07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 February 2018 18:00:00

Lokalisasi Ditutup, Dinkes Kesulitan Monitor HIV-AIDS ?

Lokalisasi Ditutup, Dinkes Kesulitan Monitor HIV-AIDS ?

Reporter: Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Setelah tempat lokalisasi di Kabupaten Bojonegoro ditutup, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Ledre kesulitan untuk memonitor penyebab penularan virus HIV-Aids. Pasalnya, dengan ditutupnya tempat Lokalisasi tersebut bukan malah menjadikan prostitusi di Bojonegoro menghilang, tetapi malah berpindah-pindah atau berpencar.

Sebelumnya, saat masih adanya tempat prostistusi, Dinkes Bojonegoro tinggal mendatangi tempat itu untuk melakukan pendataan maupun pemonitoran. Akan tetapi, ketika ditutup para Pekerja Seks Komersial (PSK) yang notabenya terjangkit HIV-AIDS malah berpindah tempat baru, sehingga otomatis untuk yang menggunakan jasanya juga orang baru.

"Mereka banyak yang berpencar seperti di warung-warung maupun tempat lainnya, yang menjadikan Dinkes kesulitan dan tentunya banyak pengunjung baru," ungkap Kabid Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit (P2P) Dinkes Bojonegoro, Totok Ismanto.

Untuk data penderita HIV dalam 3 tahun belakangan di Kabupaten Bojonegoro juga tergolong masih tinggi, dengan jumlah penderita di atas 150 orang. Sedangkan, orang yang meninggal lantaran penyakit yang disebabkan sering gonta ganti pasangan tersebut di atas 20 orang.

"Kalau tahun 2015 ada 186 orang yang terinfeksi dan 25 orang meninggal, sedangkan pada tahun 2016 ada 166 penderita dan yang meninggal ada 41 orang. Serta tahun 2017 ada 176 orang yang terinfeksi dan 24 orang meninggal," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Selama ditemukannya penderita HIV-Aids di Bojonegoro sejak tahun 2002 hingga tahun 2018 sekarang, sudah ada 1.060 kasus yang masuk di data Dinkes. Sedangkan untuk seseorang yang terjangkit virus HIV baru akan terlihat setelah 3 sampai 10 tahun, dengan gejala awal batuk, flu dalam istilah jawanya 'Greges' selama satu hari.

"Penyakit greges itu dalam satu hari biasanya langsung sembuh, namun untuk virus HIV sudah menyebar ke seluruh tubuh," ungkap Totok kepada blokBojonegoro.com.

Oleh karena itu, untuk meminimalisir penyebaran penyakit HiV, Dinkes Bojonegoro berhap agar masyarakat Bojonegoro tidak bergonta-ganti pasangan seks atau melakukan prostitusi. Sedangkan Dinkes juga menggandeng beberapa instansi ataupun lainnya terkait pencarian penyebab HIV, sehingga bisa cepat teridenfikasi. [din/mu]


Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more