16:00 . Tahun Ini Diprediksi Panen Tembakau Capai 10 Ribu Ton   |   15:00 . Lho..! di Dapil Ini Ada Partai Tanpa Bacaleg?   |   14:00 . Diduga Gangguan Jiwa, Perempuan Paruh Baya Diamankan   |   13:00 . Akhir Pekan Harga Emas Naik Rp5.000/Gram   |   12:00 . Dianggap Rendahkan Pesilat, IPSI Bojonegoro Kecam Pernyataan Menteri ESDM   |   11:00 . Diduga Dibakar, Pohon Roboh Tutup Jalan Temayang-Bubulan   |   10:00 . Kawal Persibo, Ratusan Suporter Away ke Blitar   |   09:00 . 4 Kali Kebakaran Hutan, Adm Perhutani Ancam Pidanakan Pelaku   |   08:00 . Nasib di Tangan Persedikab dan Perspa, Awas Ada Pengaturan Skor   |   07:00 . Punya Sahabat Sangat Penting Bagi Kesehatan Mental   |   06:00 . Nightmares   |   21:00 . Sempat Rp37.000 Perkilogram, Harga Daging Ayam Kini Turun   |   20:00 . Bersaing Ketat, Dapil V Dominasi Jumlah Bacaleg   |   19:00 . Diduga Dilakukan Oknum, Hutan KPRH Ringinanom Terbakar   |   18:00 . Dies Natalis ke 9, STIKes ICsada Gelar Safari Sosial   |  
Sat, 21 July 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 10 January 2018 23:00:49

Pengembangan Kasus Upal, Diduga Berasal dari Solokuro

Pengembangan Kasus Upal, Diduga Berasal dari Solokuro

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Jajaran Reskrim Polres Bojonegoro terus mengembangkan jaringan kasus uang palsu (Upal) yang diungkap dari anggota Polsek Sumberrejo. Selain mengamankan empat tersangka,diduga uang palsu tersebut berasal dari Kecamatan Solokuro, Lamongan.

Terpisah, Kapolres Bojonegoro, AKBP Wahyu Sri Bintoro menyampaikan,  modus operandi para tersangka menggunakan lembaran uang palsu itu untuk membeli barang.

"Saat ini kasus tersebut masih terus dikembangkan," kata Kapolres.

Dia menegaskan bahwa peredaran uang palsu ini murni tindakan kriminal, bukan untuk kepentingan Pilkada.Kemungkinan besar, para pelaku memanfaatkan mata uang yang baru.

“Dimungkinkan masyarakat belum paham dengan mata uang yang baru, sehingga dimanfaatkan para pelaku kejahatan,” ujarnya.

Adapun total empat tersangka pengedar uang palsu di antaranya pria berinisial MK (20) warga Jalan Kapten Sidik, Gang Lawak, Desa Pacul, Kecamatan/Kabupaten Bojonegoro. Dia diamankan polisi setelah melakukan aksinya di dua tempat dan dua korban di Kota Bojonegoro.

“Modus tersangka yakni membeli handphone milik kedua korban melalui grup Facebook,” tuturnya.

Barang bukti yang berhasil diamankan petugas yaitu uang palsu pecahan Rp 50 ribu sebanyak 44 lembar yang disita dari korban Wahyu Wicaksono dan uang palsu pecahan Rp 50 ribu sebanyak 24 lembar yang disita dari korban Sohibul Ibad dan 1 buah HP Merk NTC warna silver milik pelaku yang digunakan untuk berkomunikasi dengan para korban.

Tiga tersangka lainnya berinisial SNJ, 54, warga Dusun Gumeno, Desa Sambong, Kecamatan Sumberrejo, Kabupaten Bojonegoro,  AMW (17) warga Desa Lowayu, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik dan MSA (21) warga Desa Petiyen Tunggal, Kecamatan Dukun, Kabupaten Gresik.

"Mereka memanfaatkan mata uang baru pecahan Rp 50 ribuan. Karena belum banyak dikenali masyarakat, uang palsu tersebut digunakan untuk membeli sepeda motor," tandasnya.[oel/lis]
   


Hukum & Kriminal

Video bB

Redaksi

  • Friday, 20 July 2018 15:00:32

    LoKer Reporter blokMedia Group

    LoKer Reporter blokMedia Group Perkembangan blokMedia Group (blokBojonegoro media dan blokTuban media) semakin pesat belakangan ini dengan pembaca yang terus meningkat untuk wilayah Bojonegoro dan sekitarnya. Hal itu membuat manajemen melakukan pembenahan, termasuk menambah jumlah reporter di lapangan.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more