07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 February 2018 11:00:00

Pertengahan Musim, Penjualan Jas Hujan Turun

Pertengahan Musim, Penjualan Jas Hujan Turun

Kontributor: Apriani

blokBojonegoro.com - Beberapa pekan terakhir, hujan terpantau masih turun meski tidak seintens pertama kali memasuki musim penghujan, meski terkadang mendung menyelimuti langit sejak pagi hari. Hal itu pertanda sudah memasuki pertengahan musim penghujan, dan juga berdampak pada penjualan jas hujan yang mulai turun.

Menurut salah satu pemilik toko di Jalan Teuku Umar, Said, beberapa pekan terakhir tidak terlalu banyak permintaan akan jas untuk melindungi diri dari air hujan. Setiap hari, ia hanya dapat menjual 3 hingga 5 buah jas, tidak seperti pada awal musim penghujan.

Di saat hujan sudah mulai jarang turun, hal itu juga berdampak pada penjualan jas. Tak heran jika saat ini jas hujan yang ia jual tidak banyak terjual. "Kan sudah banyak yang punya. Beda jika di awal musim penghujan pasti banyak yang cari. Dan jika sudah memasuki musim kemarau bakal disimpan lagi jas hujannya," tutur Said kepada blokBojonegoro.com.

Dia juga menambahkan, untuk harga yang ditawarkan pun juga bervariasi dari puluhan hingga ratusan ribu. Sedangkan untuk jas hujan yang sering diminati para pembeli yakni jas dengan corak polkadot.

Sedangkan di tempat yang berbeda, salah satu pedagang jas hujan, Hazis mengatakan hal yang hampir sama, yaitu penjualan saat ini sedikit berkurang. "Beda dengan bulan lalu, lebih laris manis jas hujannya," tutup Hazis. [ani/mu]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more