21:00 . Disbudpar Apresiasi Pengelolaan Desa Wisata Bojonegoro   |   20:00 . Jembatan Mini di Dander Waterpark Siap Digunakan   |   19:00 . Surat Tugas Habis, PPP Bojonegoro Tetap Usung Kang PD   |   18:00 . Asidewi: SDM Pengelola Desa Wisata Perlu Peningkatan Kapasitas   |   17:00 . Petani Bendo Keluhkan Hama Jamur Tanaman Padi   |   16:00 . EMCL Apresiasi Osis SMPN Purwosari   |   15:00 . Di Bojonegoro ada 1090 Siswa Inklusi   |   14:00 . DPRD Minta Proyek Dihentikan   |   13:00 . Kecelakaan Truk di Kalitidu, 5 Orang Luka-luka   |   12:00 . Berniat Mendahului, Sesama Truk Tabrakan di Panjunan   |   11:00 . DPRD, Dishub dan Polres Sidak Jalan Veteran   |   10:00 . Kurangnya Rambu Peringatan, Proyek Jalan Veteran Berbahaya   |   09:00 . Bersyukur, Perangkat Desa Mojoranu Santuni Anak Yatim   |   08:30 . Desa Wisata di Bojonegoro Masih Perlu Banyak Pembenahan   |   08:00 . Difteri di Bojonegoro Tinggi di 2012, Terus Sekarang?   |  
Fri, 15 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 21 April 2017 13:00:00

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kenaikan Tarif Listrik Juga Dikeluhkan Warga Bubulan

Kontributor: Sutopo

blokBojonegoro.com - Kenaikan tarif listrik secara bertahap bagi pelanggan 900 volt ampere (VA), yang ditetapakan pada awal bulan Januari, dan kenaikan kedua pada Maret-April 2017 ini terus dikeluhkan oleh masyarakat, termasuk warga yang ada di wilayah Bojonegoro selatan, tepatnya Kecamatan Bubulan.

Nuryanti salah satunya. Warga yang tinggal di RT.03/RW.01 Desa/Kecamatan Bubulan itu mengatakan, dirinya terkejut saat mengetahui pemakaian listrik sehari-hari sama, namun pembayaran melonjak drastis,

"Dari biasanya Rp150 ribu per bulan menjadi Rp225 ribu," kata Nur panggilan akrabnya, yang juga merupakan guru honorer di salah satu SD setempat.

Pelanggan lain, Yuliantik warga Desa Clebung, Kecamatan Bubulan juga mengeluhkan terkait naiknya tarif dasar listrik bagi pelanggan 900 VA. Bagi dirinya yang merupakan golongan warga sederhana, namun tetap merasakan imbas dari kenaikan listrik tersebut.

"Biaya membengkak dari Rp100 ribu perbulan menjadi Rp200 ribu," katanya.

Yuli sapaan akrab Yuliantik, dengan penghasilan keluarga yang pas-pasan serta penggunaan listrik yang tidak membutuhkan daya terlalu banyak, dirinya berkeinginan untuk mengajukan permohonan penurunan daya kepada petugas PLN setempat.

"Recananya ini mau mengajukan penurunan daya dari 900 VA manjadi 400 VA, agar kebutuhan keluarga jadi ringan," tandas Yuli. [top/mu]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more