16:00 . PMI Serahkan Perahu Kepada 3 Desa Program CFR   |   15:00 . Badan Hukum UPK PNPM di Bojonegoro Masih Belum Jelus?   |   14:00 . Setelah Digusur, Warga Akan Direlokasi   |   13:00 . 4 Bacakades Beged PAW Ikuti Tes Tulis   |   12:00 . Warga Dipastikan Tak Dapat Ganti Rugi   |   11:00 . Dari Kajari, Putra Bojonegoro Jabat Aspidus Kajati Jatim   |   10:00 . PKK Ringintunggal Kunjungi Lapangan Migas Banyuurip   |   09:00 . Sebelum Purna, Bupati akan Mutasi PNS Lagi   |   08:00 . Besok, Pemkab Gelar Grebeg Berkah Jonegaran   |   07:00 . 4 Olahraga Terbaik di Dunia Versi Harvard University   |   06:00 . Pagi Ini Emas Antam Dibuka Turun Rp4.000/gram   |   23:00 . Sempat Tertinggal 3 Gol, EMCL Imbangi NGO dan Wartawan   |   22:00 . Demi Budaya Literasi, SMAN 3 Gelar Pelatihan Menulis   |   21:00 . Diwajibkan Pemerintah, Ini Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar   |   20:00 . Ingat! Per 31 Oktober Semua Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang   |  
Wed, 18 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 03 August 2017 20:00:30

Berikut, Cara Sederhana Sulap Singkong Jadi Gaplek

Berikut, Cara Sederhana Sulap Singkong Jadi Gaplek

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Musim kemarau, sebagian petani di Trenggulunan, Kecamatan Ngasem, mulai panen singkong. Selanjutnya singkong tersebut akan dibuat gaplek. 
 
Seperti yang dilakukan seorang warga desa setempat, Patmi, dia terlihat tengah sibuk menjemur singkong yang sudah dikupas dan dibelah menjadi gaplek basah. 
 
Untuk membuat gaplek terbilang  cukup mudah dan tidak terlalu rumit. Pertama, setelah singkong siap panen, lalu diambil isinya dan selanjunya dikupas serta dibelah, kemudian dijemur.
 
"Agar singkong bisa menjadi gaplek kering membutuhkan waktu 4 hari," kata Patmi, Kamis, (3/8/2017) di lokasi.
 
Dijelaskan, gaplek nantinya bisa dijual ataupun dikonsumsi. Namun dirinya lebih memilih untuk menjualnya. Harga gaplek kering sendiri menurut dia, sekitar Rp1.700 per kilogram. 
 
Patmi selama ini memanfaatkan lahan milik Perhutani untuk bercocok tanam singkong. Lahannya pun tidak terlalu luas, hanya sekitar seperempat hektare.
 
"Setelah kering nanti saya jual, lalu setelah itu uangnya buat beli beras. Maklum saya ini kan orang tidak mampu," ujar Patmi kepada blokBojonegoro.com. [top/lis]

Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more