00:00 . 2018, Target Lifting Nasional 830.000 Barel per Hari   |   23:30 . Hasil Imbang, Pelatih Perseta Kecewa   |   23:00 . Ini Nama-nama Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia   |   22:30 . Tumpukan Jerami Bakar Kandang Sapi di Desa Katur   |   22:00 . Tahan Imbang Perseta 1-1, Persibo Lolos ke Semi Final   |   21:30 . Menit 60, Perseta Tulungagung Samakan Kedudukan   |   21:00 . 7 Menit Babak ke Dua, Sejumlah Peluang Tercipta   |   20:30 . Babak Pertama Persibo Ungguli Perseta 1-0   |   20:00 . Kiper Perseta Gagalkan Tendangan Penalti Persibo   |   19:30 . Hadapi Persibo, Perseta Turunkan Formasi 4-4-2   |   19:00 . Coach Putu: Jangan Biarkan Perseta Bermain Berkembang   |   18:30 . Rebutan Gunungan Puncak Acara Grebek Berkah   |   18:00 . Kementerian ESDM Akan Segera Legalkan Pertamini?   |   17:30 . TPPI Produksi 1,6 Juta Barel per Bulan   |   17:00 . Sambut Bulan Muharram, YPPAD Gelar Pawai Ta'aruf   |  
Thu, 21 September 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 September 2017 08:00:19

Pemerintah Perketat Penjualan Beras

Pemerintah Perketat Penjualan Beras

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penjual beras di masyarakat semakin dipeketat oleh pemerintah, agar meminimalisir kecurangan harga. Sehingga untuk memperketat penjualan beras tersebut, setiap kemasan harus mencantumkan HET (Harga Eceran Tertinggi) dan jenis beras yang dijual.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan pengusaha Penggilingan Padi dan Perdagangan Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bojonegoro, Arif Wahyudin menjelaskan, rapat bersama Perpadi pusat bersama Kemendag RI menyampaikan beberapa kesepakatan, termasuk jenis beras yang dijual sesuai kelompoknya.

Kalau kelompok jenis beras medium, yakni beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 25 persen, serta berbentuk curah atau kemasan. Sedangkan beras premium yakni beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 15 persen, termasuk berbentuk curah atau kemasan.

"Namun untuk beras premium dan medium wajib memcantumkan label premium dan medium serta harga eceran tertinggi dalam kemasannya," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu beras khusus kriterianya akan diatur dan ditetapkam lebih lanjut oleh kementrian pertanian. Serta yang termasuk beras khusus, seperti beras beras thai Hom Mali, japonica, basmati, ketan, beras organik dan beras bersertifikasi IG.

"Kalau tidak mencantumkan itu dapat ditindak sesuai aturan," pungkasnya. [zid/ito]


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 17 September 2017 22:00:51

    Laporan dari Tiongkok (3)

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing Di sela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Niu Jie. Masjid yang pernah dikunjungi dua presiden RI ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more