14:00 . Hasil UNBK Siswa SMP di Bojonegoro Menurun   |   13:00 . PPDB Hari Pertama Terganggu Server Eror   |   12:00 . Mei Ini, Bantuan Beras Rastra Beralih ke BPNT   |   11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen   |   10:00 . Puasa, Pengunjung Pameran di Gedung UMKM Sepi   |   09:00 . Ditinggal Ngantar Masuk Kos, Motor Raib   |   08:00 . Berduaan di Pantai Tuban Saat Malam, Pelajar Bojonegoro Diamankan   |   07:00 . Tertawa Bisa Bikin Kita Lebih Produktif, Menurut Sains   |   21:00 . Menyamar Jadi Hidung Belang, Polisi Berhasil Ciduk WTS   |   20:00 . Pastikan Spek Bangunan, Dewan Akan Cek Lokasi   |   19:00 . Buka Bersama, Dandim Ingatkan Pemuda Waspada Penjajah   |   18:00 . Dirut PEPC: Proyek di Bojonegoro yang Paling Harmonis   |   17:00 . Junub Sebelum Sahur, Mandi Dulu Apa Langsung Makan?   |   16:00 . Ingin Jalan-Jalan? Tengok Suasana Pasar Takjil di Malo Yuk!!   |   15:00 . Safari Ramadan, PEPC Santuni Anak Yatim   |  
Fri, 25 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 11 January 2018 07:00:00

Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua 'Zaman Now'

Kesalahan Pola Asuh yang Sering Dilakukan Orangtua 'Zaman Now'

Reporter: -

blokBojonegoro.com - Setiap orangtua tentu berusaha untuk memberikan yang terbaik untuk buah hatinya. Tapi, terkadang kita sebagai orangtua tidak menyadari pola pengasuhan yang kita lakukan sebenarnya keliru dan berdampak negatif bagi anak.

Ketahui apa saja kesalahan pola asuh yang sering dilakukan orangtua zaman now, menurut para psikolog.

1. Memberi banyak pilihan

Kebanyakan orangtua mengira anak-anak seharusnya punya pilihan tak terbatas, padahal kenyataannya hal ini bisa membuat anak kewalahan dengan begitu banyaknya pilihan.

2. Banyak memuji

Tak sedikit anak-anak yang sudah kecanduan pujian. Mereka malas melakukan sesuatu kecuali ada imbalannya.

3. Berusaha membuat anak gembira

Seorang anak seharusnya dibiarkan untuk belajar bagaimana membuat dirinya gembria. Sebagai orangtua kita tidak bisa memaksa anak untuk bahagia.

4. Terlalu dimanjakan

Berusaha memenuhi setiap permintaan anak dipercaya orangtua akan membuat anak bahagia. Padahal, pola asuh seperti ini akan membuat anak sulit merasa puas dan membuat mereka suka memaksa.

Sebagian orangtua juga mengira anak-anak harus distimulasi setiap waktu agar tidak merasa bosan. Kebiasaan seperti ini justru dapat membuat anak kurang kreatif dan tidak tahu cara menghilangkan rasa bosan.

5. Membuat anak sibuk

Orangtua kebanyakan mengira bahwa "aktivitas" akan menjauhkan anak dari masalah. Faktanya, anak yang terlalu sibuk selain kelelahan juga bisa membuatnya jadi korban bullying.

6. Kepintaran dianggap paling penting

Membangga-banggakan prestasi akademik anak dapat membuat anak menjadi arogan dan merasa orang lain lebih bodoh. Kondisi ini justru membuat anak dijauhi teman-temannya.

7. Menyembunyikan topik sensitif seperti seks

Kebanyakan orangtua takut membicarakan soal seks dan percaya bahwa menghindari diskusi ini dengan anak-anak mereka bisa membuat anak terhindar dari perilaku seksual tidak pantas. Padahal, topik tentang pendidikan seks bisa dimulai sejak dini, disesuaikan dengan pemahaman anak.

8. Terlalu sering mengkritik

Anak yang orangtuanya terlalu sering mengritik akan tumbuh menjadi anak yang kurang percaya diri atau menuntut kesempurnaan dalam segala hal. Saat ia melakukan kesalahan, mereka merasa tidak berguna dan marah.

9. Membebaskan anak nonton tv atau main gadget

Batasi waktu Anda menatap layar elektronik, entah itu televisi, ponsel, atau gadget lain. Bahkan, seharusnya anak tidak diperkenalkan dengan gadget sebelum mereka berusia di atas dua tahun.

10. Terlalu melindungi anak

Naluri orangtua adalah melindungi anak, tetapi bukan berarti anak harus "dipagari" dari kesusahan. Pola asuh seperti ini dapat membuat anak kurang bersyukur dan menghargai sesuatu. Terkadang anak juga perlu belajar menghadapi kehilangan atau masalah.

*Sumber: kompas.com


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more