00:00 . 2018, Target Lifting Nasional 830.000 Barel per Hari   |   23:30 . Hasil Imbang, Pelatih Perseta Kecewa   |   23:00 . Ini Nama-nama Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia   |   22:30 . Tumpukan Jerami Bakar Kandang Sapi di Desa Katur   |   22:00 . Tahan Imbang Perseta 1-1, Persibo Lolos ke Semi Final   |   21:30 . Menit 60, Perseta Tulungagung Samakan Kedudukan   |   21:00 . 7 Menit Babak ke Dua, Sejumlah Peluang Tercipta   |   20:30 . Babak Pertama Persibo Ungguli Perseta 1-0   |   20:00 . Kiper Perseta Gagalkan Tendangan Penalti Persibo   |   19:30 . Hadapi Persibo, Perseta Turunkan Formasi 4-4-2   |   19:00 . Coach Putu: Jangan Biarkan Perseta Bermain Berkembang   |   18:30 . Rebutan Gunungan Puncak Acara Grebek Berkah   |   18:00 . Kementerian ESDM Akan Segera Legalkan Pertamini?   |   17:30 . TPPI Produksi 1,6 Juta Barel per Bulan   |   17:00 . Sambut Bulan Muharram, YPPAD Gelar Pawai Ta'aruf   |  
Thu, 21 September 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 04 September 2017 16:00:29

DPO Polres Cirebon Tertangkap di Bojonegoro

DPO Polres Cirebon Tertangkap di Bojonegoro

Reporter: M Safuan 

blokBojonegoro.com - Seorang Pemuda pelaku  kasus pencurian disertai Kekerasan di wilayah hukum Cirebon yang berhasil mengamankan pemuda berinisial RS oleh anggota gabungan dari satuan reserse kriminal (Sat reskrim) Polres Bojonegoro dan anggota unik Reskrim Polsek Padangan bersama  anggota Satreskrim Cirebon pada Minggu (3/9/2017) malam sekitar pukul 23.40 wib di wilayah Kecamatan Padangan. 

Menurut Kabag Humas Polres Bojonegoro, AKP Mashadi, M.SH. menuturkan, bahwa pelaku berinisial RS ditetapkan sebagai Daftar Penncarian Orang (DPO) setelah melakukan aksi pencurian disertai kekerasan di salah satu rumah warga Cirebon atas nama Dadang pada selasa (25/8/2017) Agustus lalu. 

"Dalam melakukan aksinya tersebut, pelaku tega melukai korban dengan menggunakan Samurai. Saat itu korban bersama Istrinya mengalami luka bacok serius di bagian kepalanya,"  terang AKP Mashadi.

Saat melakukan aksinya pelaku berjumlah 3 orang dan setelah berhasil menggasak sejumlah barang milik korban berupa 1(satu) unit sepeda motor Honda Scoopy,  3 (tiga) unit handphone dan ATM Bank BRI milik korban, pelaku bersama kedua rekannya langsung melarikan diri. 

"Atas kejadian itu, korban menderita kerugian sebesar Rp 20 juta,” lanjut AKP Mashadi.

Sebelumnya, Polres Cirebon telah menangkap dua teman tersangka dan melakukan berhasil melakukan pengembangan penyelidikan, dengan pengembangan tersebut bisa melacak RS dan berhasil menangkap tersangka di wilayah Kecamatan Padangan, Kabupaten Bojonegoro.

Atas perbuatannya, pelaku disangka telah melanggar Pasal 365 Ayang (1) dan Ayat (2) KUHP, diancam dengan ancama pidana penjara paling lama dua belas tahun penjara. [saf/ito]


Hukum & Kriminal

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 17 September 2017 22:00:51

    Laporan dari Tiongkok (3)

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing Di sela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Niu Jie. Masjid yang pernah dikunjungi dua presiden RI ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more