13:00 . PPDB Hari Pertama Terganggu Server Eror   |   12:00 . Mei Ini, Bantuan Beras Rastra Beralih ke BPNT   |   11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen   |   10:00 . Puasa, Pengunjung Pameran di Gedung UMKM Sepi   |   09:00 . Ditinggal Ngantar Masuk Kos, Motor Raib   |   08:00 . Berduaan di Pantai Tuban Saat Malam, Pelajar Bojonegoro Diamankan   |   07:00 . Tertawa Bisa Bikin Kita Lebih Produktif, Menurut Sains   |   21:00 . Menyamar Jadi Hidung Belang, Polisi Berhasil Ciduk WTS   |   20:00 . Pastikan Spek Bangunan, Dewan Akan Cek Lokasi   |   19:00 . Buka Bersama, Dandim Ingatkan Pemuda Waspada Penjajah   |   18:00 . Dirut PEPC: Proyek di Bojonegoro yang Paling Harmonis   |   17:00 . Junub Sebelum Sahur, Mandi Dulu Apa Langsung Makan?   |   16:00 . Ingin Jalan-Jalan? Tengok Suasana Pasar Takjil di Malo Yuk!!   |   15:00 . Safari Ramadan, PEPC Santuni Anak Yatim   |   14:00 . Diakui Keluarga Diketahui Warga Dander   |  
Fri, 25 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 04 January 2018 13:00:00

Faktor Ekonomi Dominasi Perceraian di Bojonegoro

Faktor Ekonomi Dominasi Perceraian di Bojonegoro

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Ribuan perkara perceraian masih diterima Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Bojonegoro setiap tahunnya. Ada berbagai faktor yang melatarbelakangi, hingga menyebabkan runtuhnya rumah tangga yang sudah dibangun, dan tercatat ada 2.812 kasus perceraian.

Baca juga [Pengajuan Perkara Turun, Dominan Cerai Gugat]

Data yang dihimpun blokBojonegoro.com di Pengadilan Agama (PA) yang beralamat di Jalan MH. Tamrin, pada tahun 2017 dari 2.812 kasus ada beberapa faktor yang menjadi penyebab putusnya hubungan suami istri, diantaranya ekonomi, perselisihan terus-menerus, meninggalkan satu pihak, mabuk, kawin paksa, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), judi, zina, dihukum penjara, poligami, cacat badan, dan pindah agama.

Ekonomi menjadi faktor paling tinggi penyebab terjadinya perceraian di tahun 2017, yaitu sebanyak 1.077 kasus disusul dengan perselisihan terus-menerus sebanyak 973 kasus dan meninggalkan satu pihak 644 kasus, zina 2, mabuk 8, judi ada 11, dihukum penjara ada 5, dan poligami ada 1 kasus. Selain itu ada kekerasan dalam rumah tangga 29 kasus, cacat badan 4, kawin paksa ada 57 serta pindah agama ada 1 kasus.

"Paling tinggi masalah perkara ekonomi," terang Panitera/Sekretaris Pengadilan Agama Bojonegoro, Sholikin Jami'. [ifa/mu]

Faktor Penyebab Perceraian:

- Ekonomi : 1.077 kasus
- Perselisihan : 973 kasus
- Meninggalkan satu pihak : 644 kasus
- Kawin Paksa : 57 kasus
- KDRT : 29 kasus
- Judi : 11 kasus
- Mabuk: 8 kasus
- Dihukum penjara : 5 kasus
- Catat Badan : 4 kasus
- Zina : 2 kasus
- Poligami : 1 kasus
- Pindah agama : 1 kasus.

Hukum & Kriminal

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more