19:00 . Tradisi Gumbreg, Usir Tikus Ala Masyarakat Desa Sidorejo   |   18:00 . Basuki Temu Kangen Bersama Alumni SMPN Dander   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, 3 Rumah Warga Sudu Terbakar   |   16:00 . Persibo, Marwah dan Kebanggaan   |   15:00 . Kang Yoto: PNS Harus Pandai Atur Keuangan   |   14:00 . Ajang Silaturahim, Gebyar Maulid dan Pawai Ta'aruf Meriah   |   13:00 . Kompak, Siswa PSHT Bubulan Kerja Bakti Bangun Jalan   |   12:00 . DPU: Kami Sudah Mengingatkan Rekanan, Tapi Diabaikan   |   11:00 . UN Paket B dan C Diwacanakan Berbasis Komputer Tahun Depan   |   10:00 . Wakapolres Resmi Buka Drumband Competition   |   09:00 . Rawan Bencana, Sekcam Dander Imbau Masyarakat Waspada   |   08:00 . Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Lomba Drumband di GOR Dander   |   07:00 . Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo   |   00:00 . Lagu Akad jadi Penutup Acara Jazz Bengawan   |   23:00 . Selain ke PSSI, Manajemen Juga Melapor ke Menpora   |  
Sun, 17 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 11 October 2017 11:00:00

2017, 8 Ribu Pernikahan, Kemenag Masih Kurang Penghulu

2017, 8 Ribu Pernikahan, Kemenag Masih Kurang Penghulu

Reporter: M. Safuan

blokBojonegoro.com - Dari 27 Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di Kabupaten Bojonegoro, hanya ada 22 penghulu atau petugas pencatat nikah, sehingga beberapa KUA menggunakan tenaga Jabatan Fungsional Umum (JFU) atau staf KUA untuk membantu kekosongan.

Namun jumlah 27 penghulu tersebut tidak serta mengisi di setiap KUA kecamatan, meskipun idealnya di setiap KUA harus memiliki 2 penghulu, namun hingga kini di setiap KUA hanya 1 penghulu, adapun kekurangan penghulu tersebut sudah terjadi sejak 2015.

Saat ditemui blokBojonegoro.com, Kepala Seksi (Kasi) Bimbingan Masyarakat (Binmas) Kemenag Bojonegoro, Masduki mengungkapkan, ada 9 kantor urusan agama yang hingga saat ini masih kekurangan penghulu, yakni KUA Kedewan, Kasiman, Ngraho, Margomulyo, Sekar, Ngambon, Malo, Bubulan, dan Gondang.

"Kekurangan penghulu sudah terjadi sejak 2015 lalu," tambahnya.

Padahal setiap tahun, pihaknya membuka peluang pendaftaran penghulu meskipun hanya di lingkup Kemenag Bojonegoro untuk mengisi jabatan tersebut, namun setiap tahunnya yang daftar tidak sampai 5 pendaftar atau bisa dihitung dengan jari. "Padahal tahun lalu sudah ada 2 penambahan penghulu," jelas Masduki saat ditemui blokBojonegoro.com di ruang kerjanya.

Saat disinggung minimnya minat pendaftar penghulu tersebut, dirinya tidak mengetahui secara pasti, namun yang jelas untuk bisa menjadi penghulu harus sudah menjadi PNS golongan III A. "Dan minimal lulusan strata satu (S-1)  Syariah," katanya.

Meski kekurangan tenaga penghulu, hal itu tidak menjadikan hambatan untuk setiap KUA di masing-masing kecamatan, oleh karenanya tenaga JFU tersebut turut dimaksimalkan kinerjanya dalam membantu dan melayani kebutuhan yang ada, sehingga kinerja di setiap KUA tetep bisa bejalan dengan maksimal.

"Karena tiap tahun angka pernikahan di Bojonegoro terus mengalami peningkatan, bahkan hingga bulan Oktober ini, angka pernikahan sudah mencapai 8 ribu lebih," tutup Masduki. [saf/mu]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more