19:00 . Ha....Bawang Merah 'Palsu' Sempat Beredar di Bojonegoro   |   18:00 . KPUD: Logistik Pilkada Sudah Tersalurkan ke Tiga Daerah Terpencil   |   17:00 . PPDB Offline Jalur Prestasi Dibuka Hari Ini   |   16:00 . RJJ Segera Mulai Pembukaan Lahan Pipa Gas GPF JTB   |   15:00 . Beredar Bawang Merah Palsu, Masyarakat Harus Jeli   |   14:00 . Ijazah SD Ditandatangani Kasek yang Merangkap, ini Kata Disdik   |   13:00 . Pasca Lebaran, Masyarakat Bojonegoro Ramai-ramai Cari Kerja   |   12:00 . Pipa PDAM di Ngunut Bocor, Distribusi Terganggu   |   11:00 . Cabdindik Bojonegoro Gelar Halal Bil Halal   |   10:00 . Gandeng Muslimat NU, MPR RI Kuatkan 4 Pilar   |   09:00 . Keluar Zona Nyaman, Dulu Model Kini Jadi Perias Profesional   |   08:00 . Hari Tenang, Panwakab Awasi Money Politik   |   07:00 . 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Kulit Kepala Kering   |   20:00 . Berat, Inilah Lawan Bojonegoro FC U-17 di Grup J   |   19:00 . Masa Tenang, Satpol PP Bersihkan APK   |  
Tue, 26 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 13 May 2018 21:00:50

Ibu Hamil Asal Bojonegoro Menjadi Korban Bom Surabaya

Ibu Hamil Asal Bojonegoro Menjadi Korban Bom Surabaya

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Satu dari puluhan korban luka dalam peristiwa pengeboman di Kota Surabaya, Minggu pagi, ternyata berasal dari Kabupaten Bojonegoro. Korban bernama Siti Mukaromah asal Kecamatan Baureno yang sedang hamil empat bulan.

Perempuan 25 tahun tersebut, menjadi korban ledakan bom saat melintas di dekat Gereja Kristen Indonesia (GKI) Diponegoro. Siti Mukaromah melintas setelah pulang kerja dari Rumah Sakit, yang menjalankan sift malam.

"Saat melintasi GKI dengan sepeda motor sendirian, tiba-tiba bom meledak dan Mukaromah tidak bisa menghindarinya," terang kakak korban, Siti Mukhlisotin.

Kakak korban menuturkan, Mukaromah mengalami luka bakar sekitar 15-30 persen. Serta, terdapat pula luka bakar di wajah korban dan saat ini sedang dirawat di rumah sakit di Surabaya pasca terjadinya ledakan tersebut.

"Saya belum bisa memastikan seperti apa keparahannya karena saya sedang di rumah dan kebetulan kakak saya yang berada di sana juga ikut mengurusi Mukaromah," terangnya saat ditemui oleh blokBojonegoro.com ketika Pasinan, Minggu (13/5/2018).

Untuk kondisi sendiri, Mukaromah sudah menunjukan kondisi yang lebih baik. Namun masih harus mendapatkan perawatan yang intensif dari dokter.

Seperti diketahui, Tiga gereja di surabaya menjadi sasaran pengeboman yaitu Gereja Santa Maria Tak Bercela (SMTB) di Ngagel, Gereja Kristen Indonesia (GKI) di Jalan Diponegoro dan GPPS Sawahan di Jalan Arjuna pukul 07.13 WIB yang mengakibatkan sekitar 11 orang meninggal dan 40 lainya luka-luka.

"Semoga adik saya cepat diberi kesembuhan dan tidak terjadi apa-apa terhadap kandunganya," harap cemas Mukhlisotin.[din/ito]


Peristiwa

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more