14:00 . Hasil UNBK Siswa SMP di Bojonegoro Menurun   |   13:00 . PPDB Hari Pertama Terganggu Server Eror   |   12:00 . Mei Ini, Bantuan Beras Rastra Beralih ke BPNT   |   11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen   |   10:00 . Puasa, Pengunjung Pameran di Gedung UMKM Sepi   |   09:00 . Ditinggal Ngantar Masuk Kos, Motor Raib   |   08:00 . Berduaan di Pantai Tuban Saat Malam, Pelajar Bojonegoro Diamankan   |   07:00 . Tertawa Bisa Bikin Kita Lebih Produktif, Menurut Sains   |   21:00 . Menyamar Jadi Hidung Belang, Polisi Berhasil Ciduk WTS   |   20:00 . Pastikan Spek Bangunan, Dewan Akan Cek Lokasi   |   19:00 . Buka Bersama, Dandim Ingatkan Pemuda Waspada Penjajah   |   18:00 . Dirut PEPC: Proyek di Bojonegoro yang Paling Harmonis   |   17:00 . Junub Sebelum Sahur, Mandi Dulu Apa Langsung Makan?   |   16:00 . Ingin Jalan-Jalan? Tengok Suasana Pasar Takjil di Malo Yuk!!   |   15:00 . Safari Ramadan, PEPC Santuni Anak Yatim   |  
Fri, 25 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 15 December 2017 08:00:00

Difteri di Bojonegoro Tinggi di 2012, Terus Sekarang?

Difteri di Bojonegoro Tinggi di 2012, Terus Sekarang?

Reporter: Maratus Shofifah
 
blokBojonegoro.com - Kejadian Luar Biasa (KLB) penyakit difteri terjadi di beberapa wilayah. Hingga akhir tahun pada pertengahan Desember ini, untuk Kabupaten Bojonegoro masih aman untuk kasus menular tersebut. Pemkab Bojonegoro melalui Dinas Kesehatan terus melakukan pengamatan.
 
Humas Dinas Kesehatan (Dinkes) Bojonegoro, Suharto mengatakan, hingga saat ini belum ditemukan satu pun yang terkena difteri. Diharapkan semoga tetap tidak ada kedepannya. Penyakit yang mayoritas menyerang anak-anak tersebut sangat menular dan dapat menyebabkan kematian. 
 
"Penyebabnya adalah infeksi corynebacterium diphtheriae adalah bakteri patogen yang menyebabkan difteri," imbuhnya. 
 
Penyakit itu bisa dicegah dengan imunisasi. Kalau orang tua rajin ke Puskesmas pasti anak yang usia 10 tahun udah dapat imunisasi difteri, karena dalam program imunisasi rutin pada anak di bawah 1 tahun. 
 
Lima tahun belakangan ini memang difteri banyak menyerang di Bojonegoro. Tertinggi di tahun 2012 sebanyak 13 kasus, di tahun 2013 menurun menjadi 8 kasus dan di tahun 2014 menurun menjadi 1 kasus. Di tahun 2015 kembali naik menjadi 8 kasus serta di tahun 2016 turun lagi menjadi 6 kasus.
 
"Dengan jumlah kasus meninggal 3 orang di tahun 2011, 2012 dan 2013, jadi ada satu orang setiap tahunnya meninggal karena itu," imbuhnya. [ifa/mu]

Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more