20:00 . Sapa Masyarakat, Perindo Bagikan Ribuan Paket Sembako   |   19:00 . Dengan 15 Truk, KPUD Distribusikan 1.488 Logistik Pilkada   |   18:00 . Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan   |   17:00 . DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak   |   16:00 . Joget 'Holic' Ramaikan Kampanye Akbar Paslon 3   |   15:00 . Agar Kampanye Nyaman, Simpatisan Diperiksa   |   14:00 . PMI Kerahkan Relawan Tim Medis Saat Kampanye   |   13:00 . Pertahankan Tradisi, Ada Ketupat di Pintu Rumah Warga Bubulan   |   12:00 . Minggu Besok, KPU Target Distribusi Logistik Selesai   |   11:00 . Hari Ini KPUD Distribusikan Logistik untuk 11 Kecamatan   |   10:00 . Pencinta Skateboard Keliling Jalan Protokol   |   09:00 . Dinas Perdagangan Klaim Stok LPG Aman   |   08:00 . Mendekati Pilkada, PMII Bojonegoro Ajak Bijak Gunakan Medsos   |   07:00 . 8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Kita Mudah Stres   |   23:00 . Harga Elpiji Capai Rp40 Ribu, Disdag Nilai Ada Oknum Nakal   |  
Sat, 23 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 May 2017 13:00:08

DAK Terlambat Cair, Bupati Kecewa

DAK Terlambat Cair, Bupati Kecewa

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com -
Proses pencairan Dana Alokasi Khusus (DAK) Pendidikan tahun 2017 di Kabupaten Bojonegoro molor dan sampai sekarang belum terealisasi. Mendengar belum terealisasinya dana tersebut, Bupati Bojonegoro, Suyoto dalam rapat evaluasi di rumah dinas, Jum'at (19/5/2017) merasa sangat kecewa sekali.

Dijelaskan Bupati Bojonegoro, Suyoto, DAK pendidikan ada perubahan polese (kebijakan) ditengah jalan yakni untuk yang miskin dinaikan sekitar Rp 425 ribu sesuai panduan yang sudah ditandatangani. Hal tersebut berdasarkan TPP cair, setelah dilakukan evaluasi golongan III dam golongan IV diturunkan.

Perubahan aturan di tengah jalan itu tidak menjadi alasan utama belum cairnya DAK pendidikan 2017. "Keterlambatan pencairan DAK Pendidikan saya merasa tidak puas, karena perubahan SK ditandatangani Maret, sampai Mei tidak berjalan lancar," sesalnya.

Kang Yoto menyebut, ada empat kecamatan yang belum lengkap administrasinya, di antaranya, Kecamatan Kota, Sekar, Dander dan Gayam. "Empat kecamatan itu harus diberi peringatan keras, konsekuensinya target sebelum puasa sudah beres," pinta Kang Yoto.

Bahkan, dalam rapat evaluasi yang dihadiri pejabat Pemkab, kepala Dinas, badan dan camat, Kang Yoto mengklarifikasi empat Camat tersebut. Setelah kepala desa memahami aturan, naik lagi ferivikasinya tepat. "Apapun tidak menjadi alasan, yang tahu miskin dan tidak itu desa. Seperti Dander ada satu desa, Sekar ada satu desa, tidak usah ditunggu, tinggal saja," pungkas Bupati yang dua kali menjabat itu.

Sementara itu, informasi yang didapat blokBojonegoro.com, Pagu DAK Pendidikan tahun 2017 mencapai Rp 50 miliar, padahal kebutuhan anggaran  mencapai Rp 101.667.800.000. Dana tersebut akan direalisasikan kepada 50.305 siswa dengan nilai bantuan bervariasi yakni ada yang Rp 2,1 juta, Rp 2 juta, Rp 1 juta dan Rp 500 ribu.[zid/ito]


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more