21:00 . Peringati Harlah, Teater Giri Gelar Pentas Terbuka   |   20:00 . Sudah Sadar, Kiper Persibo Masih Diobservasi   |   19:00 . Okupansi Hotel Stabil, Diprediksi Meningkat Saat Lebaran   |   18:00 . Manajemen Persibo Sayangkan Kinerja Wasit   |   17:30 . Skor Akhir Lamongan FC vs Persibo, Imbang 1-1   |   16:45 . Awal Babak Kedua, Skor Imbang 1-1   |   16:30 . Dikasari, Kiper Persibo Pingsan dan Masuk UGD   |   16:15 . Menit 18, Persibo Unggul 0-1 atas Tuan Rumah   |   16:00 . Persibo Langsung Serang Pertahanan Lamongan FC   |   13:00 . Porseni Khusus ABK Resmi Dimulai   |   12:00 . Manajemen Persibo Apresiasi Kedua Suporter   |   11:00 . Pemkab Godok Buku Rencana Hidup Bagi Anak   |   10:00 . Rombongan Wisata, Penyelenggara Harus Lapor ke Dishub   |   09:00 . Upacara Harkitnas, Napi Teroris Bacakan Ikrar Kebangsaan   |   08:00 . Kuswiyanto Hadiri Dakwah Dalam Kubur di Ponpes Darussalam   |  
Tue, 23 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 April 2017 07:00:00

Pentingkah Perjanjian Pra-nikah?

Pentingkah Perjanjian Pra-nikah?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Perjanjian pra-nikah dirasa masih awam di kalangan para calon pengantin. Karena itu, sangat penting bagi para calon pengantin untuk memahami terlebih dahulu mengenai perjanjian pra-nikah.

Seperti yang dijelaskan oleh seorang notaris, Heriani Rahayu Adimurti S.H., M.Kn bahwa pada dasarnya perjanjian pra-nikah merupakan pilihan.

“Perjanjian pra-nikah ini dibuat atas kesepakatan kedua pihak, apakah mereka butuh atau tidak,” ujar Rahayu usai peluncuran Buku Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Dia melanjutkan, isi dari perjanjian pra-nikah ini umumnya mengenai harta benda kekayan calon pasangan pengantin.

“Kalau perjanjian pra-nikah, mengenai harta benda kekayaan mereka. Jadi, yang diperoleh selama pernikahan adalah milik mereka masing-masing kalau ada perjanjian pra-nikah,” jelasnya.

Lebih lanjut Rahayu mengungkapkan, bahwa manfaat dari perjanjian pra-nikah ini akan terasa apabila di kemudian hari, salah satunya ingin membangun sebuah bisnis.

Ketika mereka mengikat perjanjian dengan sebuah bank untuk membangun bisnis, lalu timbul masalah pada bisnisnya, tidak semua harta akan diambil oleh bank.

Selain itu, jika setelah menikah ingin menjual harta bendanya, maka tidak perlu repot meminta persetujuan dari suami ataupun istri.

Sayngnya di Indonesia, masih banyak calon suami istri yang merasa tak enak hati mengajukan perjanjian pra-nikah.

“Sebenarnya ini banyak manfaatnya, mudah-mudahan disadari para pasangan calon pengantin dan para orangtua,” tambahnya.

Sumber: http://lifestyle.kompas.com

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more