19:00 . Harga Cabai Anjlok Rp2.000, Petani Meradang   |   18:00 . 7 Atlet SKI Bojonegoro Bawa Pulang 10 Medali Bupati Tuban   |   17:00 . Hujan, Jalan Penghubung Sekar-Gondang Berlumpur   |   16:00 . Dinyatakan Sembuh, Keluarga Masih Tolak Kepulangan Pelaku   |   15:00 . Kurang Atlet Mumpuni, POR SD/MI 2017 Tak Sesuai Target   |   14:00 . Lagi-lagi Open Tembakau di Bojonegoro Terbakar   |   14:00 . Bandar Judi Dadu Asal Kapas Diamankan Polsek Bubulan   |   13:00 . PLN: Penyebab 14 Tiang Listrik Roboh Karena Tanah Labil   |   12:00 . Hendak Buang Sampah, Pemilik Warkop Dihantam Kereta   |   11:00 . Belasan Tiang Listrik di Tanjungharjo Tumbang ke Persawahan   |   10:00 . Pendamping Kang PD Masih Belum Jelas   |   09:00 . 1.231 CJH 2018 Mulai Lakukan Pemberkasan   |   08:00 . Bojonegoro Baru, Tantangan Menjawab Kutukan Sumber Daya Alam?   |   07:00 . PMS Hanyalah Mitos Belaka?   |   20:00 . UMK Bojonegoro Urutan Ke-19 di Bawah Tuban dan Lamongan   |  
Wed, 22 November 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Langgar No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Friday, 18 August 2017 18:00:06

Di Bojonegoro Selatan, Banyak Muncul Wahana Wisata Baru

Di Bojonegoro Selatan, Banyak Muncul Wahana Wisata Baru

Reporter: Sutopo
 
blokBojonegoro.com - Akhir-akhir ini, banyak bukit di Bojonegoro bagian selatan menjadi tempat wisata.
 
Data yang terhimpun, hasil penelusuran blokBojonegoro.com di lapangan menunjukkan ada sedikitnya 5 wisata bukit di wilayah Bojonegoro selatan.
 
Bukit-bukit tersebut antara lain, pertama Bukit Cinta Negeri Atas Angin, Desa Deling, Kecamatan Sekar, Bukit Tono, Desa Sambongrejo, Gunung Kaji dan Gunung Watu serta Wisata Krondonan, Desa Krondonan, Kecamatan Gondang.
 
Adanya banyak wisata di daerah selatan tersebut mendapat respon positif dari Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Bojonegoro, Amir Syahid.
 
Amir mengatakan, bertambahnya wahana wisata di Kota Ledre jelas berdampak positif bagi semua pihak. Apalagi, keberadaan wisata yang berawal dari inisiatif warga masyarakat setempat terlebih dahulu.
 
"Jadi jika sudah demikian, baru kami selaku pemerintah memberi pengarahan bagaimana tata cara pengelolaan yang baik," kata Amir kepada blokBojenegoro.com.
 
Karena jika tidak dari masyarakat atau warga sekitar daerah yang mengembangkan pontensi terlebih dahulu, maka pemerintah akan kesulitan untuk mempromosikannya.
 
"Kalau masyarakat tidak ada inisiatif tapi inisiatif dari pemerintah, hal itu akan berbahaya jika ada masyarakat setempat yang tidak suka akan adanya wisata di wilayahnya. Sebab akan membahayakan pengunjung. Jadi oleh karena itu peran masyarakat untuk mengembangkan wisata terlebih dahulu sangat dianjurkan," ujar Amir saat memberi penjelasan kepada awak media. [top/lis]

Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 25 August 2017 14:30:19

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo

    GM bB Hadir Diundang Kajari Surabaya

    Jambore Nasional Revolusi Mental di Solo, Jawa Tengah yang dimulai Jumat (25/8/2017) berlangsung meriah. Bahkan, jalanan di kota asal Presiden Republik Indonesia Joko Widodo tersebut sampai macet total.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Sunday, 19 November 2017 08:00:24

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI

    Pagar Nusa dan Banser Temayang Gelar Makrab, Perkuat NKRI Minggu dini hari (19/11/2017), tepat pukul 02.35 WIB, Pimpinan Anak Cabang (PAC) Pencak Silat Nahdlatul Ulama (PSNU) Pagar Nusa dan Satkoryon BANSER Kecamatan Temayang bekerja sama adakan Malam Keakraban (MAKRAB) di halaman TPQ Manbaul Huda, Desa Buntalan, Kecamatan Temayang.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more