17:00 . PPS Malo Lakukan Simulasi Pemungutan Suara   |   16:00 . AMAN Ajak Masyarakat Bojonegoro Tolak Politik Uang   |   15:00 . Hari ini Logistik Pilkada 2018 Tuntas Diditribusikan   |   14:00 . Diduga Ada Mahar, Ketua PPP Bojonegoro Pastikan Tak Ada   |   13:00 . Disperta Kembangkan Tanaman Sehat di 250 Hektare Lahan   |   12:00 . Kekeringan, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen   |   11:00 . Disdikda Ajukan Kepala SD Merangkap Bisa Tanda Tangan Ijazah   |   10:00 . Usulan RKB, Hanya Tiga Madrasah Disetujui   |   09:00 . Diserbu Pembeli, Stok Ledre Banyak yang Ludes   |   07:00 . Tersenyumlah Saat Difoto Paspor   |   06:00 . Menyingkap Rahasia Pacaran   |   21:00 . H+8, Terminal Rajakwesi Dominasi Arus Keberangkatan   |   20:00 . Halal Bihalal SMK Migas Dihadiri Perusahaan Mitra Sekolah   |   19:00 . Wihadi Wiyanto Ajak Menangkan Basudewa   |   18:00 . GTT K2 Bojonegoro Berharap Lebih Diperhatikan   |  
Sun, 24 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 December 2017 17:00:00

Blok Tuban Segera Berakhir, Ini Tanggapan Field Cepu

Blok Tuban Segera Berakhir, Ini Tanggapan Field Cepu

Reporter: Mochamad Nur Rofiq / blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Status Blok Minyak dan Gas Bumi (Migas) Tuban yang dioperatori Joint Operating Body Pertamina-Petrochina East Java (JOB P-PEJ), Februari 2018 akan kembali ke Pemerintah Pusat. Sebab, kontrak yang ditandatangani sejak Februari 1988 dengan durasi kontrak selama 30 tahun telah berakhir.

Seperti diketahui, saham terbesar di Blok Migas Tuban dimiliki oleh Negara, dalam hal ini PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan sebagian kecil Petrochina. Ada tiga lapangan sejauh ini yang dikelola, mulai Lapangan Mudi di Desa Rahayu, Kecamatan Soko, Kabupaten Tuban dan Lapangan Sukowati, di Desa Campurrejo Kecamatan Kota dan Desa Ngampel, Kecamatan Kapan, Kabupaten Bojonegoro.

Selain dua lapangan tersebut, JOB P-PEJ juga telah melakukan eksplorasi di Lapangan Sumber, Kecamatan Merakurak. Di tempat tersebut ditemukan cadangan gas yang masih terus dikaji keekonomisannya. Terus, setelah kontrak habis, siapa yang akan mengelola Blok Migas Tuban?

Ketika dikonfirmasi blokTuban.com, Rabu (6/12/2017), Field Manager PT Pertamina EP Asset 4 Cepu, Heru Irianto mengatakan, rencana pengembangan dilakukan oleh pihak Pertamina. Sedangkan Field Cepu memiliki tugas mengakomodir operasional.

"Rencana pengembangan ranahnya Asset 4, field cepu hanya mengakomodir operasionalnya saja," kata Heru, sapaan akrabnya.

Kabar terakhir yang dimiliki blokTuban.com, jika PT Pertamina Hulu Energi (PHE) dan Petrochina tidak melanjutkan kerjasama pengelolaan (joint operation body) di dua Kabupaten itu (Tuban-Bojonegoro) dan akan diserahkan kepada PT Pertamina Asset 4 Field Cepu. Sebab, menurut pihak PHE, pengembangan lapangan minyak dan gas bumi saat ini tidak lagi mengenal skema tersebut.

"Saat ini kita fokus ke pengeboran di sumur tapen 4 dan 5 dulu," pungkas mantan Manager Field Ramba itu. [rof/mu]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more