17:00 . PPS Malo Lakukan Simulasi Pemungutan Suara   |   16:00 . AMAN Ajak Masyarakat Bojonegoro Tolak Politik Uang   |   15:00 . Hari ini Logistik Pilkada 2018 Tuntas Diditribusikan   |   14:00 . Diduga Ada Mahar, Ketua PPP Bojonegoro Pastikan Tak Ada   |   13:00 . Disperta Kembangkan Tanaman Sehat di 250 Hektare Lahan   |   12:00 . Kekeringan, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen   |   11:00 . Disdikda Ajukan Kepala SD Merangkap Bisa Tanda Tangan Ijazah   |   10:00 . Usulan RKB, Hanya Tiga Madrasah Disetujui   |   09:00 . Diserbu Pembeli, Stok Ledre Banyak yang Ludes   |   07:00 . Tersenyumlah Saat Difoto Paspor   |   06:00 . Menyingkap Rahasia Pacaran   |   21:00 . H+8, Terminal Rajakwesi Dominasi Arus Keberangkatan   |   20:00 . Halal Bihalal SMK Migas Dihadiri Perusahaan Mitra Sekolah   |   19:00 . Wihadi Wiyanto Ajak Menangkan Basudewa   |   18:00 . GTT K2 Bojonegoro Berharap Lebih Diperhatikan   |  
Sun, 24 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 12 March 2018 07:00:00

Ternyata, Stres Juga Bisa Menular..

Ternyata, Stres Juga Bisa Menular..

Reporter: -
 
blokBojonegoro.com - Ada banyak hal yang bisa memicu respon stres pada diri kita tetapi, tanpa disadari stres yang orang alami ternyata juga bisa "menular" ke kita.
 
Dikutip dari laman New York Post , kesimpulan itu dibuktikan dari riset yang dilakukan pada tikus. Disebutkan bahwa stres yang dialami orang lain dapat mengacaukan otak kita sama seperti halnya stres yang dialami sendiri.
 
Jaidep Bains, profesor fisiologi di Hotchkiss Brain Institute mengungkapkan stres dan emosi bisa 'menular’.
 
"Apakah ini konsekuensi yang akan bertahan lama bagi otak, hal itu belum tidak diketahui,” kata Bains yang hasil risetnya dimuat dalam jurnal
Nature Neuroscience.
 
Kendati penelitian baru dilakukan pada tikus, periset percaya bahwa temuan tersebut kemungkinan juga berlaku pada manusia.
 
Bain melanjutkan, seringkali tanpa disadari kita mengomunikasikan kondisi tertekan yang kita alami kepada orang di sekitar. Walau tanpa bahasa, tapi dari ekspresi wajah atau penggunaan bahasa tertentu sudah menandakan kita sedang stres.
 
Bahkan, beberapa gejala stres dapat bertahan di dalam anggota keluarga dan orang terdekat dari penderita stres pascatrauma (post traumatic stress disorder/PTSD).
 
Kendati demikian, tak semua stres berdampak buruk. “Kemampuan untuk merasakan keadaan emosional orang lain adalah bagian penting dalam menciptakan dan membangun ikatan sosial," katanya.
 
*Sumber: kompas.com

Pendidikan & Kesehatan

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more