19:00 . Ha....Bawang Merah 'Palsu' Sempat Beredar di Bojonegoro   |   18:00 . KPUD: Logistik Pilkada Sudah Tersalurkan ke Tiga Daerah Terpencil   |   17:00 . PPDB Offline Jalur Prestasi Dibuka Hari Ini   |   16:00 . RJJ Segera Mulai Pembukaan Lahan Pipa Gas GPF JTB   |   15:00 . Beredar Bawang Merah Palsu, Masyarakat Harus Jeli   |   14:00 . Ijazah SD Ditandatangani Kasek yang Merangkap, ini Kata Disdik   |   13:00 . Pasca Lebaran, Masyarakat Bojonegoro Ramai-ramai Cari Kerja   |   12:00 . Pipa PDAM di Ngunut Bocor, Distribusi Terganggu   |   11:00 . Cabdindik Bojonegoro Gelar Halal Bil Halal   |   10:00 . Gandeng Muslimat NU, MPR RI Kuatkan 4 Pilar   |   09:00 . Keluar Zona Nyaman, Dulu Model Kini Jadi Perias Profesional   |   08:00 . Hari Tenang, Panwakab Awasi Money Politik   |   07:00 . 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Kulit Kepala Kering   |   20:00 . Berat, Inilah Lawan Bojonegoro FC U-17 di Grup J   |   19:00 . Masa Tenang, Satpol PP Bersihkan APK   |  
Tue, 26 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 June 2018 09:00:07

Disperinaker Kembali Buka Posko THR Bagi Buruh

Disperinaker Kembali Buka Posko THR Bagi Buruh

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Untuk memastikan pemberian Tunjangan Hari Raya (THR) tahun ini berjalan sesuai dengan ketentuan yang ada, Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disoerinaker) kembali membuka Posko THR 2018. Posko berlokasi di Kantor Disperinaker Jalan Basuki Rahmat, Bojonegoro.

“Posko hanya menjadi sarana bagi pekerja untuk mengadukan permasalahan THR dan sebagai antisipasi THR belum diberikan ketika H-7 lebaran kemarin," terang Kabid Hubungan Industri (HI) Disperinaker Bojonegoro, Iman WS.

Posko sendiri hanya melayani pengaduan pekerja pada tanggal 11 Juni hingga 12 Juli 2018. Sebab ditakutkan, pada Inspeksi Mendadak (Sidak) kemarin ada pekerja yang tidak berani mengungkapkan ada THR yang belum dibayarkan.

Hal tersebut sesuai dengan Permenaker No. 20/2016 tentang tata cara pemberian sanksi administratif, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 78/2015 tentang Pengupahan yang di dalamnya mengatur sanksi tegas bagi perusahaan yang lalai membayar THR.

“Pengusaha yang terlambat membayarkan THR akan dikenakan denda sebesar 5 persen dari total THR yang harus dibayarkan kepada pekerja atau buruhnya untuk peningkatan kesejahteraan pekerja,“ kata Imam.

Selain itu kata Imam, pengusaha juga akan dikenakan sanksi administratif. Sanksi akan diberikan kepada pengusaha yang terbukti melanggar meliputi sanksi berupa teguran tertulis maupun Disperinaker akan bekerjasama dengan media untuk pemberitaan tentang perusahaan  yang melanggar tentang THR.

"Hal itu sebagai wujud kita untuk memberi pelayanan kepada pekerja, karena itu adalah adalah kewajiban yang harus diterima oleh karyawan," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/ito]


Kebijakan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more