17:00 . PPS Malo Lakukan Simulasi Pemungutan Suara   |   16:00 . AMAN Ajak Masyarakat Bojonegoro Tolak Politik Uang   |   15:00 . Hari ini Logistik Pilkada 2018 Tuntas Diditribusikan   |   14:00 . Diduga Ada Mahar, Ketua PPP Bojonegoro Pastikan Tak Ada   |   13:00 . Disperta Kembangkan Tanaman Sehat di 250 Hektare Lahan   |   12:00 . Kekeringan, Ribuan Hektare Lahan Pertanian Terancam Gagal Panen   |   11:00 . Disdikda Ajukan Kepala SD Merangkap Bisa Tanda Tangan Ijazah   |   10:00 . Usulan RKB, Hanya Tiga Madrasah Disetujui   |   09:00 . Diserbu Pembeli, Stok Ledre Banyak yang Ludes   |   07:00 . Tersenyumlah Saat Difoto Paspor   |   06:00 . Menyingkap Rahasia Pacaran   |   21:00 . H+8, Terminal Rajakwesi Dominasi Arus Keberangkatan   |   20:00 . Halal Bihalal SMK Migas Dihadiri Perusahaan Mitra Sekolah   |   19:00 . Wihadi Wiyanto Ajak Menangkan Basudewa   |   18:00 . GTT K2 Bojonegoro Berharap Lebih Diperhatikan   |  
Sun, 24 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 March 2018 17:00:00

Bojonegoro Siaga Banjir

Baru Dilantik, PJ Bupati Bojonegoro Disambut Banjir

Baru Dilantik, PJ Bupati Bojonegoro Disambut Banjir

Reporter: Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - PJ Bupati Bojonegoro, Suprianto, yang baru dilantik tadi pagi, Selasa (13/3/2018), langsung disambut dengan luapan sungai bengawan solo. 
 
Asisten 1 Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Setda Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur tersebut mengungkapkan, harus menikmati suguhan banjir dari sungai terpanjang di pulau jawa ini. Pasalnya, musibah banjir tersebut bisa disebut sudah menjadi kultur (budaya) masyarakat Bojonegoro dan harus segera ditanggulangi.
 
"Ya harus bagaimana lagi, saya harus menikmati pekerjaan saya ini," terang Suprianto saat mengunjungi Taman Bengawan Solo (TBS), Selasa (13/3/2018) sore.
 
Ia juga menjelaskan, sudah melakukan koordinasi dengan BPBD Bojonegoro maupun Provinsi untuk segera menanggulanginya, dan diharapkan selalu siaga. Karena, seumpama ketika tanggul jebol paling tidak sudah ada persiapan dari segi apapun.
 
"Saya juga kan kebetulan menjabat dalam bidang pemerintahan Provinsi, sehingga langsung saya koordinasikan tadi," lanjut Suprianto yang ditemain oleh kepala BPBD Bojonegoro, Andik Sudjarwo.
 
Ia juga menuturkan, biasanya ketika akan datang banjir besar sudah ada tanda-tanda alamnya, seperti muka air bengawan yang terlihat cembung, cacing keluar, semut keluar dan ayam tak lagi mau mengerami telurnya. Oleh karena itu, jika masyarakat sudah mengetahui gejala tersebut diharapkan harus waspada.
 
"Itu kata pak Andik, yang sudah lama dan mengetahui kondisi air bengawan solo," ungkap Suprianto dengan menepuk pundak Andik Sudjarwo.
 
Ia juga berharap kepada para penyedia jasa penyebrangan (perahu) agar benar-benar memanfaatkan pelampung yang telah diberi oleh BPBD maupun Dinas Perhubungan (Dishub). Pasalnya, ia melihat sendiri jasa penyebrangan tidak memakai pelampung yang diberikan secara bertahap itu.
 
"Seharusnya jasa penyebrangan juga memperhatikan keselamatan dan memberikan perhatian kepada para penumpang," pungkas Suprianto sebelum bertolak ke lokasi pengungsian.[ din/mu]

Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more