22:00 . Serapan Gabah Bulog Sub Divre III Capai 50 Persen   |   21:00 . Safari Politik, PKB dan Ana Muawanah Enggan Berkomentar   |   20:00 . Besok, Persibo Lawan Bojonegoro FC di Stadion   |   19:00 . Belum Tentukan Sikap, PDI Perjuangan Tunggu Rekomendasi DPP   |   18:00 . BPBD: Masyarakat Bantaran Bengawan Harus Waspada   |   17:00 . Sakit Tak Kunjung Sembuh, Warga Tambakrejo Gantung Diri   |   16:00 . PDI Perjuangan Jajaki Koalisi Dengan PKB   |   15:00 . Malam Grand Final Kange-Yune Tahun ini Berbeda   |   14:00 . Korban Tenggelam Karena Human Error   |   13:00 . Lahir Dari NU, PPP Koalisi dengan PKB ?   |   12:00 . Lho...! Anak Petani Ini Hanya Sekali Dapat DAK   |   11:00 . Inilah Nama 15 Pasang Finalis Kange-Yune   |   10:00 . Bulan Juli, 5 Korban Tenggelam di Bojonegoro   |   09:00 . H-2 Hasil Uji Kendaraan Haji Sudah Diserahkan Dishub   |   08:00 . Ternyata Makanan Bojonegoro ini Menjadi Favorit Coach Putu   |  
Mon, 24 July 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 19 April 2017 15:30:55

Batas Pengambilan Pasir Diukur 3 Meter dari Bibir Bengawan

Batas Pengambilan Pasir Diukur 3 Meter dari Bibir Bengawan

Reporter: Dwi Rahayu/blokTuban.com

blokBojonegoro.com - Sempat menjadi bahan rebutan, lokasi penambangan pasir di perbatasan Tuban-Bojonegoro ditetapkan berjarak 3 meter dari bibir Bengawan Solo.

Peraturan tersebut ditetapkan dalam deklarasi kesepakatan antar penambang pasir di tiga desa terkait yakni Desa Ngadirejo, Desa Kanorejo, Kecamatan Rengel Kabupaten Tuban dan Desa/ Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, Rabu (19/4/2017).

[Baca juga: Penambang Pasir Lintas Kabupaten Tandatangani Kesepakatan ]

Dalam berita acara yang dibubuhi tandatangan pihak desa terkait. Selain menentukan lokasi tambang, waktu aktifitas penambangan dilakukan dari pukul 05.00 WIB hingga 15.00 WIB.

Kapolsek Rengel, Musa Bakhtiar  mengatakan jumlah perahu penambang yang diperbolehkan dari Rengel hanya lima. Sedangkan perahu tambang dari  Kanor - Bojonegoro tidak diberikan batasan.

"Agak alot menemukan titik terang. Karena mereka (pihak Desa/ Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro, red) menganggap lahan tambang hak mereka," kata Musa.

Namun demikian, kesepakatan itu menyebut jika terdapat dampak kerusakan lingkungan pemerintah Desa/ Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro bersedia menghentikan segala kegiatan penambangan pasir.

Sementara itu, salah seorang penambang pasir asal Desa Ngadirejo, Kecamatan Rengel, Kabupaten Tuban, Gatot mengaku terbantu dengan adanya kesepakatan ini. Pasalnya sudah sekitar 1 bulan terhitung ia dan penambang pasir lainnya tidak dapat bekerja menambang pasir.

 "Saya senang dengan begini bisa bisa bekerja kembali. Karena memang penghasilan dari situ (tambang pasir, red)," katanya.

Pada jarak 3 meter dari bibir sungai dapat dilihat terdapat patok kayu yang menjadi tanda batas pengambilan pasir. Setiap perahu penambang yang diizinkan mengambil pasir pula terdaftar di pihak desa setempat.[dwi/ito]


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 07 July 2017 22:00:33

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an Dana yang terkumpul dari para Blokers (Sebutan para pembaca blokBojonegoro.com) hasil kerja sama blokBojonegoro.com dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP) diberikan kepada Srimaningsih (Ibu Naf'an). Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berobat Anis, yang tidak lain adalah adik kandung dari Naf'an.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more