20:00 . Menampar Khayalan Jadi Penulis   |   19:00 . TMA Bengawan Solo Terus Menurun   |   18:00 . Targetkan Usia 17 Tahun Punya e-KTP, Disdukcapil Gencarkan Sosialisai   |   16:00 . 7 Titik Jalan Protokol Sering Tergenang Air Saat Hujan   |   15:00 . Era Digital, Anak Perlu Kegiatan Positif dan Penguatan Mental   |   14:00 . Kang Bas Sapa Jemaah di Mayangkawis   |   13:00 . Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Kalitidu Tenggelam di Bengawan   |   12:00 . Pelantikan DPK Kosgoro Bojonegoro Berlangsung Semarak   |   11:00 . Petani Desa Growok Kembali Tanam Padi Usai Diterjang Banjir   |   10:00 . Aris Merdeka Sirait Batal Datang ke Acara LPA Bojonegoro   |   09:00 . Agung Laksono Berangkatkan Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat   |   08:00 . Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI   |   07:00 . Waktu yang Tepat untuk Mengganti Program Olahraga   |   23:00 . Bojonegoro Launching Batik Painting   |   22:00 . Api dari Tungku Diduga Picu Kebakaran Oven Tembakau di Jono   |  
Sun, 19 November 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 September 2017 18:00:47

Guru, Istri dan Anak Tewas Ditabrak Bus

Ternyata, Sopir Belum Layak Kemudikan Bus

Ternyata, Sopir Belum Layak Kemudikan Bus

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Sopir Bus Dali Prima , Esa Wahyu Prayogo, warga Desa Cerme, Kecamatan Pace, Kabupaten Nganjuk, yang menabrak sepeda motor sampai menewaskan tiga orang sekeluarga sudah ditetapkan tersangka. Ternyata, sopir berusia 22 tahun tersebut sebenarnya belum layak mengemudikan bus jurusan Bojonegoro-Surabaya.

Baca juga [Jasa Raharja Berikan Santunan Korban Laka Bus di Baureno]

Kanit Laka Satlantas Polres Bojonegoro, Ipda Mukari memastikan sopir sudah ditetapkan tersangka dan bus yang dikemudikannya juga diamankan. Tetapi bus bernomor polisi S 7472 UA dititipkan di daerah Ngulanan, karena lokasi parkir Satlantas tidak memungkinkan.

"Bulan layak sopir bus, usianya masih 22 tahun dan SIM yang digunakan B1 biasa, belum B1 umum. Karena seharusnya SIM B1 umum yang digunakan sopir bus," jelasnya kepada blokBojonegoro.com, Rabu (6/9/2017).

Selain tidak memiliki SIM B1 umum, sopir tersebut juga baru bekerja menjadi sopir di PO tersebut selama enam bulan. "Itu pelanggaran administrasi saja dan pengalaman nyopirnya kurang. Ketika melamar bilangnya, B1 umum," terangnya setelah menghubungi PO tempat tersangka bekerja.

Dipastikan Mukari, tersangka terancam pasal 310 ayat 4 tentang kelalaian berlalu lintas yang mengakibatkan orang lain meninggal dunia. "Ancaman hukumannya 6 tahun penjara subsider denda Rp12 juta," pungkasnya.

Seperti diberitakan blokBojonegeoro.com sebelumnya, kecelakaan di Jalan Raya Baureno-Babat, tepatnya di Desa Gunungsari, Kecamatan Baureno, Kabupaten Bojonegoro, telah merenggut tiga nyawa sekaligus. Yakni Mohamad Dikron (45) beserta sang istri Chusnul Chowatim (35) dan anak terkecil Ahmad Fahreza Nasrullah (6) bulan. Sedangkan anak keduanya Dewi Fardatul Maghfiroh (10) mengalami luka-luka dan dirawat ke RS Muhammadiyah Lamongan.[zid/lis]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 19 November 2017 08:00:24

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI Minggu dini hari (19/11/2017), tepat pukul 02.35 WIB, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dan Satkoryon BANSER Kecamatan Temayang bekerja sama adakan Malam Keakraban (MAKRAB) di halaman TPQ Manbaul Huda, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more