20:00 . Sapa Masyarakat, Perindo Bagikan Ribuan Paket Sembako   |   19:00 . Dengan 15 Truk, KPUD Distribusikan 1.488 Logistik Pilkada   |   18:00 . Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan   |   17:00 . DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak   |   16:00 . Joget 'Holic' Ramaikan Kampanye Akbar Paslon 3   |   15:00 . Agar Kampanye Nyaman, Simpatisan Diperiksa   |   14:00 . PMI Kerahkan Relawan Tim Medis Saat Kampanye   |   13:00 . Pertahankan Tradisi, Ada Ketupat di Pintu Rumah Warga Bubulan   |   12:00 . Minggu Besok, KPU Target Distribusi Logistik Selesai   |   11:00 . Hari Ini KPUD Distribusikan Logistik untuk 11 Kecamatan   |   10:00 . Pencinta Skateboard Keliling Jalan Protokol   |   09:00 . Dinas Perdagangan Klaim Stok LPG Aman   |   08:00 . Mendekati Pilkada, PMII Bojonegoro Ajak Bijak Gunakan Medsos   |   07:00 . 8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Kita Mudah Stres   |   23:00 . Harga Elpiji Capai Rp40 Ribu, Disdag Nilai Ada Oknum Nakal   |  
Sat, 23 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 05 September 2017 08:00:19

Pemerintah Perketat Penjualan Beras

Pemerintah Perketat Penjualan Beras

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Penjual beras di masyarakat semakin dipeketat oleh pemerintah, agar meminimalisir kecurangan harga. Sehingga untuk memperketat penjualan beras tersebut, setiap kemasan harus mencantumkan HET (Harga Eceran Tertinggi) dan jenis beras yang dijual.

Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan pengusaha Penggilingan Padi dan Perdagangan Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bojonegoro, Arif Wahyudin menjelaskan, rapat bersama Perpadi pusat bersama Kemendag RI menyampaikan beberapa kesepakatan, termasuk jenis beras yang dijual sesuai kelompoknya.

Kalau kelompok jenis beras medium, yakni beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 25 persen, serta berbentuk curah atau kemasan. Sedangkan beras premium yakni beras yang memiliki spesifikasi derajat sosoh minimal 95 persen, kadar air maksimal 14 persen dan butir patah maksimal 15 persen, termasuk berbentuk curah atau kemasan.

"Namun untuk beras premium dan medium wajib memcantumkan label premium dan medium serta harga eceran tertinggi dalam kemasannya," jelasnya kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu beras khusus kriterianya akan diatur dan ditetapkam lebih lanjut oleh kementrian pertanian. Serta yang termasuk beras khusus, seperti beras beras thai Hom Mali, japonica, basmati, ketan, beras organik dan beras bersertifikasi IG.

"Kalau tidak mencantumkan itu dapat ditindak sesuai aturan," pungkasnya. [zid/ito]


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more