19:00 . Pendma Kemenag Provinsi Pantau UNBK MTsN Bojonegoro   |   18:00 . Bantu Petani, Kosgoro Beri Bantuan Traktor   |   16:00 . APK Melanggar di Pekarangan Rumah Pun Ditertibkan   |   15:00 . Undang Insan Pers, Danrem Ajak Perangi Hoax   |   14:00 . Siswi Kelas 3 SD ini Ikut Lomba Rias Tiga Kabupaten   |   13:00 . 24 Perias Tiga Kabupaten Ikuti Perlombaan di Bojonegoro   |   12:00 . 3 SMP Menumpang Pelaksanaan UNBK di SMKN Dander   |   11:00 . Panwaskab Bersihkan APK yang Dinilai Melanggar   |   10:00 . Mencari Rumput, Warga Temayang Meninggal di Sambar Petir   |   09:00 . Ada Kendala Teknis dari Pusat, Siswa Sempat Panik   |   08:00 . 17.828 Siswa SMP/MTs Hari Ini Dimulai UNBK   |   07:00 . Simak, Tips Aman Santap Makanan Berkolesterol   |   06:00 . Ingin Jadikan Dander Kota ke Dua Setelah Bojonegoro   |   21:00 . Tentukan Sikap Sendiri, PKS Bojonegoro Dukung Mulyo-Atine   |   20:00 . Ditahan Imbang Blitar Poetra 1-1, Jordi Kartiko Kecewa   |  
Tue, 24 April 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 April 2017 13:00:00

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi pelanggan 900 volt ampere (VA), yang ditetapakan pada awal bulan Januari, dan kenaikan kedua pada Maret-April 2017 ini terus dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk warga yang ada di wilayah Bojonegoro selatan, tepatnya Kecamatan Bubulan.

Nuryanti salah satunya. Warga yang tinggal di RT.03/RW.01 Desa/Kecamatan Bubulan itu mengatakan, dirinya terkejut saat mengetahui pemakaian listrik sehari-hari sama, namun pembayaran melonjak drastis,

"Dari biasanya Rp150 ribu per bulan menjadi Rp225 ribu," kata Nur panggilan akrabnya, yang juga merupakan guru honorer di salah satu SD setempat.

Pelanggan lain, Yuliantik warga Desa Clebung, Kecamatan Bubulan juga mengeluhkan terkait naiknya tarif dasar listrik bagi pelanggan 900 VA. Bagi dirinya yang merupakan golongan warga sederhana, namun tetap merasakan imbas dari kenaikan listrik tersebut.

"Biaya membengkak dari Rp100 ribu perbulan menjadi Rp200 ribu," katanya.

Yuli sapaan akrab Yuliantik, dengan penghasilan keluarga yang pas-pasan serta penggunaan listrik yang tidak membutuhkan daya terlalu banyak, dirinya berkeinginan untuk mengajukan permohonan penurunan daya kepada petugas PLN setempat.

"Recananya ini mau mengajukan penurunan daya dari 900 VA manjadi 400 VA, agar kebutuhan keluarga jadi ringan," tandas Yuli. [top/mu]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 22 April 2018 10:00:41

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian Korp Alumni HMI (Kahmi) Bojoneggoro melakukan persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kesiapan itu ditunjukan dalam perkumpulan bersama Kahmi se Bojonegoro, Sabtu (21/4/2018) malam di Jalan Kolonel Sugiono.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more