15:00 . Pelanggan Nonsubsidi Bisa Beralih ke Subsidi   |   14:00 . Pajak Kos untuk Meningkatkan Pendapatan   |   13:00 . Hanya Ada 35 Tempat Kos yang Terdata Bappeda   |   12:00 . Untuk Promosi, Senam Perwosi Digelar di Tempat Wisata   |   11:00 . Serunya Senam Perwosi di Atas Angin   |   10:00 . Kedelai, Jagung dan Kacang Tanah Pilihan Petani Dander   |   09:00 . 4 Laga Kandang Diharapkan Bisa Petik Poin Penuh   |   08:00 . Semua SPBU Akan Diwajibkan Jual Premium   |   07:00 . 5 Cara Bekerja Lebih Cerdas   |   23:00 . Inilah 20 Pemenang Lomba Desain Batik Gayam   |   22:00 . Kuswiyanto Hadiri Sedekah Bumi di Plimping   |   21:00 . Hasil Seleksi, Coach Putu Baru Kantongi 2 Pemain Baru   |   20:00 . Putaran Dua, Coach Putu Coret 4 Pemain Persibo   |   19:00 . PSP Purwosari Ungguli Persibo Seleksi   |   18:30 . Inilah Jadwal Persibo di Putaran 2 Liga 3   |  
Sat, 22 July 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 03 July 2017 19:00:09

Empat Kali Setubuhi Gadis, Warga Balen Diamankan

Empat Kali Setubuhi Gadis, Warga Balen Diamankan

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - WDC (32), warga Desa Sobontoro, Kecamatan Balen Kabupaten Bojonegoro, diamankan Polres Bojonegoro  setelah diduga menyetubuhi gadis yang baru berusia 16 tahun. WDC diduga menyetubuhi korban sebanyak empat kali. 
 
Kasat Reskrim Polres Bojonegoro, AKP Sujarwanto menjelaskan, pelaku ditangkap petugas setelah dilaporkan oleh orang tua korban sesuai Laporan Polisi Nomor LP/214/VI/2017/Jatim/Res.Bjn, tertanggal 29 Juni 2017. Diceritakan persetubuhan bermula pada sekitar awal bulan September 2015, korban bekenalan dengan pelaku melalui sms selanjutnya sekitar bulan Oktober 2016 korban mulai berpacaran dengan pelaku.
 
"Setelah berpacaran korban dijanjikan akan dinikahi oleh pelaku dan untuk membuktikan keseriusannya korban diajak malakukan hubungan badan. Apabila korban tidak mau mengikuti kemauan pelaku, korban diancam akan dibunuh," jelas Kasat Reskrim.
 
Menurutnya, hubungan persetubuhan pertama kali terjadi pada bulan Juni 2016 sekira jam 15.00 WIB, di dalam kamar rumah persewaan di Desa Kapas. Sedangkan persetubuhan kedua terjadi pada bulan Agustus 2016 sekira pukul 19.00 WIB dan disusul persetubuhan yang ketiga terjadi pada Rabu (07/06/2017) sekira pukul 22.30 WIB.
 
"Persetubuhan kedua dan ketiga dilakukan di sebuah rumah di Desa Semanding, Kecamatan Bojonegoro Kota," ujarnya
 
Ditambahkan, terakhir Senin (26/06/2017) sekira pukul 19.30 WIB, pelaku mendatangi rumah korban. Rencananya pelaku mengajak korban ke rumahnya dengan alasan akan diajak silaturahim dengan orang tua pelaku. Namun, pelaku tidak mengajak korban ke rumahnya, melainkan diajak ke tempat persewaan kamar di Desa Kapas dan kembali lagi pelaku mengajak korban untuk melakukan hubungan suami istri.
 
"Saat sebelum melakukan persetubuhan, pelaku kembali mengancam korban, apabila korban tidak mau mengikuti kemauan pelaku, korban diancam akan dibunuh," imbuhnya.
 
Setelah kejadian tersebut, korban baru bilang pada orang tuanya terkait perbuatan pelaku dan korban telah melakukan persetubuhan sebanyak 4 (empat) kali. Sehingga, merasa tidak terima, orang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Polres Bojonegoro, hingga akhirnya dilakukan penangkapan terhadap pelaku.
 
Secara terpisah, Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Bintoro membenarkan penangkapan kejadian tersebut. Pelaku yang diduga telah melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan terhadap anak di bawah umur.
 
Saat ini, pelaku berikut barang bukti telah diamankan di rumah tahanan Polres Bojonegoro, guna menjalani proses hukum lebih lanjut. Sehingga atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 81 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, yang diperbaharui dengan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014. Karena telah melakukan tipu muslihat untuk melakukan persetubuhan terhadap anak dibawah umur.
 
"Tersangka diancam dengan pidana penjara paling lama 15 (lima belas) tahun dan denda paling banyak Rp5 miliar," papar Kapolres Bojonegoro.
 
Untuk itu Kapolres mengimbau kepada para orang tua agar selalu menjaga dan mengawasi tingkah laku serta pergaulan anak-anaknya yang masih remaja, agar tidak terbawa dalam pergaulan dan lingkungan yang salah.
 
"Kepada bapak ibu para orang tua, agar melakukan pengawasan melekat terhadap anak-anak yang masih remaja," pungkas Kapolres. [zid/lis]

Hukum & Kriminal

Video bB

Redaksi

  • Friday, 07 July 2017 22:00:33

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an Dana yang terkumpul dari para Blokers (Sebutan para pembaca blokBojonegoro.com) hasil kerja sama blokBojonegoro.com dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP) diberikan kepada Srimaningsih (Ibu Naf'an). Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berobat Anis, yang tidak lain adalah adik kandung dari Naf'an.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more