19:00 . Pendma Kemenag Provinsi Pantau UNBK MTsN Bojonegoro   |   18:00 . Bantu Petani, Kosgoro Beri Bantuan Traktor   |   16:00 . APK Melanggar di Pekarangan Rumah Pun Ditertibkan   |   15:00 . Undang Insan Pers, Danrem Ajak Perangi Hoax   |   14:00 . Siswi Kelas 3 SD ini Ikut Lomba Rias Tiga Kabupaten   |   13:00 . 24 Perias Tiga Kabupaten Ikuti Perlombaan di Bojonegoro   |   12:00 . 3 SMP Menumpang Pelaksanaan UNBK di SMKN Dander   |   11:00 . Panwaskab Bersihkan APK yang Dinilai Melanggar   |   10:00 . Mencari Rumput, Warga Temayang Meninggal di Sambar Petir   |   09:00 . Ada Kendala Teknis dari Pusat, Siswa Sempat Panik   |   08:00 . 17.828 Siswa SMP/MTs Hari Ini Dimulai UNBK   |   07:00 . Simak, Tips Aman Santap Makanan Berkolesterol   |   06:00 . Ingin Jadikan Dander Kota ke Dua Setelah Bojonegoro   |   21:00 . Tentukan Sikap Sendiri, PKS Bojonegoro Dukung Mulyo-Atine   |   20:00 . Ditahan Imbang Blitar Poetra 1-1, Jordi Kartiko Kecewa   |  
Tue, 24 April 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Tuesday, 13 March 2018 20:00:00

Bojonegoro Siaga Banjir

Pengungsi di Gedung Serbaguna Terus Berdatangan

Pengungsi di Gedung Serbaguna Terus Berdatangan

Reporter: Muhammad Qomarudin
 
blokBojonegoro.com - Akibat meluapnya sungai bengawan solo di Kabupaten Bojonegoro membuat aktivitas warga mulai terganggu. Bahkan banyak rumah warga di beberapa kecamatan yang ada di Kota Ledre terendam.
 
Disamping itu, lantaran warga was-was apabila sewaktu-waktu banjir semakin tinggi, mereka malam ini harus rela tidur di pengungsian di gedung serbaguna, khususnya warga Ledok Wetan, Kecamatan Kota.
 
"Sekarang sudah ada sekitar 90 pengungsi dari 20 KK warga Ledok Wetan," terang Kepala Kelurahan Ledok Wetan, Dwi Endang Murtiati.
 
Endang juga mengungkapkan, para pengungsi diprediksi bakal terus bertambah jika melihat semakin tingginya muka air bengawan solo. Namun, ada juga sebagian warganya yang masih memilih bertahan di rumah untuk mengamankan harta benda.
 
"Kalau yang berada di lorong 2 kedalaman banjir sudah mencapai pinggang orang dewasa dan ada juga beberapa rumah yang baru terendam," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.
 
Sebelumnya, untuk banjir luapan sungai bengawan solo yang terjadi pada bulan Februari 2018, sebanyak 293 warga Ledok Wetan mengungsi di gedung serbaguna. Yang mana, terdiri dari balita, anak kecil, orang dewasa maupun orang tua.
 
"Tadi sudah ada bantuan dari BPBD yang berupa sembako maupun alat kebersihan," tutur Dwi Endang Murtiati.
 
Sementara itu juga sudah terlihat petugas dari Puskesmas desa setempat yang siap siaga untuk memberikan obat maupun memeriksa pengungsi apabila mengeluh sakit. Bahkan, petugas kesehatan dari Puskesmas Wisma Indah tersebut sudah siaga sejak pagi tadi.
 
"Di sini menyediakan banyak obat, seperti obat gatal-gatal, batuk, kadas maupun lain-lainnya. Serta tadi juga sudah ada beberapa pengungsi yang minta obat lantaran merasa gatal-gatal," tutup salah satu bidan yang tengah bertugas, Indahyani. [din/mu]

Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 22 April 2018 10:00:41

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian

    Sambut Ramadan, Kahmi Bojonegoro Bahas Isu Kekinian Korp Alumni HMI (Kahmi) Bojoneggoro melakukan persiapan menyambut datangnya bulan suci Ramadan. Kesiapan itu ditunjukan dalam perkumpulan bersama Kahmi se Bojonegoro, Sabtu (21/4/2018) malam di Jalan Kolonel Sugiono.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more