10:00 . Jumlah Parpol Calon Peserta Pemilu Bertambah   |   09:00 . Kasus Penipuan Calon Perangkat Desa Dihentikan?   |   08:00 . Manajemen: Tekanan, dari Telpon Hingga Minta Uang   |   07:00 . 3 Cara Restoran Membuat Anda Memesan Lebih Banyak   |   06:00 . Stok Tabung Elpiji Melon Baru Terserap 6,5 Juta   |   22:00 . Merasa Dicurangi Wasit, Persibo Lapor Asprov   |   21:00 . Manajemen: Kekalahan Persibo Karena Faktor Non Teknis   |   20:00 . BPKAD Gelar Bimtek Transaksi Non Tunai   |   19:30 . Luka Parah, Sopir Dump Truk Meninggal di Lokasi   |   19:00 . BPJS Bergantung Subsidi Pemerintah   |   18:00 . Truk Fuso Vs Dump Truk, Jalan Bojonegoro-Babat Macet   |   17:00 . 2 Pasangan Diamankan Satpol PP, 1 Ngaku Nikah Siri   |   16:30 . Banyak Keputusan Memihak, Suporter Blokade Pintu Keluar Wasit   |   16:00 . Kalah 1-2 dari Aceh United, Harapan Persibo Pupus   |   15:30 . Keputusan Wasit Kontroversi, Persibo Tetap Bermain Menyerang   |  
Thu, 14 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 August 2017 17:00:00

PC IPNU Buat Gerakan Tolak Full Day School

PC IPNU Buat Gerakan Tolak Full Day School

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Menanggapi wacana Full Days School, tentu ada dampak negatif dan positif dalam penerapan sistem Full Day School (FDS) atau sekolah 9 jam dalam 5 hari, yang digagas oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) RI. Menilai dari sisi positifnya untuk memaksimalkan belajar terlebih meningkatkan potensi siswa.

Namun dilihat dari dampak negatifnya bisa membuat pelajar menjadi jenuh dalam belajar. Muhammad Nur Abidin, selaku Ketua Pengurus Cabang Ikatan Pemuda Nahdlatul Ulama (PC IPNU) Bojonegoro, mengatakan penerapan sistem FDS harus dikaji dengan serius serta mempertimbangkan dampak positif dan negatifnya, sebab tujuannya untuk memajukan pendidikan yang berada di Indonesia.

"Pada kenyataannya setiap daerah memiliki karakter pendidikan yang berbeda," terangnya.

Lima hari sekolah yang saat ini masih menimbulkan pro dan kontra itu, kata Abidin, membuat semua lembaga belum melaksanakannya, artinya sangat perlu sekali jika pemerintah mengkaji total akan diterapkannya sistem itu.

Pria asal Kecamatan Kanor itu berharap, jangan sampai FDS diterapkan. Menurutnya, tujuan memang bagus untuk mendidik siswa, tetapi justru membuat siswa-siswi merasakan kejenuhan dan tidak optimalnya dalam mengikuti pembelajaran. Beban pelajar menjadi berlebihan, mengakibatkan pelajar tidak memiliki ruang untuk bersosial baik pada orang tua maupun masyarakat secara umum.

"Kami meminta Mendikbud untuk mengkaji ulang penerapan FDS," terangnya.

Adanya gagasan FDS itu juga harus diikuti dengan melibatkan orang tua siswa, terutama kalangan ibu rumah tangga untuk ikut mengawasi dalam kegiatan belajar anak-anak di sekolah. Meski demikian, lanjut Abidin, sistem FDS untuk pendidikan dasar SD/MI dan SMP/MTS harus dikaji secara matang terlebih dahulu sebelum diterapkan, agar tidak muncul permasalahan baru dalam penerapannya.

"Jadi secara garis besar FDS masih belum bisa diterima di kalangan pelajar, terutama masyarakat secara umum," terangnya.

PC IPNU Bojonegoro juga membuat gerakan penolakan FDS untuk menyelamatkan Madrasah Diniyah dengan mengupload foto di sosial media dan diberikan hastag #JihadPelajarBojonegoro, #JihadSantriBojonegoro, #TolakFDS, #PelajarBojonegoroTolakFDS, dan #ipnuippnubojonegoroTolakFDS [ifa/mu]


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more