19:00 . Harga Cabai Anjlok Rp2.000, Petani Meradang   |   18:00 . 7 Atlet SKI Bojonegoro Bawa Pulang 10 Medali Bupati Tuban   |   17:00 . Hujan, Jalan Penghubung Sekar-Gondang Berlumpur   |   16:00 . Dinyatakan Sembuh, Keluarga Masih Tolak Kepulangan Pelaku   |   15:00 . Kurang Atlet Mumpuni, POR SD/MI 2017 Tak Sesuai Target   |   14:00 . Lagi-lagi Open Tembakau di Bojonegoro Terbakar   |   14:00 . Bandar Judi Dadu Asal Kapas Diamankan Polsek Bubulan   |   13:00 . PLN: Penyebab 14 Tiang Listrik Roboh Karena Tanah Labil   |   12:00 . Hendak Buang Sampah, Pemilik Warkop Dihantam Kereta   |   11:00 . Belasan Tiang Listrik di Tanjungharjo Tumbang ke Persawahan   |   10:00 . Pendamping Kang PD Masih Belum Jelas   |   09:00 . 1.231 CJH 2018 Mulai Lakukan Pemberkasan   |   08:00 . Bojonegoro Baru, Tantangan Menjawab Kutukan Sumber Daya Alam?   |   07:00 . PMS Hanyalah Mitos Belaka?   |   20:00 . UMK Bojonegoro Urutan Ke-19 di Bawah Tuban dan Lamongan   |  
Wed, 22 November 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 13 September 2017 13:00:00

Aturan Baru, Perpadi Sosialisasi Penjualan Beras

Aturan Baru, Perpadi Sosialisasi Penjualan Beras

Reporter: M. Yazid

blokBojonegoro.com - Pasca aturan baru yang dikeluarkan dari Kemendagri mengenai aturan penjualan beras di pasaran, termasuk HET (Harga Eceran Tertinggi), Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Persatuan Pengusaha Penggilingan Padi dan Perdagangan Beras Indonesia (Perpadi) Kabupaten Bojonegoro, melakukan sosialisasi terkait kebijakan tersebut.

"Sejak awal bulan (tanggal 5 September) sampai 14 hari, kita melakukan sosialisasi," kata Sekretaris DPC Perpadi Kabupaten Bojonegoro, Arif Wahyudin kepada blokBojonegoro.com.

Menurutnya, selain bungkus beras yang dijual-belikan terdapat lebel premium atau medium, juga terkait HET yang sudah diatur. Sehingga penggilingan padi perlu memahami aturan itu agar melaksanakan sesuai aturan.

"Polisi bisa operasi ke toko-toko, beras dari mana dan izinnya bagaimana," terangnya.

Ditambahkan, dipastikan hasil rapat di Kemendagri beberapa waktu lalu, terkait penerapan Permendagri diberikan 'kelonggaran' 14 hari. Serta HET tidak perlu dicantumkan dalam kemasaan, cukup dicantumkan medium atau premium.

"Kriteria kualitas yang utama diperhatikan yang tercantum dalam Permendagri," pungkas Mas Ayik panggilan akrabnya. [zid/mu]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 19 November 2017 08:00:24

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI Minggu dini hari (19/11/2017), tepat pukul 02.35 WIB, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dan Satkoryon BANSER Kecamatan Temayang bekerja sama adakan Malam Keakraban (MAKRAB) di halaman TPQ Manbaul Huda, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more