20:00 . Blitar Poetra Raih Hasil Imbang, Persibo Tetap di Posisi 2   |   19:00 . Barbagi Sukses, Arkand Bodhana Datang ke Bojonegoro   |   18:00 . Ratusan Santri Al Rosyid Laksanakan MOS 2 Hari   |   17:00 . Jelang Berakhirnya Masa Pendaftaran, Belum Satu Pun Bacaleg Terdaftar   |   16:00 . IPNU-IPPNU Bojonegoro Gelar Ta'aruf Pengurus   |   15:00 . Dari Target 9 Ribu Hektare, Baru 4 Haktare Lahan Ditanami Tembakau   |   14:00 . Tak Bisa Penuhi Kebutuhan Telur, Bojonegoro Perlu Pasokan dari Luar Kota   |   13:00 . RTIK Kembagkan Pendidikan Berbasis Digital   |   12:00 . Matahari Tepat di Atas Ka’bah 15 dan 16 Juli, Saatnya Luruskan Kiblat   |   11:00 . Harga Kambing Masih Murah, Peternak Manfaatkan Momen   |   10:00 . Lini Belakang Persibo Mulai Dievaluasi   |   09:00 . Hindari Perpeloncoan, MPLS Siswa Baru Ditangani Guru   |   08:00 . Penguatan Kapasitan, TBM di Gayam Adakan PMTO   |   07:00 . Ingin Jadi Vegetarian? Perhatikan Dahulu 3 Hal Ini   |   17:00 . Diundang GUYUB, Bupati Terpilih Anna Ajak Bangun Bojonegoro   |  
Mon, 16 July 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 06 November 2017 15:00:47

Tahun Depan, Vape Akan Kena Cukai 57%

Tahun Depan, Vape Akan Kena Cukai 57%

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Rencana pemerintah akan  akan memberlakukan cukai rokok elektrik (vape/e-sigaret) sebesar 57% dari harga jual eceran (HJE) per 1 Juli 2018 mendatang membuat sejumlah pengguna elektrik was-was, karena ditakutkan harga rokok elektrik akan ikut naik. Di wilayah Bojonegoro sudah banyak para penghisab rokok yang pindah dari rokok biasa ke rokok elektrik.

Salah satu pengguna vape, Erik mengatakan sejak awal bermunculan harga elektronik memang sudah mahal. Dengan adanya kabar akan diberlakukan cukai dengan tinggi yaitu sebesar 57% jusru membuat pengguna binggung. Ditakutkan harga akan semakin melambung tinggi. Ia menyatakan saat membeli pertama alat elektronik seharga Rp100ribu an.

"Sementara untuk vape berkisar Rp20.000," terangnya.

Sementara itu Kasubsi Penerimaan kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Maadya Pabean C Bojonegoro, Imam Taufik mengatakan bahwa rencana penerapan cukai eletronik tersebut belum diektahuinya secara jelas. Jika memang benar itu akan dilakukan, maka juga akan ditetapkan di Bojonegoro.

"Belum ada surat, kita tunggu saja," imbuhnya.

Rokok elektrik booming di Indonesia sekitar lima tahun belakangan. Hanya saja, pada masa-masa itu masih sulit mendapatkan peralatan lengkap untuk menikmatinya. Namun di Bojonegoro sekitar dua sampai tiga tahun ini pengguna rokok eletronik baru booming.

Saat ini, pemerintah melalui Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan memastikan akan memberlakukan cukai rokok elektrik sebesar 57% pada 1 Juli 2018. Cukai ini bukan pada alat penghisap atau mod, melainkan pada likuid atau essence yang menjadi perasa atau yang lebih dikenal vape. [ifa/ito]

Ilustrasi:.net


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more