16:00 . PMI Serahkan Perahu Kepada 3 Desa Program CFR   |   15:00 . Badan Hukum UPK PNPM di Bojonegoro Masih Belum Jelus?   |   14:00 . Setelah Digusur, Warga Akan Direlokasi   |   13:00 . 4 Bacakades Beged PAW Ikuti Tes Tulis   |   12:00 . Warga Dipastikan Tak Dapat Ganti Rugi   |   11:00 . Dari Kajari, Putra Bojonegoro Jabat Aspidus Kajati Jatim   |   10:00 . PKK Ringintunggal Kunjungi Lapangan Migas Banyuurip   |   09:00 . Sebelum Purna, Bupati akan Mutasi PNS Lagi   |   08:00 . Besok, Pemkab Gelar Grebeg Berkah Jonegaran   |   07:00 . 4 Olahraga Terbaik di Dunia Versi Harvard University   |   06:00 . Pagi Ini Emas Antam Dibuka Turun Rp4.000/gram   |   23:00 . Sempat Tertinggal 3 Gol, EMCL Imbangi NGO dan Wartawan   |   22:00 . Demi Budaya Literasi, SMAN 3 Gelar Pelatihan Menulis   |   21:00 . Diwajibkan Pemerintah, Ini Cara Registrasi Ulang Kartu Prabayar   |   20:00 . Ingat! Per 31 Oktober Semua Kartu Prabayar Wajib Registrasi Ulang   |  
Wed, 18 October 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 August 2017 21:00:00

Masih Kokoh, Waduk Pacal Peninggalan Penjajah Belanda

Masih Kokoh, Waduk Pacal Peninggalan Penjajah Belanda

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Agustus adalah bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sebab tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka dari penjajah.

Berbicara penjajah di Kabupaten Bojonegoro juga ada tempat bersejarah peninggalan penjajah di era kolonial Belanda.

Yaitu adalah Wisata Waduk Pacal, yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Tepatnya berada di wilayah selatan dari pusat Kota Bojonegoro kurang lebih berjarak sekitar 35 Kilometer. Waduk itu berfungsi sebagai irigasi dan pengendali banjir.

Kondisi bangunan masih terlihat kokoh. Yaitu di sekitar pintu keluar air waduk tertulis tahun peresmian waduk kebanggan warga Bojonegoro, tepatnya pada tahun 1933 silam. Sedangkan mulai dibuat sekitar tahun 1924.

Jika dihitung Waduk Pacal sudah berumur sekitar 83 tahun. Namun, kondisi bangunan waduk masih terlihat kokoh. Mulai dari tembok bendungan, dan bangunan di sekitar tebing juga masih bagus hingga kini.

Menurut penjaga pintu masuk Waduk Pacal, Suyadi mengatakan, jika bagunan itu memang peningglan belanda. "Yang jelas itu peninggalan penjajah belanda, yang masih ada tanda hingga saat ini adalah tahun peresmian yaitu 1933," ujar Suryadi kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu, hingga saat ini keberadaan Waduk Pacal sangat berguna bagi sebagian petani di Kabupaten Bojonegoro, yaitu bisa mengairi lahan persawahan untuk warga di wilayah Kecamatan Temayang, Sukosewu, Balen, Kapas, Kanor, Sumberrejo, Kepohbaru, Kedungadem, Sugihwaras, dan Baureno. [top/mu]


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 04 October 2017 06:00:00

    Laporan dari Tiongkok (4)

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok

    Berburu Rumah Makan Indonesia di Tiongkok Disela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing 11-15 September 2017 lalu, saya menyempatkan diri berburu rumah makan Indonesia di Tiongkok. Maklum selama konferensi lidah saya belum bisa sepenuhnya menerima menu lokal. Jadi selalu kangen rawon…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more