17:00 . Kang Yoto Ajak Joget Bersama di Negeri Atas Angin   |   16:00 . Forpimda Pasang Bendera Jumbo di Negeri Atas Angin   |   15:00 . Semester Kedua, Masyarakat Ramai-ramai Gadaikan Barang   |   14:00 . Komisi D: Mengkhawirkan, Perlintasan Tanpa Palang Perlu Dibangun   |   13:00 . Sering Kehilangan Poin, BFC Tak Tampilkan Pemain Terbaik   |   12:00 . Medan Pertempuran di Tuban Selatan   |   11:00 . Tujuh Bacabup Diundang Fit And Proper Test DPD PDI Jatim   |   10:00 . Forkopimda Upacara HUT Kemerdekaan di Negeri Atas Angin   |   09:00 . DPD PDIP Jatim Adakan Fit And Pro Proper Test Bacabup   |   08:00 . Tak Mau Kalah, Guru SMKN 5 Antusias Lomba Makan Kerupuk   |   07:00 . Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista   |   06:00 . Woww...! Produksi Minyak JOB PPEJ 8.600 BPH   |   21:00 . Meski Kemarau, Air di Wisata Growgoland Tak Berubah   |   20:00 . MTsN 1 Bojonegoro Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Kegiatan   |   19:00 . Janji Dinikahi, Gadis 15 Tahun Disetubuhi Remaja Sumberrejo   |  
Fri, 18 August 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 27 July 2017 11:00:06

Hina Polisi di Medsos, Warga Sukosewu Diamankan

Hina Polisi di Medsos, Warga Sukosewu Diamankan

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Berhati-hatilah saat menggunakan media sosial (medsos), jika tindakan dalam berjejaring yang anda lakukan mengandung unsur provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain, akan berpotensi melakukan tindakan Ujaran Kebencian (Hate Speech).

Seperti yang dilakukan WDY bin DSK alias Bodrex Sitega, warga Desa Sidorejo, Kecamatan Sukosewu, Kabupaten Bojonegoro, pemilik akun Facebook 'Bodrex Sitega', diduga telah mencemarkan nama baik institusi polri melalui akun facebook miliknya,  sehingga pada Rabu (26/07/2017) pukul 20.00 WIB tadi malam, ditangkap dirumahnya oleh Tim Panther Sat Reskrim Polres Bojonegoro.

Kapolres Bojonegoro AKBP Wahyu Sri Buntoro menuturkan, penangkapan tersebut berkat kecepatan Tim Cyber Troops Polres Bojonegoro, yang segera melakukan tracing atau pelacakan, terhadap pemilik akun tersebut. Setelah diketahui pelaku memposting status yang mengandung unsur ujaran kebencian, yang selanjutnya setelah diketahui identitas dan domisili pelaku, Tim Panther Sat Reskrim Polres Bojonegoro, segera melakukan penangkapan.

"Pelaku diduga telah mencemarkan nama baik institusi polri melalui akun Facebook miliknya. Setelah diamankan kini pelaku masih dimintai keterangan," terangnya.

Menurutnya, pelaku diketahui, Rabu (26/7/2017) sekira pukul 14.36 WIB, pelaku mengunggah status pada akun facebook miliknya dengan nama akun 'Bodrex Sitega' dengan kata-kata tidak pantas.

Kemudian pada Rabu sekira pukul 14.58 WIB, Tim Cyber Troops Polres Bojonegoro mendeteksi adanya postingan tersebut. Selanjutnya tim segera melakukan pelacakan terhadap identitas dan domisili pelaku. “ Sekira pukul 16.00 WIB, tim sudah mengetahui identitas dan domisili pelaku,” terang Kapolres.

Diduga karena ketakutan, pada sekitar pukul 15.50 WIB, pelaku menghapus akunnya, namun Tim Cyber Troops telah memiliki bukti-bukti dari screenshoot  postingan pelaku. Selain itu tim juga mendeteksi akun lain yang serupa, yang diduga milik pelaku.

"Meskipun akun telah dihapus, tidak dengan serta-merta dapat menghilangan data digital yang pernah di posting oleh pelaku," tegas Kapolres.

Saat ini pelaku telah diamankan di Mapolres Bojonegoro guna dilakukan penyelidikan dan penyidikan. Namun sampai berita ini di tulis, belum ada penetapan status terhadap pelaku. Tetapi pelaku berpotensi melanggar Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016, tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi Dan Transaksi Elektronik, Pasal 28 ayat (1) dan (2) juncto Pasal Pasal 45A ayat (1) dan (2), diancam dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) tahun dan atau denda paling banyak Rp 1 miliar.
“Masih menunggu penyidikan mas,” imbuh Kapolres.

Dengan adanya kasus ini Kapolres Bojonegoro berpesan kepada seluruh masyarakat khususnya warga masyarakat Bojonegoro, untuk bijak dalam bermedia sosial karena ada Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE), yang dapat menjerat warga masyarakat yang melakukan tindakan komunikasi (posting), yang mengandung unsur provokasi, hasutan, ataupun hinaan kepada individu atau kelompok yang lain, dalam hal berbagai aspek seperti ras, warna kulit, gender, cacat, orientasi seksual, kewarganegaraan, agama dan lain-lain.

Selain itu, jajaran Polres Bojonegoro juga telah membentuk tim cyber troops, yang bertugas mengawasi lalu lintas media, baik media konvensional maupun media sosial. "Jika diketahui ada postingan yang mengandung ujaran kebencian, maka tim akan bekerja dan jika tertangkap maka akan diproses sesuai hukum," imbuhnya. [zid.ito]


Hukum & Kriminal

Video bB

Redaksi

  • Friday, 07 July 2017 22:00:33

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an Dana yang terkumpul dari para Blokers (Sebutan para pembaca blokBojonegoro.com) hasil kerja sama blokBojonegoro.com dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP) diberikan kepada Srimaningsih (Ibu Naf'an). Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berobat Anis, yang tidak lain adalah adik kandung dari Naf'an.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 05 August 2017 10:00:46

    Membangun Ekonomi Ansor Melalui Peternakan

    Membangun Ekonomi Ansor Melalui Peternakan Peternakan merupakan hal yang strategis untuk meningkatkan perekonomian, namun hal itu harus di lakukan dengan benar. Setidaknya, hal itu yang disampaikan dalam dialog OBOR yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gayam Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (4/8/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more