07:00 . 'Pelakor' Jadi Tren, Apa Kata Riset tentang Fenomena Ini?   |   21:00 . Chek Dam Bocor, 3 RT di Sarangan Kebanjiran   |   20:00 . Jual Mobil Lising, Warga Malo Masuk Bui   |   19:00 . Siswa Luar Daerah Perketat Persaingan Olimpiade Matematika IKIP   |   18:00 . Ketua DPRD Kosong, Wawan Digantikan Agung   |   17:00 . 3836 Petani Sudah Ikut Asuransi Pertanian   |   16:00 . GTT Segera Terima SK, PTT Masih Tak Jelas?   |   15:00 . Pemerintah Dander Akan Lakukan Normalisasi Sungai   |   14:00 . Genangi Hektaran Lahan Padi, Petani Terancam Gagal Panen   |   13:00 . 170 Guru di Bojonegoro Ikuti Seminar PTK   |   12:00 . Tak Mampu Tahan Derasnya Air, Tanggul Sambiroto Jebol   |   11:00 . Pemasangan APK Tunggu Desain dari KPU   |   10:00 . Tauwa, Minuman Nikmat, Hangat Segarkan Badan   |   09:00 . Ayo...! Berselawat Bareng Ustad M. Ridwan Asyfi dan Kang Prabu   |   08:00 . Siaga Hijau, Debit Bengawan Solo Terus Surut   |  
Mon, 26 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 February 2018 18:00:00

Lokalisasi Ditutup, Dinkes Kesulitan Monitor HIV-AIDS ?

Lokalisasi Ditutup, Dinkes Kesulitan Monitor HIV-AIDS ?

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Setelah tempat lokalisasi di Kabupaten Bojonegoro ditutup, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ledre kesulitan untuk memonitor penyebab penularan virus HIV-Aids. Pasalnya, dengan ditutupnya tempat Lokalisasi tersebut bukan malah menjadikan prostitusi di Bojonegoro menghilang, tetapi malah berpindah-pindah atau berpencar.

Sebelumnya, saat masih adanya tempat prostistusi, Dinkes Bojonegoro tinggal mendatangi tempat itu untuk melakukan pendataan maupun pemonitoran. Akan tetapi, ketika ditutup para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang notabenya terjangkit HIV-AIDS malah berpindah tempat baru, sehingga otomatis untuk yang menggunakan jasanya juga orang baru.

"Mereka banyak yang berpencar seperti di warung-warung maupun tempat lainnya, yang menjadikan Dinkes kesulitan dan tentunya banyak pengunjung baru," ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bojonegoro, Totok Ismanto.

Untuk data penderita HIV dalam 3 tahun belakangan di Kabupaten Bojonegoro juga tergolong masih tinggi, dengan jumlah penderita di atas 150 orang. Sedangkan, orang yang meninggal lantaran penyakit yang disebabkan sering gonta ganti pasangan tersebut di atas 20 orang.

"Kalau tahun 2015 ada 186 orang yang terinfeksi dan 25 orang meninggal, sedangkan pada tahun 2016 ada 166 penderita dan yang meninggal ada 41 orang. Serta tahun 2017 ada 176 orang yang terinfeksi dan 24 orang meninggal," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Selama ditemukannya penderita HIV-Aids di Bojonegoro sejak tahun 2002 hingga tahun 2018 sekarang, sudah ada 1.060 kasus yang masuk di data Dinkes. Sedangkan untuk seseorang yang terjangkit virus HIV baru akan terlihat setelah 3 sampai 10 tahun, dengan gejala awal batuk, flu dalam istilah jawanya 'Greges' selama satu hari.

"Penyakit greges itu dalam satu hari biasanya langsung sembuh, namun untuk virus HIV sudah menyebar ke seluruh tubuh," ungkap Totok kepada blokBojonegoro.com.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir penyebaran penyakit HiV, Dinkes Bojonegoro berhap agar masyarakat Bojonegoro tidak bergonta-ganti pasangan seks atau melakukan prostitusi. Sedangkan Dinkes juga menggandeng beberapa instansi ataupun lainnya terkait pencarian penyebab HIV, sehingga bisa cepat teridenfikasi. [din/mu]


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more