16:00 . PMI Serahkan Perahu Kepada 3 Desa Program CFR   |   15:00 . Badan Hukum UPK PNPM di Bojonegoro Masih Belum Jelus?   |   14:00 . Setelah Digusur, Warga Akan Direlokasi   |   13:00 . 4 Bacakades Beged PAW Ikuti Tes Tulis   |   12:00 . Warga Dipastikan Tak Dapat Ganti Rugi   |   11:00 . Dari Kajari, Putra Bojonegoro Jabat Aspidus Kajati Jatim   |   10:00 . PKK Ringintunggal Kunjungi Lapangan Migas Banyuurip   |   09:00 . Sebelum Purna, Bupati akan Mutasi PNS Lagi   |   08:00 . Besok, Pemkab Gelar Grebeg Berkah Jonegaran   |   07:00 . 4 Olahraga Terbaik di Dunia Versi Harvard University   |   06:00 . Pagi Ini Emas Antam Dibuka Turun Rp4.000/gram   |   23:00 . Sempat Tertinggal 3 Gol, EMCL Imbangi NGO dan Wartawan   |   22:00 . Demi Budaya Literasi, SMAN 3 Gelar Pelatihan Menulis   |   21:00 . Diwajibkan Pemerintah, Ini Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar   |   20:00 . Ingat! Per 31 Oktober Semua Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang   |  
Wed, 18 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Sunday, 06 August 2017 13:30:57

Kumpulrejo Gelar Festival Waluh

Kumpulrejo Gelar Festival Waluh

Reporter: M Safuan

blokBojonegoro.com - Banyak cara yang dilakukan untuk memperkenalkan potensi desa yang ada di Kabupaten Bojonegoro, yakni salah satunya dengan menggelar "Festival Waluh" seperti yang ditunjukkan Desa Kumpulrejo, Kecamatan Kapas pada Minggu (6/8/2017) pagi.

Waluh atau biasa dikenal dengan labu kuning tersebut merupakan hasil lahan pertanian lokal desa setempat, dengan menggelar acara ini nantinya dapat juga memperkenalkan adanya potensi baru yang ada di Bojonegoro. Pada festival itu hadir beberapa tamu undangan di antaranya Wakil Bupati Bojonegoro didampingi kepala Dinas Ketahanan Pangan, Muspika Kecamatan Kapas dan tamu undangan lainnya.

Saat ditemui blokBojonegoro.com, Kepala Desa Kumpulrejo, Wiyono mengatakan festival ini sebagai upaya untuk memperkenalkan potensi yang dimiliki oleh desa. Sekaligus ini momentum pertama dalam menggelar festival aneka produk olahan berbahan waluh.

"Ada Kurang lebih 800 waluh yang dijadikan tugu kali ini, yang beratnya minimal 3 kilogram," jelasnya.

Ratusan masyarakat sekitar bahkan sejak pagi sudah memadati area festival waluh bertempat di lapangan desa tersebut. Banyak aneka kreasi olahan produk yang semuanya bahan utamanya labu kuning. Selain itu, masyarakat juga disuguhi berbagai aneka pertunjukkan salah satunya seni Reog.

Pada Kesempatan itu, Wakil Bupati Bojonegoro juga membuka acara tersebut, dalam sambutannya sangat mengapresiasi langkah para perangkat desa setempat, yang mempunyai ide inovatif dalam memperkenalkan produk yang bahan bakunya dari hasil lahan pertanian desa sendiri.

"Saya bangga dengan inisiatif para warga sini, yang mampu mengolah dan berhasil meningkatkan mutu dan kualitas waluh menjadi produk yang aman dan berkhasiat," tuturnya di hadapan masyarakat yang hadir.

Pada festival itu, juga dipamerkan makanan dodol waluh yang panjangnya hingga 16 meter, di mana dodol tersebut merupakan hasil olahan dari ibu desa setempat. Nampak aneka stand bazar turut menjual aneka makanan dan minuman yang bahannya dari waluh seperti ice cream, kripik, keciput, wingko, rempeyek, krupuk dan berbagai aneka makanan lainnya.

"Semoga dengan adanya festival ini dapat menjadi Ikon baru Bojonegoro," harap Kades Kumpulrejo. [saf/ito]


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more