21:00 . EMCL dan LSM Pattiro Latih Usaha Para Kader Posyandu   |   20:00 . Meski Terendam Banjir, Warung di Sukosewu Tetap Buka   |   19:00 . Beberapa Mobil Berstiker Paslon, Para Kontraktor Dukung Anna-Wawan?   |   18:00 . Gandeng TROPIS, EMCL Kembangkan Sekolah Adiwiyata di Bojonegoro   |   17:00 . Kreatif, Warga Sidodadi Sediakan Ojek Grobak   |   16:00 . DPU Siap Cairkan Hutang Akhir Bulan Ini   |   15:30 . Banjir Panemon, Jalan Desa Sempat Lumpuh   |   15:00 . Kadisdik: LPJ BOS Harus Selesai Sebelum Bupati Lengser   |   14:30 . BPBD Kirim 750 Nasi Bungkus dan Makanan Siap Saji   |   14:00 . 3 Kecamatan Banjir Bandang, 2 Terkena Luapan Sungai   |   13:30 . Kades Sukosewu; 700 Lebih Rumah Warga Terendam Banjir   |   13:00 . Ruang Kelas Terendam, Siswa SMPN 1 Sukosewu Libur   |   12:00 . Banjir, Saatnya Berenang Gratis   |   11:00 . Kontraktor Demo Tuntut Pemkab Bayar Hutang   |   10:00 . 6 Desa di Sukosewu Terendam, Petugas Siaga   |  
Thu, 22 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 September 2017 12:00:00

Laporan dari Tiongkok (2)

Denda Tilang Nopol Genap Ganjil Bisa Rp2 Juta

Denda Tilang Nopol Genap Ganjil Bisa Rp2 Juta

Pengirim: Didik Farkhan Alisyahdi*

blokBojonegoro.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi yang mendapat kesempatan berkunjung ke Beijing, Tiongkok tidak menyia-nyiakan waktu senggang, walaupun cuma sedikit. Disela-sela sebagai salah satu delegasi Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) dalam The 22ND Annual Conference And General Meeting of The International Association of Presecutors, saya yang asli Wong Bojonegoro juga ingin menimba ilmu lebih di Negeri Panda tersebut.

Kembali ke cerita tilang CCTV seperti yang saya tulis sebelumnya, masih bersama Mr. Bai, sopir mobil sewaan dan ditemain guide mahasiswi asal Indonesia yang kuliah University of International Business and Economics (UIBE), Agris, saya kembali menulis pengalaman melihat langsung "sisik melik" tilang CCTV versi jalanan.

[Baca juga: Kajari Surabaya Berguru Tilang CCTV di Beijing ]

Mr. Bai mengatakan, di Beijing disamping bisa mengindentifikasi nopol yang melanggar marka, lampu traffic juga bisa menghitung kecepatan kendaraan. "Jadi Mobil yang melanggar kecepatan pasti ketahuan karena dihitung secara otomatis dari CCTV satu ke CCTV berikutnya. Pelanggaran berdasarkan jarak dan waktu tempuh," jelas Bai.    

Potensi pelanggaran lain yang tertangkap CCTV di Beijing adalah nopol genap dan ganjil. Bila ada pelanggaran yang "tertangkap" CCTV langsung tagihan dikirim ke alamat pemilik kendaraan yang terdaftar. Soal siapa yang mengendarai, itu urusan pemilik kendaraan.

"Denda pelanggaran nopol genap ganjil cukup tinggi. Per jam melanggar dikenakan denda RMB 1.000 (Rp 2 juta). Bahkan kalau kedapatan sering melanggar nopolnya itu akan dicabut," tambah pria berambut cepat itu.    

Di Beijing, orang akan sangat rugi kalau nopol mobil dicabut. Maklum, meski seseorang bisa beli mobil, untuk mendapatkan nopol harus daftar antri bertahun-tahun. Tidak seperti di Indonesia, asal bisa beli mobil langsung dapat nopol. Tentang tagihan denda tilang, dari penjelasan Mr. Bai tersirat ada tagihan langsung. Kalau tetap belum bayar akan ditagih "totalan" saat bayar pajak kendaraan tiap satu tahun.

Karena padatnya acara Konferensi, saya belum sempat wawancara dengan Polantas Beijing. Karena memang susah menemui di jalanan. Maklum tidak banyak jumlahnya yang bertugas di jalanan. Perannya sudah digantikan CCTV.

Diakhir perburuan tilang CCTV saya ditanya Agris, sang mahasiswi yang asli Jambi itu. Kenapa Bapak terus mengamati tilang CCTV. Begitu saya katakan kalau di Surabaya lagi ujicoba dia kaget.

"Hebat sekali Kota Surabaya," ujarnya sambil tanya apakah Jakarta sudah? Saya jawab belum. Untuk urusan lalu lintas memang Surabaya sejak dulu pionernya. Pelopornya. Inovatornya. Pemrakarsanya. Apalagi...ya??  He he. Yang jelas memang warga Surabaya beruntung punya Wali kota Bu Risma, Kapolrestabes Pak Iqbal. Kajari... Kang DF.....wkwkwkwk. [DF]

*Pengirim: Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more