19:00 . Ha....Bawang Merah 'Palsu' Sempat Beredar di Bojonegoro   |   18:00 . KPUD: Logistik Pilkada Sudah Tersalurkan ke Tiga Daerah Terpencil   |   17:00 . PPDB Offline Jalur Prestasi Dibuka Hari Ini   |   16:00 . RJJ Segera Mulai Pembukaan Lahan Pipa Gas GPF JTB   |   15:00 . Beredar Bawang Merah Palsu, Masyarakat Harus Jeli   |   14:00 . Ijazah SD Ditandatangani Kasek yang Merangkap, ini Kata Disdik   |   13:00 . Pasca Lebaran, Masyarakat Bojonegoro Ramai-ramai Cari Kerja   |   12:00 . Pipa PDAM di Ngunut Bocor, Distribusi Terganggu   |   11:00 . Cabdindik Bojonegoro Gelar Halal Bil Halal   |   10:00 . Gandeng Muslimat NU, MPR RI Kuatkan 4 Pilar   |   09:00 . Keluar Zona Nyaman, Dulu Model Kini Jadi Perias Profesional   |   08:00 . Hari Tenang, Panwakab Awasi Money Politik   |   07:00 . 7 Bahan Alami untuk Mengatasi Kulit Kepala Kering   |   20:00 . Berat, Inilah Lawan Bojonegoro FC U-17 di Grup J   |   19:00 . Masa Tenang, Satpol PP Bersihkan APK   |  
Tue, 26 June 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Saturday, 21 October 2017 17:00:00

Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan di Bojonegoro Timur

Karangdayu, Pusat Pengasapan Ikan di Bojonegoro Timur

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Banyak yang tidak tahu bahwa di Desa Karangdayu, Kecamatan Baureno, Bojonegoro, menjadi sentra pengasapan ikan. Saat masuk ke desa ini bau semerbak ikan yang diasapi sudah tercium dan menyergak di dalam hidung. Tampak ribuan ikan dijajar di wadah dan ditaruh di dalam rumah. Hampir semua rumah memiliki usaha pengasapan ikan. Pekerjaaan mengolah berbagai macam ikan segar menjadi ikan asap sudah dilakukan masyarakat setempat secara turun-temurun.

"Menjadi aktivitas masyarakat di sini setiap hari melakukan pengasapan ikan," kata salah satu masyarakat, Lastin.

Perempuan yang akrab disapa Mbak Tin itu mengaku, di Desa Karangdayu tersebut memang sudah menjadi sentra pengasapan ikan laut sejak puluhan tahun lalu. Menurut dia, pengasapan ikan tersebut sudah turun-temurun dari kakek-neneknya. Sehingga sampai saat ini warga sekitar masih banyak yang melakukan pengasapan ikan sebagai pekerjaan sehari-hari.

"Sudah lama sekali mulainya, turun temurun dari kakak-nenek,"ujarnya.

Ikan yang diasap itu antara lain, ikan lele, wader, kutuk, bandeng, nila dan jambal, namun mayoritas kebanyakan ikan lele. Dalam satu hari ikan lele yang diasap mencapai 4 kuintal atau setara dengan 400 kilogram, sedangkan ikan yang lain hanya berkisar antara 40 hingga 50 biji saja . Ikan-ikan tersebut dibeli dari pasar terkedat, yaitu pasar Baureno, Babat dan Bojonegoro. Namun terkadang juga langsung membeli di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Tuban.

"Dari pasar banyak yang meminta ikan lele dibanding yang lain," terangnya.

Hal yang sama diungkap pengasap ikan lain, Kasuri, setiap hari selalu melakukan pengasapan ikan yang dimulai pagi hari sampai sore. Ikan yang masih segar setelah dibelinya dari pedagang dibersihkan, setelah itu ditusuk. Kemudian baru diasap dengan bahan bakar batok kelapa, kayu kecil atau janggel jagung. Harga jual ikan asap tersebut di pasaran untuk jenis lele Rp2.000 sampai Rp3.000 per biji.

"Jenis Bawal Rp4.000/biji dan beberapa jenis lainnya tergantung dari ikan. Pengasapan masih secara tradisional," tuturnya. [ifa/mu]


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Friday, 15 June 2018 01:00:00

    Selamat Hari Raya Idul Fitri

    Selamat Hari Raya Idul Fitri Tak terasa Ramadan begitu cepat waktu berlalu. Masih teringat saat salat Tarawih pertama kita, makan sahur dan berbuka puasa pertama kita.

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more