat lebih memilih menjual bawangnya dengan sistem tebas (dijual ke pemborong). Menurutnya, luas lahan sekitar 75 meter persegi memuat bibit bawang sekitar 65 kilogram dan saat ini laku terjual Rp9 juta.

"Dari pada dijual kiloan menurut saya lebih mending diborongkan ke pembeli. Sebab lebih untung," beber bapak dua anak itu.

Lebih lanjut kata Sumingkat, rendahnya harga jual bawang merah tak sebanding dengan pembelian bibit. Harga bibit bawang merah menurut dia, masih mahal yaitu sekitar Rp50 per kilogram.

Terpisah, petani lain, Dikir mengaku, jika bawang miliknya juga dijual secara borongan. Yaitu dengan bibit sekitar 80 kilogram bawang miliknya bisa panen dan terjual Rp11 juta.

"Bawang saat ini murah. Jika panen bulan yang lalu bawang milik saya masih laku Rp20 juta dengan lahan yang sama," beber Dikir. [top/mu]

*Foto ilustrasi petani bawang


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more