13:00 . PPDB Hari Pertama Terganggu Server Eror   |   12:00 . Mei Ini, Bantuan Beras Rastra Beralih ke BPNT   |   11:00 . Cerita Literasi di SD Tasikharjo dan Remen   |   10:00 . Puasa, Pengunjung Pameran di Gedung UMKM Sepi   |   09:00 . Ditinggal Ngantar Masuk Kos, Motor Raib   |   08:00 . Berduaan di Pantai Tuban Saat Malam, Pelajar Bojonegoro Diamankan   |   07:00 . Tertawa Bisa Bikin Kita Lebih Produktif, Menurut Sains   |   21:00 . Menyamar Jadi Hidung Belang, Polisi Berhasil Ciduk WTS   |   20:00 . Pastikan Spek Bangunan, Dewan Akan Cek Lokasi   |   19:00 . Buka Bersama, Dandim Ingatkan Pemuda Waspada Penjajah   |   18:00 . Dirut PEPC: Proyek di Bojonegoro yang Paling Harmonis   |   17:00 . Junub Sebelum Sahur, Mandi Dulu Apa Langsung Makan?   |   16:00 . Ingin Jalan-Jalan? Tengok Suasana Pasar Takjil di Malo Yuk!!   |   15:00 . Safari Ramadan, PEPC Santuni Anak Yatim   |   14:00 . Diakui Keluarga Diketahui Warga Dander   |  
Fri, 25 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 19 March 2018 19:00:31

Peminat Banyak, Omzet Perajin Gerabah Rendeng Capai Rp10 Juta

Peminat Banyak, Omzet Perajin Gerabah Rendeng Capai Rp10 Juta

Reporter : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com - Wisata edukasi gerabah yang berada di Desa Rendeng, Kecamatan Malo Kabupaten Bojonegoro kini semakin berkembang. Bahkan, sekarang hasil gerabah masyarakat setempat sampai menembus pasar luar Kota, seperti Kota Kediri hingga Kota Malang.

Tak hanya itu saja, gerabah yang sebelumnya hanya dibuat menjadi kerajinan berupa layah, guci, patung hewan maupun lainya sekarang dibuat lebih moderen. Sehingga hal tersebut menjadikan daya tarik sendiri bagi wisatawan yang hadir dan menjadi usaha yang mimiliki prospek positif jika terus ditekuni.

"Sekarang juga ada gerabah yang berbentuk kartun moderen, seperti Upin Ipin, Naruto, Minion dan lain-lainya," terang salah satu perajin, Ismail.

Ismail juga menjelaskan, awal mula membuat gerabah berbentuk kartun moderen, dirinya pernah mendapat pesanan dari salah satu tamu yang meminta untuk membuatkan dengan bentuk kartun dan ia menyanggupinya. Kemudian, dirinya mengajukan bantuan dari Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja (Disperinaker) Kabupaten Bojonegoro.

"Kemudian mulai membuat gerabah berbentuk moderen hingga sampai sekarang dan model terakhir yang saya buat adalah berbentuk gogor (Maskot Kabupaten Bojonegoro)," lanjutnya kepada blokBojonegoro.com.

Selain itu, bagi wisata yang berkunjung juga bisa belajar cara membuat gerabah dari tanah liat tersebut, serta hasil dari pembuatan gerabah juga bisa dibawa pulang. Dirinya bisa meraup omzet sampai Rp10 juta dalam satu bulannya.

Dalam pembuatan gerabah tersebut tak seterusnya berjalan mulus. Pasalnya, biasanya terkendala cuaca yang tidak bisa diprediksi.

"Ya tetapi kita juga sangat bersukur dengan ditetapkanya Rendeng sebagai desa wisata, sehingga sekarang semakin banyak pengunjungnya," tutupnya kepada blokBojonegoro.com.[din/lis]

 


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more