17:00 . Kang Yoto Ajak Joget Bersama di Negeri Atas Angin   |   16:00 . Forpimda Pasang Bendera Jumbo di Negeri Atas Angin   |   15:00 . Semester Kedua, Masyarakat Ramai-ramai Gadaikan Barang   |   14:00 . Komisi D: Mengkhawirkan, Perlintasan Tanpa Palang Perlu Dibangun   |   13:00 . Sering Kehilangan Poin, BFC Tak Tampilkan Pemain Terbaik   |   12:00 . Medan Pertempuran di Tuban Selatan   |   11:00 . Tujuh Bacabup Diundang Fit And Proper Test DPD PDI Jatim   |   10:00 . Forkopimda Upacara HUT Kemerdekaan di Negeri Atas Angin   |   09:00 . DPD PDIP Jatim Adakan Fit And Pro Proper Test Bacabup   |   08:00 . Tak Mau Kalah, Guru SMKN 5 Antusias Lomba Makan Kerupuk   |   07:00 . Rahasia Meracik Kopi Tubruk ala Barista   |   06:00 . Woww...! Produksi Minyak JOB PPEJ 8.600 BPH   |   21:00 . Meski Kemarau, Air di Wisata Growgoland Tak Berubah   |   20:00 . MTsN 1 Bojonegoro Semarakkan HUT RI dengan Berbagai Kegiatan   |   19:00 . Janji Dinikahi, Gadis 15 Tahun Disetubuhi Remaja Sumberrejo   |  
Fri, 18 August 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 03 August 2017 20:00:30

Berikut, Cara Sederhana Sulap Singkong Jadi Gaplek

Berikut, Cara Sederhana Sulap Singkong Jadi Gaplek

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Musim kemarau, sebagian petani di Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, mulai panen singkong. Selanjutnya singkong tersebut akan dibuat gaplek. 
 
Seperti yang dilakukan seorang warga desa setempat, Patmi, dia terlihat tengah sibuk menjemur singkong yang sudah dikupas dan dibelah menjadi gaplek basah. 
 
Untuk membuat gaplek terbilang  cukup mudah dan tidak terlalu rumit. Pertama, setelah singkong siap panen, lalu diambil isinya dan selanjunya dikupas serta dibelah, kemudian dijemur.
 
"Agar singkong bisa menjadi gaplek kering membutuhkan waktu 4 hari," kata Patmi, Kamis, (3/8/2017) di lokasi.
 
Dijelaskan, gaplek nantinya bisa dijual ataupun dikonsumsi. Namun dirinya lebih memilih untuk menjualnya. Harga gaplek kering sendiri menurut dia, sekitar Rp1.700 per kilogram. 
 
Patmi selama ini memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk bercocok tanam singkong. Lahannya pun tidak terlalu luas, hanya sekitar seperempat hektare.
 
"Setelah kering nanti saya jual, lalu setelah itu uangnya buat beli beras. Maklum saya ini kan orang tidak mampu," ujar Patmi kepada blokBojonegoro.com. [top/lis]

Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 07 July 2017 22:00:33

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an

    YSP dan Blokers Peduli Serahkan Bantuan Kepada Ibu Naf'an Dana yang terkumpul dari para Blokers (Sebutan para pembaca blokBojonegoro.com) hasil kerja sama blokBojonegoro.com dengan Yayasan Sedulur Pena (YSP) diberikan kepada Srimaningsih (Ibu Naf'an). Rencananya, bantuan tersebut akan digunakan untuk berobat Anis, yang tidak lain adalah adik kandung dari Naf'an.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Saturday, 05 August 2017 10:00:46

    Membangun Ekonomi Ansor Melalui Peternakan

    Membangun Ekonomi Ansor Melalui Peternakan Peternakan merupakan hal yang strategis untuk meningkatkan perekonomian, namun hal itu harus di lakukan dengan benar. Setidaknya, hal itu yang disampaikan dalam dialog OBOR yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gayam Kabupaten Bojonegoro pada Jumat (4/8/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more