21:00 . Chek Dam Bocor, 3 RT di Sarangan Kebanjiran   |   20:00 . Jual Mobil Lising, Warga Malo Masuk Bui   |   19:00 . Siswa Luar Daerah Perketat Persaingan Olimpiade Matematika IKIP   |   18:00 . Ketua DPRD Kosong, Wawan Digantikan Agung   |   17:00 . 3836 Petani Sudah Ikut Asuransi Pertanian   |   16:00 . GTT Segera Terima SK, PTT Masih Tak Jelas?   |   15:00 . Pemerintah Dander Akan Lakukan Normalisasi Sungai   |   14:00 . Genangi Hektaran Lahan Padi, Petani Terancam Gagal Panen   |   13:00 . 170 Guru di Bojonegoro Ikuti Seminar PTK   |   12:00 . Tak Mampu Tahan Derasnya Air, Tanggul Sambiroto Jebol   |   11:00 . Pemasangan APK Tunggu Desain dari KPU   |   10:00 . Tauwa, Minuman Nikmat, Hangat Segarkan Badan   |   09:00 . Ayo...! Berselawat Bareng Ustad M. Ridwan Asyfi dan Kang Prabu   |   08:00 . Siaga Hijau, Debit Bengawan Solo Terus Surut   |   07:00 . Sering Konsumsi Soda? Waspadai Efek Sampingnya   |  
Mon, 26 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 September 2017 08:00:13

Laporan dari Tiongkok (1)

Kajari Surabaya Berguru Tilang CCTV di Beijing

Kajari Surabaya Berguru Tilang CCTV di Beijing

Pengirim: Didik Farkhan Alisyahdi*

blokBojonegoro.com - Pada 11-15 September 2017 ini Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi mendapat kesempatan berkunjung ke Beijing, Tiongkok. Kebetulan saya ditunjuk sebagai salah satu delegasi Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) dalam The 22ND Annual Conference And General Meeting of The International Association of Presecutors.

Disela-sela acara konferensi Jaksa se-dunia itu saya yang asli Kabupaten Bojonegoro ingin menimba ilmu lebih jauh ke Negeri China. Terutama menyempatkan untuk "berguru" tilang CCTV di Negeri Panda. Saya ingin membawa "oleh-oleh" pengetahuan sistem tilang CCTV dari Beijing. Sekadar untuk pembanding penerapan tilang CCTV di Surabaya yang saat ini sedang diujicoba.

Untuk berburu informasi tilang CCTV itu, saya curi-curi waktu agar bisa keliling di beberapa ruas jalan di Beijing. Ditemani guide seorang mahasiswi asal Indonesia yang kuliah University of International Business and Economics (UIBE) bernama Agris dan sopir mobil sewaan bernama Mr. Bai saya mencari "sisik melik" tilang CCTV versi jalanan.

Pengamatan saya hampir seluruh ruas jalan di Beijing saat ini sudah terpasang CCTV canggih. Bentuk CCTV di Beijing hampir sama yang dipasang di Surabaya. Agak besar warna silver. Di setiap tiang khusus CCTV ada tiga kamera.  Kemudian hampir di setiap traffic light saya lirik hampir semuanya terpasang CCTV. Lalu di jalan tol dalam kota juga di setiap jarak tertentu juga berdiri tiang dan terpasang kamera "pengintai" itu. Saya tidak menghitung apa setiap satu KM atau lebih jaraknya. 

Saya coba tanya Mr. Bai (dibaca Pai, artinya putih) juga geleng-geleng ditanya jaraknya. Hanya saja dia selalu menunjukkan titik titik dimana terpasang CCTV. Dia menjelaskan karena ada CCTV itu, polisi lalu lintas di Beijing jarang berkeliaran di jalan-jalan.

Benar saja, selama saya "pusing-pusing" di kota hanya sesekali melihat Polantas yang berjaga di jalan. Saya melihat saat balik "pulang" di jalan dekat North Garden Hotel tempat saya menginap. Kebetulan saat itu sang Polantas tengah menilang mobil MPV yang salah parkir di atas trotoar.

Saat "adegan" penilangan saya turun mendekat. Analisa saya karena diatas trotoar tidak terpantau CCTV, maka si Polantas itu menilang manual. Ditilang dengan blangko tilang yang ditulis pulpen. Sekilas mirip dengan blangko tilang di Indonesia. Jadi rupanya di Beijing masih ada juga tilang konvensional. Sama seperti di Surabaya, ada tilang konvensional dan tilang CCTV. Saya mencoba lebih dekat lagi. Ternyata sang supir yang ditilang juga tampak tawar menawar supaya tidak ditilang. Saya tidak paham apa yang dibicarakan.

Kata Agris sang supir mencoba nego. Namun Polantas itu menolak. "Saat ini Polantas di Beijing susah disuap. Mereka selalu menolak. Beda dengan dulu masih bisa nego," terang Agris yang sudah empat tahun tinggal di Beijing. [mad]

*Pengirim: Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more