07:00 . Sebaiknya Olahraga Menjelang Berbuka Atau Setelah Berbuka Puasa?   |   23:00 . Gagal Panen, Warga Sudu Pilih Potong Padi untuk Pakan Ternak   |   22:00 . KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI   |   21:00 . Buat Mural, Curva Nord Tunjukan Persibo Masih Ada   |   20:00 . Hendak Menyeberang, Pelajar di Baureno Dihantam Sepeda Motor   |   19:00 . Pembuatan Kotak Suara Pilkada Capai 80 Persen   |   18:00 . Kurang Air, Hasil Panen Cabai Tak Maksimal   |   17:00 . Bagaimana Sikap Muslim Terhadap Non Muslim   |   16:00 . Anak Manja Ingin Berbuka, Bermain Aja di Taman Rajekwesi   |   15:00 . Stok Darah di Bojonegoro Hanya Sampai Pertengahan Puasa   |   14:00 . Efisiensi Waktu, 4 SMA Negeri Diberikan Aturan Khusus   |   13:00 . Diduga Sakit, Petani Ngraseh Meninggal Dunia di Sawah   |   12:00 . Bom Surabaya Libatkan Anak, BP3AKB Sebut; Salah Orang Tua   |   11:00 . SMA Terbagi 6 Zonasi, SMK Bebas   |   10:00 . Awal Puasa, Konsumen Barang Elektronik Meningkat   |  
Tue, 22 May 2018
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Monday, 07 May 2018 15:00:31

Segarnya Es Cincau Rp2000 di Kalitidu

Segarnya Es Cincau Rp2000 di Kalitidu

Reporter: Parto Sasmito

blokBojonegoro.com -
Suasana yang panas di siang hari, paling nikmat minum yang segar-segar. Salah satunya dengan meneguk es cincau yang ada di barat gapura Kantor Kecamatan Kalitidu, Kabupaten Bojonegoro. Cukup merogoh kocek Rp2000 saja, sudah bisa menikmati segelas es cincau segar di tempat tersebut maupun dibungkus.

Jika biasanya cincau warnanya hitam dan dipotong kotak-kotak dan agak susah dinikmati dengan sedotan, cincau di es ini warnanya agak hijau dan lembek. Ketika disedot, pasti langsung lumer di dalam mulut.

"Cincaunya bikinan sendiri, mengolahnya dadakan setiap pagi," ujar penjual es cincau tersebut, Mas Riwu.

Pemilik nama lengkap Wurianto itu menjelaskan, di wilayah Kalitidu cukup mudah untuk mendapatkan daun cincau untuk dibikin sendiri dan dijual dengan es dicampur mutiara, santan dan gula merah.

"Mengolah cincau cukup mudah, sekitar satu jam sudah jadi. Yang lama memasak mutiara. Setiap sore sudah mulai masak," terang pria 31 tahun asal Desa Karangsono, Kecamatan Dander itu.

Sudah sekitar 6 tahun pria yang akrab disapa Mas Riwu itu jualan di pinggir gapura Kecamatan Kalitidu mulai pukul 09.00 hingga paling sore pukul 17.00 WIB. Untuk harganya pun, dia mengaku tidak mau menjual terlalu mahal. Sejak awal berjualan, dia mulai dari harga Rp.1000, kemudian Rp 1500 dan terakhir Rp2000 hingga saat ini.

Salah satu pembeli, Totok mengaku sangat menikmati es cincau itu. Meskipun harganya murah, cukup segar untuk melepaskan dahaga. "Harganya mungkin sama seperti es teh di warung. Minum es cincau ini lebih segar," akunya.  [ito/mu]


Wisata & Kuliner

Video bB

Redaksi

  • Thursday, 15 March 2018 16:00:00

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB

    PEPC Silaturahmi di Kantor Baru bB Pertamina Eksplorasi dan Produksi Cepu (PEPC) mengunjungi kantor baru redaksi blokBojonegoro Media di Jalan KS. Tubun, Gang Srinayan nomor 3, Kelurahan Mojokampung, Kabupaten Bojonegoro, Kamis (15/3/2018).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Monday, 21 May 2018 22:00:32

    KPUK Sosialisasi Pilkada bersama GMNI

    Bertepatan dengan tahun politik, serta menjelang Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada), Komisi Pemilihan Umum Kabupaten (KPUK) Bojonegoro menggelar Sosialisasi Pemilu besama Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional (GMNI) setempat.

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more