07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 19 May 2017 07:00:38

Awas, Rokok Elektronik Bisa Sebabkan Anak Keracunan

Awas, Rokok Elektronik Bisa Sebabkan Anak Keracunan

Reporter:-

blokBojonegoro.com -
Anda mungkin sudah tahu zat-zat yang bersifat racun bagi anak-anak. Namun, ada beberapa bahan kimia berbahaya yang ternyata sering dijangkau anak-anak.

Pada tahun 2015, American Association of Poison Control Centers menangani sekitar 2,2 juta kasus keracunan. Hampir setengahnya melibatkan anak-anak berusia di bawah enam tahun.

Demi keamanan anak-anak, sebagai orangtua tentu kita sudah meletakkan zat-zat berbahaya dari jangkauan anak-anak, misalnya saja bahan pembersih, obat-obatan, atau pestisida. Tetapi, ada zat beracun lain yang sering tidak disadari sehingga penempatannya sembarangan.

1. Rokok elektronik
Peralatan rokok elektronik dan nikotin cair sangat berbahaya untuk anak. Nikotin biasanya terasa tidak enak sehingga anak-anak tak akan menelan banyak. Tetapi, nikotin cair pada komponen vape memiliki konsentrasi sangat tinggi, bahkan dalam jumlah kecil.

Dengan demikian, walau anak baru mencecapnya saja efeknya bisa berbahaya. "Jika anak menelan nikotin cair, efek sampingnya bisa detak jantung naik, otot berkedut, muntah, dan berkeringat," kata Matt Noble, dokter ahli gawat darurat.

Ia mengatakan, jika cairan terkena kulit bisa menyebabkan sensasi terbakar. Tetapi, apa yang akan dirasakan anak tergantung pada seberapa banyak cairan yang tertelan dan konsentrasinya.

2. Minyak esensial
Minyak esensial, seperti lavender, peppermint, atau tea tree, adalah produk alami yang diambil dari tanaman sehingga orang mengiranya aman. Namun, minyak esensial yang diletakkan sembarangan ada kemungkinan ditelan anak-anak.

Tergantung pada seberapa banyak paparan minyak ini, tapi jika tertelan bisa membuat anak muntah, sakit perut, gangguan pernapasan dan sistem saraf pusat, kejang, bahkan koma. Bila anak mencoba menelan minyak ini namun tersedak, cairannya bisa ada yang masuk ke paru-paru dan menyebabkan radang paru.

Perlakukan minyak esensial seperti obat, hanya dikeluarkan saat akan digunakan. Simpan di dalam kabinet tertutup dan jauh dari jangkauan anak-anak.

3. Kosmetik dan perawatan kulit
Produk kosmetik dan perawatan kulit juga menjadi salah satu penyebab tersering keracunan pada anak-anak. Bagaimana pun produk ini mengandung banyak zat kimia.  Bila anak Anda masih balita, simpanlah produk kosmetik Anda di tempat yang sulit dijangkau.

4. Obat-obatan untuk hewan peliharaan
Seperti halnya obat untuk manusia, obat untuk binatang kesayangan Anda juga harus diperlakukan sama dalam hal penempatannya.

Menurut data di Amerika Serikat, kasus keracunan obat hewan peliharaan pada anak biasanya terjadi ketika orangtuanya sedang memberi obat pada hewan. Ada kemungkinan obat yang diberikan tersebut dikeluarkan kembali dan ditemukan balita saat ia mengeksplor lantai.

Segera cuci tangan anak dengan sabun bila ia menyentuh krim atau obat-obatan untuk hewan.

5. Kamper dan detergen
Bentuk kamper yang berwarna warni memang menarik untuk anak dan sering dikira permen. Demikian juga dengan detergen yang juga tersedia dalam kemasan plastik kecil berwarna mencolok.

Selain meletakannya di tempat tertutup, sebaiknya jika di rumah ada balita, gunakan produk kamper yang berwarna polos.

Sumber: http://lifestyle.kompas.com/read/2017/05/18/123000120/
awas.rokok.elektronik.bisa.sebabkan.anak.keracunan


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more