19:00 . Pendma Kemenag Provinsi Pantau UNBK MTsN Bojonegoro   |   18:00 . Bantu Petani, Kosgoro Beri Bantuan Traktor   |   16:00 . APK Melanggar di Pekarangan Rumah Pun Ditertibkan   |   15:00 . Undang Insan Pers, Danrem Ajak Perangi Hoax   |   14:00 . Siswi Kelas 3 SD ini Ikut Lomba Rias Tiga Kabupaten   |   13:00 . 24 Perias Tiga Kabupaten Ikuti Perlombaan di Bojonegoro   |   12:00 . 3 SMP Menumpang Pelaksanaan UNBK di SMKN Dander   |   11:00 . Panwaskab Bersihkan APK yang Dinilai Melanggar   |   10:00 . Mencari Rumput, Warga Temayang Meninggal di Sambar Petir   |   09:00 . Ada Kendala Teknis dari Pusat, Siswa Sempat Panik   |   08:00 . 17.828 Siswa SMP/MTs Hari Ini Dimulai UNBK   |   07:00 . Simak, Tips Aman Santap Makanan Berkolesterol   |   06:00 . Ingin Jadikan Dander Kota ke Dua Setelah Bojonegoro   |   21:00 . Tentukan Sikap Sendiri, PKS Bojonegoro Dukung Mulyo-Atine   |   20:00 . Ditahan Imbang Blitar Poetra 1-1, Jordi Kartiko Kecewa   |  
Tue, 24 April 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 October 2017 10:00:00

Harga Bawang di Sekar Anjlok

Harga Bawang di Sekar Anjlok

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Wajah Sumingkat, seorang petani bawang merah Dusun Dibal, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Kabupaten Bojonegoro terlihat tak begitu ceria. Sebab bawang miliknya sudah hampir panen, namun harga jual di pasaran tergolong murah.

Menurut Sumingkat, harga bawang kualitas super saat ini hanya dibandrol Rp8 ribu per kilogramnya. Sedangkan bawang kualitas sedang hanya Rp6 ribu per kilogram.

"Harga itu tergolong murah sekali," kata Sumingkat, kepada blokBojonegoro, Selasa (10/10/2017), saat ditemui blokBojonegoro.com di Sekar.

Hal itu, menurut dia, turun jauh dari harga sebelumnya. Jika saat bulan syawal (Juni) yang lalu, harga bawang masih mencapai Rp30 ribu per kilogram. Namun beberapa bulan berselang tepatnya Agustus, harga bawang mengalami penurunan yaitu menjadi Rp12 per kilogram.

Oleh karena itu, Sumngkat lebih memilih menjual bawangnya dengan sistem tebas (dijual ke pemborong). Menurutnya, luas lahan sekitar 75 meter persegi memuat bibit bawang sekitar 65 kilogram dan saat ini laku terjual Rp9 juta.

"Dari pada dijual kiloan menurut saya lebih mending diborongkan ke pembeli. Sebab lebih untung," beber bapak dua anak itu.

Lebih lanjut kata Sumingkat, rendahnya harga jual bawang merah tak sebanding dengan pembelian bibit. Harga bibit bawang merah menurut dia, masih mahal yaitu sekitar Rp50 per kilogram.

Terpisah, petani lain, Dikir mengaku, jika bawang miliknya juga dijual secara borongan. Yaitu dengan bibit sekitar 80 kilogram bawang miliknya bisa panen dan terjual Rp11 juta.

"Bawang saat ini murah. Jika panen bulan yang lalu bawang milik saya masih laku Rp20 juta dengan lahan yang sama," beber Dikir. [top/mu]

*Foto ilustrasi petani bawang


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 22 April 2018 10:00:41

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian Korp Alumni HMI (Kahmi) Bojoneggoro melakukan persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kesiapan itu ditunjukan dalam perkumpulan bersama Kahmi se Bojonegoro, Sabtu (21/4/2018) malam di Jalan Kolonel Sugiono.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more