19:00 . Tingkatkan Kaderisasi, PAC IPNU-IPPNU Gelar Makesta   |   18:00 . Hujan Lebat, Tim Rukyat Bojonegoro Gagal Melihat Hilal   |   17:00 . Ikuti, 'Jejak Sang Penyebar Islam'   |   16:00 . Sambut Bulan Ramadhan, Tanamkan Jiwa Berbagi pada Siswa   |   15:00 . Tari Sufi dan Hadrah, Meriahkan Purna Siswa MIN Kepatihan   |   14:00 . Darurat, Bojonegoro Siapkan Raperda Kepemudaan   |   13:00 . Siswi MI Bojonegoro Juara 1 Bulutangkis   |   12:00 . Santunan Jasa Raharja Naik Per Juli Mendatang   |   11:00 . Polres Bojonegoro Siapkan Personel Amankan Ramadhan   |   10:00 . Hobi Sejak Kecil, Kini Bisa Jadi Rupiah   |   09:00 . Anggaran Dikurangi, DPU Sedikit Perbaiki Jalan   |   08:00 . Jelang Puasa, Pedagang Bunga Boreh Raup Untung   |   07:00 . 4 Tahap Latihan Olahraga di Bulan Ramadhan   |   06:00 . Usai Dibangun, Tersedia 480 Lapak di Pasar Kalitidu   |   22:00 . Satpol PP Tertibkan Banner Salahi Aturan   |  
Fri, 26 May 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 18 May 2017 07:00:00

Pernikahan yang Bahagia Bikin Panjang Umur

Pernikahan yang Bahagia Bikin Panjang Umur

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Walau banyak orang terkadang merasa lebih enak hidup melajang, sebenarnya menikah dan memiliki pasangan hidup banyak manfaatnya. Terutama bagi kesehatan.

Menurut sebuah penelitian terbaru, pasien kanker yang menikah cenderung lebih bertahan menghadapi penyakitnya dibandingkan dengan yang lajang. Itu baru salah satu kelebihan orang yang menikah.

Masih ada beberapa keuntungan lain yang bisa kita dapatkan dari menikah, terutama yang bahagia. Memiliki pasangan hidup juga dapat saling menularkan kebiasaan baik seperti rajin berolahraga, menjaga makanan, dan tentu saja stres berkurang karena ada teman bertukar pikiran.

1. Risiko serangan jantung lebih kecil

Menurut penelitian di Finlandia, pernikahan akan mengurangi risiko serangan jantung pada pria dan wanita. Hal ini diduga karena orang yang menikah pada umumnya secara finansial lebih stabil, punya gaya hidup sehat, dan ikatan sosial yang kuat.

2. Perilaku aman

Orang yang sudah menikah juga cenderung tidak lagi melakukan perilaku yang beresiko, seperti ugal-ugalan membawa kendaraan atau memakai narkoba.

Penelitian menunjukkan, keinginan seseorang untuk melakukan kebiasaan buruk juga akan berkurang setelah mereka punya pasangan hidup. Mungkin karena mereka sadar saat ini sudah ada seseorang yang bergantung padanya. Perilaku pun jadi lebih bertanggung jawab.

3. Risiko stroke lebih rendah

Pria yang sudah menikah risikonya terkena stroke akan turun sampai 60 persen dibanding yang masih lajang. Namun, manfaat penurunan risiko stroke itu akan lebih signifikan pada orang yang pernikahannya bahagia.

4. Stres lebih rendah

Terikat dalam perkawinan juga bisa membuat stres berkurang. Hal ini ternyata ada hubungannya dengan pengaruh hormonal yang akan berubah pada orang yang menikah.

Harus diakui bahwa pernikahan juga bisa mendatangkan stres, tetapi lebih bisa dikendalikan dibanding dengan saat masih lajang.

5. Pemulihan lebih cepat

Pasangan yang suportif adalah kunci cepatnya pemulihan dari tindakan operasi. Pasien yang kehidupan pernikahannya bahagia juga akan lebih bertahan menghadapi tindakan medis besar seperti operasi bypass. Mereka juga cenderung lebih panjang umur.

6. Tidur lebih nyenyak

Jika pernikahan Anda membawa kebahagiaan, Anda pun akan tidur lebih nyenyak dibanding orang yang masih menjomblo.

7. Panjang umur

Studi jangka panjang menunjukkan, pasangan yang menikah berumur lebih panjang dibanding orang yang melajang. Penelitian itu dilakukan pada 5.000 orang yang lahir di tahun 1940.

Sumber: www.kompas.com

Video bB

Redaksi

  • Saturday, 06 May 2017 21:00:00

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar

    2 Reporter blokMedia Group Ikuti UKW di Blitar Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Timur, menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW), Sabtu (6/5/2017). Bertempat di Gedung Koesoema Wicitra, Kota Blitar, UKW diikuti sebanyak 47 wartawan online, cetak, televisi dan radio dari berbagai kota dan kabupaten yang ada di Jatim.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 08 May 2017 00:00:22

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya

    Belajar dari Prof. Ridlwan Melalui Biografinya Rektor UIN Sunan Ampel Surabaya periode 2000-2009, Prof. Dr. H. Ridlwan Nasir, MA, Sabtu pagi (6/5) meluncurkan biografinya. Buku setebal 370 halaman ini merekam perjalanan hidupnya hingga usia ke 66 tahun.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more