21:00 . Chek Dam Bocor, 3 RT di Sarangan Kebanjiran   |   20:00 . Jual Mobil Lising, Warga Malo Masuk Bui   |   19:00 . Siswa Luar Daerah Perketat Persaingan Olimpiade Matematika IKIP   |   18:00 . Ketua DPRD Kosong, Wawan Digantikan Agung   |   17:00 . 3836 Petani Sudah Ikut Asuransi Pertanian   |   16:00 . GTT Segera Terima SK, PTT Masih Tak Jelas?   |   15:00 . Pemerintah Dander Akan Lakukan Normalisasi Sungai   |   14:00 . Genangi Hektaran Lahan Padi, Petani Terancam Gagal Panen   |   13:00 . 170 Guru di Bojonegoro Ikuti Seminar PTK   |   12:00 . Tak Mampu Tahan Derasnya Air, Tanggul Sambiroto Jebol   |   11:00 . Pemasangan APK Tunggu Desain dari KPU   |   10:00 . Tauwa, Minuman Nikmat, Hangat Segarkan Badan   |   09:00 . Ayo...! Berselawat Bareng Ustad M. Ridwan Asyfi dan Kang Prabu   |   08:00 . Siaga Hijau, Debit Bengawan Solo Terus Surut   |   07:00 . Sering Konsumsi Soda? Waspadai Efek Sampingnya   |  
Mon, 26 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 11 September 2017 08:00:00

Tahun ini, 16.768 Warga Menderita ISPA

Tahun ini, 16.768 Warga Menderita ISPA

Reporter: Joel Joko

blokBojonegoro.com - Kemarau panjang yang terjadi seperti sekarang ini perlu diantisipasi bagi seluruh masyarakat, terutama yang memiliki imunitas lemah. Sebab, salah satu penyakit yang kerap mengintai yaitu infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Kasi Penyakit Menular Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Whenny Dyah menyebutkan, setiap tahunnya di Bojonegoro penderita ISPA berada di angka 28 ribu. Tahun ini saja hingga Agustus, sudah ada 16.768 orang yang terserang ISPA. "Setiap bulannya diperkirakan sekitar 2.500 orang yang terserang ISPA,” jelasnya.

Karena itu, perlunya kesadaran dari masyarakat menjaga pola makan, mengelola stres, dan memperbanyak cairan saat musim kemarau.

Sebab, debu dan kabut asap di jalanan yang bersifat karsinogen bisa menyebabkan ISPA. Menurutnya, ISPA memang menyerang orang karena virus yang menyebar ketika kekebalan tubuh sedang lemah. "Sedikit banyak cuaca sangat mempengaruhi penyebaran virus, namun ada baiknya setiap orang selalu memperhatikan asupan nutrisi dan cairan dalam tubuhnya agar kebal dari virus,” terangnya.

Terpisah, Humas RSUD Bojonegoro, Thomas Djaja mengatakan, ISPA memang harus memperhatikan asupan cairan, nutrisi, serta psikis. Karena, menurut dia, stres mampu mengganggu metabolisme manusia sehingga mudah terserang penyakit. Sementara itu, di RSUD Bojonegoro saat ini belum ada kasus terkena ISPA akibat terpapar cuaca yang sangat panas di musim kemarau saat ini.

"Belum ada yang secara signifikan terkena ISPA gara-gara cuaca panas seperti sekarang, kalau ada pasti akan segera saya kabari, rata-rata memang karena virus akibat kekebalan tubuh sedang lemah,” pungkasnya. [oel/mu]

*Foto ilustrasi


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more