00:00 . 2018, Target Lifting Nasional 830.000 Barel per Hari   |   23:30 . Hasil Imbang, Pelatih Perseta Kecewa   |   23:00 . Ini Nama-nama Pengurus Asosiasi Media Siber Indonesia   |   22:30 . Tumpukan Jerami Bakar Kandang Sapi di Desa Katur   |   22:00 . Tahan Imbang Perseta 1-1, Persibo Lolos ke Semi Final   |   21:30 . Menit 60, Perseta Tulungagung Samakan Kedudukan   |   21:00 . 7 Menit Babak ke Dua, Sejumlah Peluang Tercipta   |   20:30 . Babak Pertama Persibo Ungguli Perseta 1-0   |   20:00 . Kiper Perseta Gagalkan Tendangan Penalti Persibo   |   19:30 . Hadapi Persibo, Perseta Turunkan Formasi 4-4-2   |   19:00 . Coach Putu: Jangan Biarkan Perseta Bermain Berkembang   |   18:30 . Rebutan Gunungan Puncak Acara Grebek Berkah   |   18:00 . Kementerian ESDM Akan Segera Legalkan Pertamini?   |   17:30 . TPPI Produksi 1,6 Juta Barel per Bulan   |   17:00 . Sambut Bulan Muharram, YPPAD Gelar Pawai Ta'aruf   |  
Thu, 21 September 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 August 2017 18:00:06

Di Bojonegoro Selatan, Banyak Muncul Wahana Wisata Baru

Di Bojonegoro Selatan, Banyak Muncul Wahana Wisata Baru

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Akhir-akhir ini, banyak bukit di Bojonegoro bagian selatan menjadi tempat wisata.
 
Data yang terhimpun, hasil penelusuran blokBojonegoro.com di lapangan menunjukkan ada sedikitnya 5 wisata bukit di wilayah Bojonegoro selatan.
 
Bukit-bukit tersebut antara lain, pertama Bukit Cinta Negeri Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Bukit Tono, Desa Sambongrejo, Gunung Kaji dan Gunung Watu serta Wisata Krondonan, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang.
 
Adanya banyak wisata di daerah selatan tersebut mendapat respon positif dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Amir Syahid.
 
Amir mengatakan, bertambahnya wahana wisata di Kota Ledre jelas berdampak positif bagi semua pihak. Apalagi, keberadaan wisata yang berawal dari inisiatif warga masyarakat setempat terlebih dahulu.
 
"Jadi jika sudah demikian, baru kami selaku pemerintah memberi pengarahan bagaimana tata cara pengelolaan yang baik," kata Amir kepada blokBojenegoro.com.
 
Karena jika tidak dari masyarakat atau warga sekitar daerah yang mengembangkan pontensi terlebih dahulu, maka pemerintah akan kesulitan untuk mempromosikannya.
 
"Kalau masyarakat tidak ada inisiatif tapi inisiatif dari pemerintah, hal itu akan berbahaya jika ada masyarakat setempat yang tidak suka akan adanya wisata di wilayahnya. Sebab akan membahayakan pengunjung. Jadi oleh karena itu peran masyarakat untuk mengembangkan wisata terlebih dahulu sangat dianjurkan," ujar Amir saat memberi penjelasan kepada awak media. [top/lis]

Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 17 September 2017 22:00:51

    Laporan dari Tiongkok (3)

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing

    Mengunjungi Masjid Jujukan Presiden RI di Beijing Di sela-sela mengikuti The 22ND Annual Conference And General Meeting Of The International Association Of Presecutors di Beijing, Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Surabaya, Didik Farkhan Alisyahdi menyempatkan diri berkunjung ke Masjid Niu Jie. Masjid yang pernah dikunjungi dua presiden RI ketika melakukan kunjungan kenegaraan ke…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more