17:00 . Kreatif, Warga Sidodadi Sediakan Ojek Grobak   |   16:00 . DPU Siap Cairkan Hutang Akhir Bulan Ini   |   15:00 . Kadisdik: LPJ BOS Harus Selesai Sebelum Bupati Lengser   |   14:30 . BPBD Kirim 750 Nasi Bungkus dan Makanan Siap Saji   |   14:00 . 3 Kecamatan Banjir Bandang, 2 Terkena Luapan Sungai   |   13:30 . Kades Sukosewu; 700 Lebih Rumah Warga Terendam Banjir   |   13:00 . Ruang Kelas Terendam, Siswa SMPN 1 Sukosewu Libur   |   12:00 . Banjir, Saatnya Berenang Gratis   |   11:00 . Kontraktor Demo Tuntut Pemkab Bayar Hutang   |   10:00 . 6 Desa di Sukosewu Terendam, Petugas Siaga   |   09:00 . Puluhan Rumah Terendam, Akses Jalan Sukosewu Lumpuh   |   08:00 . Padi Siap Panen Rusak Diterjang Banjir Bandang   |   07:00 . Cinta yang Hilang dan 6 Alasan Lain Perselingkuhan   |   06:00 . Hujan Deras, Wilayah Selatan Bojonegoro Diterjang Banjir   |   02:00 . Petir Menggelegar Hingga Listrik Padam Iringi Kedatangan Banjir   |  
Thu, 22 February 2018
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Wednesday, 06 December 2017 20:00:27

Meski Sepi, PKL di RSUD Lama Tetap Bertahan

Meski Sepi, PKL di RSUD Lama Tetap Bertahan

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Pasca dipindahnya Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sosodoro Djatikoesoemo yang dulu berada di Jalan Dr.Wahidin dan saat ini berada Jalan Veteran sangat berdampak pada perputaran ekonomi sekitar. Salah satunya pada pedagang kali lima.

Hal itu sebagaimana disampaikan salah satu pedagang, Sumarmi yang berjualan berada persis di depan pagar RSUD tepatnya berada tak jauh dari tempat parkir.

Sumarmi mengaku, sudah 14 tahun berjualan di lapak sederhana depan RSUD Sosodoro Djatikoesoemo lama.

"Biasanya jual makanan (nasi) bisa menghabiskan 8 kilogram beras, dulu saat dulu ramai," kata Mak sapaan akrabnya kepada blokBojonegoro.com, Rabu (6/12/2017).

Namun, lanjut Mak, saat ini hanya 1 hingga 2 kilogram saja. Ia mengaku harus berusaha istiqomah dan tetap bersyukur atas apa yang ada saat ini. Sebab, dirinya menjadi tulang punggung keluarga pasca ditinggal pergi sang suami keharibaan Sang Khalik. 

"Ditelateni dan disyukuri saja," kata   Mak dengan nada penuh rasa syukur atas nikmat yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa.

Ia menceritakan, dari jualan tersebut dirinya bisa menghidupi tujuh anaknya hingga dewasa. Lantaran, suaminya meninggal sejak anak-anaknya masih kecil. Oleh karena itu dirinya harus berjuang agar  bisa bertahan hidup.

Lapak Mak Marmi sangatlah sederhana yaitu hanya menggunakan atap terop, dan gerobak sebagai tempat makanan, serta meja dan kursi ala kadarnya.

Sumarmi, berdagang mulai dari sekitar pukul 04.30. Selama bertahun-tahun dirinya istiqomah menjajakan dagangannya yaitu, nasi lodeh, oseng-oseng, sambel penyet. Selain itu juga menjual kopi, teh, jahe, dan tak ketinggalan gorengan baik tempe dan lainnya.

"Ya ditelateni dan disyukur," tandasnya. [top/lis]
 


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Wednesday, 07 February 2018 12:00:00

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred

    Joe Jadi GM dan Yazid Promosi ke Pemred Setelah blokTuban.com melakukan penyegaran, Blok Media Group kembali menggelar reorganisasi dan kini giliran blokBojonegoro.com. Pucuk pimpinan media online terpandang di wilayah Bojonegoro dan sekitarnya itu resmi berganti.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more