20:00 . Menampar Khayalan Jadi Penulis   |   19:00 . TMA Bengawan Solo Terus Menurun   |   18:00 . Targetkan Usia 17 Tahun Punya e-KTP, Disdukcapil Gencarkan Sosialisai   |   16:00 . 7 Titik Jalan Protokol Sering Tergenang Air Saat Hujan   |   15:00 . Era Digital, Anak Perlu Kegiatan Positif dan Penguatan Mental   |   14:00 . Kang Bas Sapa Jemaah di Mayangkawis   |   13:00 . Tim SAR Lakukan Pencarian Warga Kalitidu Tenggelam di Bengawan   |   12:00 . Pelantikan DPK Kosgoro Bojonegoro Berlangsung Semarak   |   11:00 . Petani Desa Growok Kembali Tanam Padi Usai Diterjang Banjir   |   10:00 . Aris Merdeka Sirait Batal Datang ke Acara LPA Bojonegoro   |   09:00 . Agung Laksono Berangkatkan Puluhan Ribu Peserta Jalan Sehat   |   08:00 . Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI   |   07:00 . Waktu yang Tepat untuk Mengganti Program Olahraga   |   23:00 . Bojonegoro Launching Batik Painting   |   22:00 . Api dari Tungku Diduga Picu Kebakaran Oven Tembakau di Jono   |  
Sun, 19 November 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 September 2017 12:00:00

Laporan dari Tiongkok (2)

Denda Tilang Nopol Genap Ganjil Bisa Rp2 Juta

Denda Tilang Nopol Genap Ganjil Bisa Rp2 Juta

Pengirim: Didik Farkhan Alisyahdi*

blokBojonegoro.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi yang mendapat kesempatan berkunjung ke Beijing, Tiongkok tidak menyia-nyiakan waktu senggang, walaupun cuma sedikit. Disela-sela sebagai salah satu delegasi Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) dalam The 22ND Annual Conference And General Meeting of The International Association of Presecutors, saya yang asli Wong Bojonegoro juga ingin menimba ilmu lebih di Negeri Panda tersebut.

Kembali ke cerita tilang CCTV seperti yang saya tulis sebelumnya, masih bersama Mr. Bai, sopir mobil sewaan dan ditemain guide mahasiswi asal Indonesia yang kuliah University of International Business and Economics (UIBE), Agris, saya kembali menulis pengalaman melihat langsung "sisik melik" tilang CCTV versi jalanan.

[Baca juga: Kajari Surabaya Berguru Tilang CCTV di Beijing ]

Mr. Bai mengatakan, di Beijing disamping bisa mengindentifikasi nopol yang melanggar marka, lampu traffic juga bisa menghitung kecepatan kendaraan. "Jadi Mobil yang melanggar kecepatan pasti ketahuan karena dihitung secara otomatis dari CCTV satu ke CCTV berikutnya. Pelanggaran berdasarkan jarak dan waktu tempuh," jelas Bai.    

Potensi pelanggaran lain yang tertangkap CCTV di Beijing adalah nopol genap dan ganjil. Bila ada pelanggaran yang "tertangkap" CCTV langsung tagihan dikirim ke alamat pemilik kendaraan yang terdaftar. Soal siapa yang mengendarai, itu urusan pemilik kendaraan.

"Denda pelanggaran nopol genap ganjil cukup tinggi. Per jam melanggar dikenakan denda RMB 1.000 (Rp 2 juta). Bahkan kalau kedapatan sering melanggar nopolnya itu akan dicabut," tambah pria berambut cepat itu.    

Di Beijing, orang akan sangat rugi kalau nopol mobil dicabut. Maklum, meski seseorang bisa beli mobil, untuk mendapatkan nopol harus daftar antri bertahun-tahun. Tidak seperti di Indonesia, asal bisa beli mobil langsung dapat nopol. Tentang tagihan denda tilang, dari penjelasan Mr. Bai tersirat ada tagihan langsung. Kalau tetap belum bayar akan ditagih "totalan" saat bayar pajak kendaraan tiap satu tahun.

Karena padatnya acara Konferensi, saya belum sempat wawancara dengan Polantas Beijing. Karena memang susah menemui di jalanan. Maklum tidak banyak jumlahnya yang bertugas di jalanan. Perannya sudah digantikan CCTV.

Diakhir perburuan tilang CCTV saya ditanya Agris, sang mahasiswi yang asli Jambi itu. Kenapa Bapak terus mengamati tilang CCTV. Begitu saya katakan kalau di Surabaya lagi ujicoba dia kaget.

"Hebat sekali Kota Surabaya," ujarnya sambil tanya apakah Jakarta sudah? Saya jawab belum. Untuk urusan lalu lintas memang Surabaya sejak dulu pionernya. Pelopornya. Inovatornya. Pemrakarsanya. Apalagi...ya??  He he. Yang jelas memang warga Surabaya beruntung punya Wali kota Bu Risma, Kapolrestabes Pak Iqbal. Kajari... Kang DF.....wkwkwkwk. [DF]

*Pengirim: Kepala Kejaksaan Negeri Surabaya


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 19 November 2017 08:00:24

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI Minggu dini hari (19/11/2017), tepat pukul 02.35 WIB, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dan Satkoryon BANSER Kecamatan Temayang bekerja sama adakan Malam Keakraban (MAKRAB) di halaman TPQ Manbaul Huda, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more