23:00 . Launching BMT, MWC NU Balen Perkuat Ekonomi Umat   |   22:00 . Mayat Pria Mengapung di Bengawan Solo   |   21:00 . Tantangan yang Menantang   |   20:00 . Penjualan Kerajinan Kayu Jati Didominasi Tempat Minum   |   19:30 . Couch Putu Evaluasi Segala Lini   |   19:15 . Persema Sebut Kurang Beruntung   |   19:00 . PSHT Ranting Bubulan Bangun Gedung Sekretariat   |   18:45 . Lampu Stadion Tidak Nyala, Bupati Minta Petugas Diberi Sangsi   |   18:30 . Persibo Menang1-0 Lewat Tendangan Pinalti   |   18:15 . Sempat Ricuh, Penonton Lempari Persema Malang   |   18:00 . Laga Perdana, Obati Kerinduan Suporter   |   17:45 . Pinalti, Kiper Persibo Kartu Kuning   |   17:30 . Persibo Mengancam, Babak Pertama 0-0   |   17:00 . Hadapi Persema, Persibo Gunakan Formasi 4-3-3   |   16:30 . Animo Tinggi, 12 Ribu Tiket Ludes Terjual   |  
Mon, 24 April 2017
Jl. Brigjen Sutoyo Gg. Salafiyah No. 5 Desa Sukorejo, Telp 0353-3412093, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Thursday, 20 April 2017 17:00:00

Tambang Pasir Kian Marak

Warga Semambung Minta Tambang Pasir Ditutup

Warga Semambung Minta Tambang Pasir Ditutup

Reporter: Maratus Shofifah

blokBojonegoro.com - Setelah masalah penambang pasir di Dusun Pinggiran, Desa/Kecamatan Kanor, Kabupaten Bojonegoro selesai, dengan melakukan penandatangan kesepakatan (MoU) kemarin, Rabu (19/4/2017). Hari ini, Kamis (20/4/2017) permasalahan tambang pasir di sungai bengawan solo kembali dikeluhkan warga Desa Semambung, Kecamatan Kanor.

Warga di sekitar Desa Semambung terutama untuk RT.03 dan 04/RW.02, merasa sangat terdampak dengan adanya penambang mekanik yang ada di bantaran bengawan solo. Setelah di usir dari Dusun Kanor Pinggiran, para penambang banyak yang beralih ke selatan atau ke wilayah Desa Semambung.

"Penambang mekanik di Desa Semambung saat ini semakin banyak. Tidak hanya puluhan namun sampe ratusan perahu," kata koordinator warga, Nur Rochman.

Dengan adanya hal itu, masyarakat meminta kepada Pemerintah Desa Semambung untuk menindaklanjuti akan bahaya yang sedang mengancam masyarakat. Pasalnya akibat dari penambang mekanik yang saat ini sedang marak, membuat tebing bengawan solo longsor karena erosi.

"Bibir bengawan solo dengan tanggul saat ini hanya bejarak lima meter, kalau pasir masih terus diambil banjir besar akan mengancam masyarakat," imbuh Rohman.

Pasalnya, para penambang saat ini tidak hanya mengambil pasir dengan cara manual, namun sudah secara mekanik. Yaitu dengan alat bantu kerek, bak besar diturunkan dengan tali panjang dan ditarik menggunakan alat bantu.

"Hal ini sudah pasti menyalahi aturan. Dan itu harus ditutup, jangan dibiarkan terlalu lama," imbuhnya saat menggelar musyawarah bersama Pemdes dan masyarakat. [ifa/mu]

Video bB

Redaksi

  • Tuesday, 18 April 2017 15:00:23

    Deklarasi AMSI di Jakarta

    Turut Deklarasi AMSI, bB dan bT Bertekad #Berantas Hoax

    Turut Deklarasi AMSI, bB dan bT Bertekad #Berantas Hoax Blok Media Group (blokBojonegoro.com dan blokTuban.com) turut serta dalam kegiatan Deklarasi Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) yang dilaksanakan di Gedung Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (8/4/2017).

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

  • Wednesday, 19 April 2017 06:00:00

    Blok Buku

    Belajar Kepemimpinan dari Bojonegoro

    Belajar Kepemimpinan dari Bojonegoro Sebagai salah satu daerah yang dulunya dipandang miskin, kolot dan sangat dekat dengan konflik, Bojonegoro berangsur berubah. Dengan role model yang diterapkan Bupati Bojonegoro, Suyoto (Kang Yoto), gaung dari kota ledre ini perlahan menunjukan tajinya. Akses jalan rusak membaik, pendidikan berangsur meningkat dan pelan tapi…

    read more

Info Tabloid bB

  • Friday, 31 July 2015 13:16:10

    Tabloid bB Edisi Juli 2015

    Tabloid bB Edisi Juli 2015 Untuk Edisi Juli 2015, redaksi Tabloid blokBojonegoro ingin menyajikan beberapa hal yang baru, terutama di halaman Investigasi. Dengan tema besar “Awasi Air Saat Musim Kering”…

    read more