07:00 . 'Pelakor' Jadi Tren, Apa Kata Riset tentang Fenomena Ini?   |   22:00 . Peringati HPN, PWI Bojonegoro Ajak Masyarakat Bersalawat   |   21:00 . Chek Dam Bocor, 3 RT di Sarangan Kebanjiran   |   20:00 . Jual Mobil Lising, Warga Malo Masuk Bui   |   19:00 . Siswa Luar Daerah Perketat Persaingan Olimpiade Matematika IKIP   |   18:00 . Ketua DPRD Kosong, Wawan Digantikan Agung   |   17:00 . 3836 Petani Sudah Ikut Asuransi Pertanian   |   16:00 . GTT Segera Terima SK, PTT Masih Tak Jelas?   |   15:00 . Pemerintah Dander Akan Lakukan Normalisasi Sungai   |   14:00 . Genangi Hektaran Lahan Padi, Petani Terancam Gagal Panen   |   13:00 . 170 Guru di Bojonegoro Ikuti Seminar PTK   |   12:00 . Tak Mampu Tahan Derasnya Air, Tanggul Sambiroto Jebol   |   11:00 . Pemasangan APK Tunggu Desain dari KPU   |   10:00 . Tauwa, Minuman Nikmat, Hangat Segarkan Badan   |   09:00 . Ayo...! Berselawat Bareng Ustad M. Ridwan Asyfi dan Kang Prabu   |  
Mon, 26 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 07 February 2018 07:00:00

Kebiasaan Memencet Jerawat Justru Bikin Tambah Parah

Kebiasaan Memencet Jerawat Justru Bikin Tambah Parah

Reporter: -
 
blokBojonegoro.com - Walau kita sudah diingatkan oleh dokter kulit, teman, dan ibu, untuk tidak memencet jerawat, tapi gemas rasanya melihat satu jerawat yang terlihat sudah "matang" dan ingin segera mengempiskannya.
 
Jerawat yang aktif terjadi ketika pori-pori tersumbat oleh kelebihan minyak, sel kulit mati, bakteri, dan juga kotoran.
Sebelum kamu mulai memencetnya, ketahui dulu apa yang bisa terjadi di bawah permukaan kulit. Saat kita berjerawat, sebenarnya pori-pori sudah membengkak dan mengalami banyak tekanan.
 
Memencet jerawat, apalagi dengan alat yang tidak steril, bisa menyebabkan infeksi, sehingga bakterinya malah menyebar ke bagian kulit lain.
 
"Memencet jerawat sendiri tidak disarankan karena tekniknya belum tentu benar. Selain itu kalau jerawatnya dipencet dan terasa sakit, otomatis kita akan langsung berhenti. Kita tidak tahu apakah komedonya sudah tuntas diangkat atau belum," kata dr.Steffy Aditya, Clinical Director NMW Skincare Kalimalang Bekasi.
 
Ia menambahkan, sisa komedo yang tersisa di dalam jerawat, ditambah dengan pori-pori yang terlanjur terbuka saat dipencet, akan membuat akses kuman makin mudah masuk.
 
"Nanti dua atau tiga hari lagi jadi jerawat. Selain itu, jerawat seperti itu kecenderungannya akan meninggalkan bekas dibanding jerawat yang tidak diapa-apakan," papar Steffy.
Jerawat sebenarnya bisa membaik dengan sendirinya. Tetapi, jika dirasa mengganggu, konsultasikan dengan dokter kulit.
 
Menurut Steffy, ada berbagai penyebab jerawat, mulai dari karena faktor hormonal saat pubertas, gangguan hormon, atau jerawat yang disebabkan kurang menjaga kebersihan kulit.
 
"Masing-masing bisa diobati," katanya.
Jerawat yang "diganggu" dengan dipencet-pencet bisa menyebabkan bekas kehitaman atau kemerahan pada kulit, bahkan yang paling buruk adalah timbul scar atau bopeng.
 
*Sumber: kompas.com

Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more