20:00 . Sapa Masyarakat, Perindo Bagikan Ribuan Paket Sembako   |   19:00 . Dengan 15 Truk, KPUD Distribusikan 1.488 Logistik Pilkada   |   18:00 . Peserta Jamkesda Akan Terintegrasi dengan BPJS Kesehatan   |   17:00 . DPU Angkat Bicara Soal Jembatan Trucuk dan Jalan Rusak   |   16:00 . Joget 'Holic' Ramaikan Kampanye Akbar Paslon 3   |   15:00 . Agar Kampanye Nyaman, Simpatisan Diperiksa   |   14:00 . PMI Kerahkan Relawan Tim Medis Saat Kampanye   |   13:00 . Pertahankan Tradisi, Ada Ketupat di Pintu Rumah Warga Bubulan   |   12:00 . Minggu Besok, KPU Target Distribusi Logistik Selesai   |   11:00 . Hari Ini KPUD Distribusikan Logistik untuk 11 Kecamatan   |   10:00 . Pencinta Skateboard Keliling Jalan Protokol   |   09:00 . Dinas Perdagangan Klaim Stok LPG Aman   |   08:00 . Mendekati Pilkada, PMII Bojonegoro Ajak Bijak Gunakan Medsos   |   07:00 . 8 Hal yang Tanpa Disadari Membuat Kita Mudah Stres   |   23:00 . Harga Elpiji Capai Rp40 Ribu, Disdag Nilai Ada Oknum Nakal   |  
Sat, 23 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 April 2017 07:00:00

Pentingkah Perjanjian Pra-nikah?

Pentingkah Perjanjian Pra-nikah?

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Perjanjian pra-nikah dirasa masih awam di kalangan para calon pengantin. Karena itu, sangat penting bagi para calon pengantin untuk memahami terlebih dahulu mengenai perjanjian pra-nikah.

Seperti yang dijelaskan oleh seorang notaris, Heriani Rahayu Adimurti S.H., M.Kn bahwa pada dasarnya perjanjian pra-nikah merupakan pilihan.

“Perjanjian pra-nikah ini dibuat atas kesepakatan kedua pihak, apakah mereka butuh atau tidak,” ujar Rahayu usai peluncuran Buku Anti Panik Mempersiapkan Pernikahan di Jakarta, Kamis (13/4/2017).

Dia melanjutkan, isi dari perjanjian pra-nikah ini umumnya mengenai harta benda kekayan calon pasangan pengantin.

“Kalau perjanjian pra-nikah, mengenai harta benda kekayaan mereka. Jadi, yang diperoleh selama pernikahan adalah milik mereka masing-masing kalau ada perjanjian pra-nikah,” jelasnya.

Lebih lanjut Rahayu mengungkapkan, bahwa manfaat dari perjanjian pra-nikah ini akan terasa apabila di kemudian hari, salah satunya ingin membangun sebuah bisnis.

Ketika mereka mengikat perjanjian dengan sebuah bank untuk membangun bisnis, lalu timbul masalah pada bisnisnya, tidak semua harta akan diambil oleh bank.

Selain itu, jika setelah menikah ingin menjual harta bendanya, maka tidak perlu repot meminta persetujuan dari suami ataupun istri.

Sayngnya di Indonesia, masih banyak calon suami istri yang merasa tak enak hati mengajukan perjanjian pra-nikah.

“Sebenarnya ini banyak manfaatnya, mudah-mudahan disadari para pasangan calon pengantin dan para orangtua,” tambahnya.

Sumber: http://lifestyle.kompas.com


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more