19:00 . Tradisi Gumbreg, Usir Tikus Ala Masyarakat Desa Sidorejo   |   18:00 . Basuki Temu Kangen Bersama Alumni SMPN Dander   |   17:00 . Diduga Konsleting Listrik, 3 Rumah Warga Sudu Terbakar   |   16:00 . Persibo, Marwah dan Kebanggaan   |   15:00 . Kang Yoto: PNS Harus Pandai Atur Keuangan   |   14:00 . Ajang Silaturahim, Gebyar Maulid dan Pawai Ta'aruf Meriah   |   13:00 . Kompak, Siswa PSHT Bubulan Kerja Bakti Bangun Jalan   |   12:00 . DPU: Kami Sudah Mengingatkan Rekanan, Tapi Diabaikan   |   11:00 . UN Paket B dan C Diwacanakan Berbasis Komputer Tahun Depan   |   10:00 . Wakapolres Resmi Buka Drumband Competition   |   09:00 . Rawan Bencana, Sekcam Dander Imbau Masyarakat Waspada   |   08:00 . Ribuan Masyarakat Antusias Saksikan Lomba Drumband di GOR Dander   |   07:00 . Bahaya Tersembunyi Diet Rendah Karbo   |   00:00 . Lagu Akad jadi Penutup Acara Jazz Bengawan   |   23:00 . Selain ke PSSI, Manajemen Juga Melapor ke Menpora   |  
Sun, 17 December 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 12 August 2017 21:00:00

Masih Kokoh, Waduk Pacal Peninggalan Penjajah Belanda

Masih Kokoh, Waduk Pacal Peninggalan Penjajah Belanda

Reporter: Sutopo

blokBojonegoro.com - Agustus adalah bulan bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sebab tepat pada tanggal 17 Agustus 1945 Indonesia merdeka dari penjajah.

Berbicara penjajah di Kabupaten Bojonegoro juga ada tempat bersejarah peninggalan penjajah di era kolonial Belanda.

Yaitu adalah Wisata Waduk Pacal, yang terletak di Desa Kedungsumber, Kecamatan Temayang, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Tepatnya berada di wilayah selatan dari pusat Kota Bojonegoro kurang lebih berjarak sekitar 35 Kilometer. Waduk itu berfungsi sebagai irigasi dan pengendali banjir.

Kondisi bangunan masih terlihat kokoh. Yaitu di sekitar pintu keluar air waduk tertulis tahun peresmian waduk kebanggan warga Bojonegoro, tepatnya pada tahun 1933 silam. Sedangkan mulai dibuat sekitar tahun 1924.

Jika dihitung Waduk Pacal sudah berumur sekitar 83 tahun. Namun, kondisi bangunan waduk masih terlihat kokoh. Mulai dari tembok bendungan, dan bangunan di sekitar tebing juga masih bagus hingga kini.

Menurut penjaga pintu masuk Waduk Pacal, Suyadi mengatakan, jika bagunan itu memang peningglan belanda. "Yang jelas itu peninggalan penjajah belanda, yang masih ada tanda hingga saat ini adalah tahun peresmian yaitu 1933," ujar Suryadi kepada blokBojonegoro.com.

Sementara itu, hingga saat ini keberadaan Waduk Pacal sangat berguna bagi sebagian petani di Kabupaten Bojonegoro, yaitu bisa mengairi lahan persawahan untuk warga di wilayah Kecamatan Temayang, Sukosewu, Balen, Kapas, Kanor, Sumberrejo, Kepohbaru, Kedungadem, Sugihwaras, dan Baureno. [top/mu]


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 05 December 2017 10:00:00

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang

    Sah, Nevi bT Lepas Lajang Keluarga besar blokMedia Group (blokTuban.com dan blokBojonegoro.com) berbahagia pada Senin (4/12/2017) malam. Pasalnya, admin perusahaan yakni Ria Nevitasari telah melepas lajang setelah dipersunting Syaikhul Umam.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 11 December 2017 21:00:18

    KAJAT: Sarana Kembangkan Keilmuan Mahasiswa

    Dalam rangka menambah wawasan keilmuan, Pengurus Himpunan Mahasiswa Program Studi (Himaprodi) Pendidikan Agama Islam (PAI) Institut Agama Islam (IAI) Sunan Giri Bojonegoro gelar kajian bermanfaat (KAJAT) yang bertempat di Aula PCNU Bojonegoro. Senin, (11/12/2017).

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more