17:00 . PPS Malo Lakukan Simulasi Pemungutan Suara   |   16:00 . AMAN Ajak Masyarakat Bojonegoro Tolak Politik Uang   |   15:00 . Hari ini Logistik Pilkada 2018 Tuntas Diditribusikan   |   14:00 . Diduga Ada Mahar, Ketua PPP Bojonegoro Pastikan Tak Ada   |   13:00 . Disperta Kembangkan Tanaman Sehat di 250 Hektare Lahan   |   12:00 . Kekeringan, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen   |   11:00 . Disdikda Ajukan Kepala SD Merangkap Bisa Tanda Tangan Ijazah   |   10:00 . Usulan RKB, Hanya Tiga Madrasah Disetujui   |   09:00 . Diserbu Pembeli, Stok Ledre Banyak yang Ludes   |   07:00 . Tersenyumlah Saat Difoto Paspor   |   06:00 . Menyingkap Rahasia Pacaran   |   21:00 . H+8, Terminal Rajakwesi Dominasi Arus Keberangkatan   |   20:00 . Halal Bihalal SMK Migas Dihadiri Perusahaan Mitra Sekolah   |   19:00 . Wihadi Wiyanto Ajak Menangkan Basudewa   |   18:00 . GTT K2 Bojonegoro Berharap Lebih Diperhatikan   |  
Sun, 24 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 March 2018 22:30:00

Makin Senang dengan Performa Pertalite

Makin Senang dengan Performa Pertalite

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com –
Keberadaan premium yang mulai sulit ditemui ternyata tidak menjadikan masalah serius bagi masyarakat. Sebab, sekarang ini banyak warga telah terbiasa dengan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis pertalite.

Sejumlah pengguna motor maupun kendaraan roda empat yang ditemui di sekitar Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) mengaku, performa pertalite semakin baik dan berbeda dengan premium.

“Jika dulu terbiasa dengan premium rasanya susah jika sulit menemui di SPBU. Namun sekarang biasa saja,” kata Mursalin, warga di Kecamatan Baureno yang ditemui di sekitar SPBU Gunungsari, Kecamatan Baureno.

Menurutnya, tarikan motor yang bertambah ringan dengan pertalite menjadi salah satu alasan. Selain itu, terbiasanya menggunakan pertalite membuat BBM jenis tersebut telah menyatu dengan kendaraannya.

Senada diungkapkan Hartatik, warga Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro. Pertalite memang lebih bagus dan dirasa masih bisa dijangkau masyarakat kalangan bawah. Sehingga, banyak yang membeli jenis tersebut, walupun di tingkat eceran.

“Jika dulu premium masih jadi idola, sekarang jelas sudah beralih ke pertalite,” tambah ibu empat putra tersebut.

Tidak jauh beda disampaikan Juliono, pengguna mobil yang tengah mengisi di SPBU Widang, Kabupaten Tuban. Pengusaha material tersebut mengaku sejak ada pertalite, ia hampir tidak pernah mengganti dengan jenis premium.

“Bahkan, jika ingin bagus lagi saya memilih pertamax. Sudahlah, pertalite memang telah teruji dan bisa diandalkan,” lanjutnya.

Sementara itu, petugas pengisi BBM di SPBU setempat, Suwardi menyebutkan, jika sekarang ini hampir tidak ada yang menanyakan tentang keberadaan premium. Jika ada mobil maupun motor yang masuk SPBU, kebanyakan akan ke lokasi pengisian pertalite.

“Karena masyarakat sudah terbiasa dengan pertalite untuk di kelasnya, dan terkadang ada pula yang mengisi pertamax,” pungkasnya. [din/mu]


Ekonomi & Migas

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more