17:00 . Pelajar SMKN 2 Antusias Ikuti Program Goes To School oleh PWI Bojonegoro   |   16:00 . Antisipasi Gagal Panen, 2472,73 Hektare Sawah di Baureno Terdaftar Asuransi   |   15:00 . Aklamasi, Rokhim Nahkodai GP Ansor Tanjungharjo   |   14:00 . Dukung Kemudahan Berwirausaha, Ademos dan Sampoerna Luncurkan Klinik UMKM   |   13:00 . Dandim 0813, Apresiasi Pembangunan di Bojonegoro   |   07:00 . 3 Jenis Trauma yang Bisa Dialami Anak Akibat Pola Asuh yang Keliru   |   20:00 . 103 Desa Berstatus Mandiri Di Bojonegoro, Disiapkan Menjadi Pilot Project   |   19:00 . Hari Gizi Nasional, CEC Gelar Bazar Minyak Goreng dan Gula Murah   |   18:00 . PMI Bantu Bangunkan Huntara Bagi Pengungsi Gunung Semeru   |   17:00 . Calon Jemaah Haji Muda di Bojonegoro Meningkat   |   16:00 . Dinsos Bojonegoro Buka Suara Terkait Saldo Bansos Rp0   |   15:00 . Naik Lagi, Harga Emas Antam 25 Januari Rp947.000 per Gram   |   13:00 . DLH Bojonegoro Minta EMCL Sosialisasi dan Utamakan Keselamatan Warga   |   12:00 . bB Salurkan Donasi Peduli untuk Mahameru   |   19:00 . Ini Alasan Pentingnya Vaksin Booster   |  
Wed, 26 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Peserta SAS Sunan Giri Analisa Sosial di Tiga Desa

blokbojonegoro.com | Sunday, 26 February 2017 22:30

Peserta SAS Sunan Giri Analisa Sosial di Tiga Desa

Kontributor : Muhammad Qomarudin

blokBojonegoro.com -
Setelah kemarin, Sabtu (24/02/17) mengadakan pelatihan Sekolah Analisis Sosial (SAS), hari ini, minggu (26/02/17) para peserta SAS praktek langsung ke tiga Desa yang berada di sekitar pengeboran minyak, yaitu Desa Katur, Desa Ringin Tunggal Kecamatan Gayam dan Desa Sumengko Kecamatan Kalitidu. Kegiatan Analisis Sosial ini mengambil isu tentang 'Dampak Pengeboran Minyak Terhadap Masyarakat'.

Salah satu tokoh masyarakat Desa Katur mengungkapkan, dampak positif maupun negatif itu pasti ada, banyak kegiatan positif yang dilakukan oleh pihak perusahaan migas, seperti halnya pembangunan dan perbaikan insfrastruktur yang ada. Sehingga, ekonomi masyarakat terangkat.

"Untuk menangantisipasi dampak negatif terhadap masyarakat, saya dan teman teman Ansor membuka pos pengaduan dan membuat pengajian setiap minggunya" ujar pria yang biasa disapa ustad Rofi'i ini.

Banyak juga dari masyarakat yang mengeluh terhadap habisnya kontrak kerja dari perusahaan, sehingga tidak sedikit yang kembali menganggur. Begitu pula dengan tidak adanya perbaikan jalan yang dilewati oleh kendaraan kendaraan proyek.

Aktivis PMII, Janah menambahkan, semua pasti akan kembali ke masyarakat lagi, sehingga sangat bodohnya kita jika tidak tahu kondisi sosial di lingkungan sendiri. "Saya berharap setiap Komisariat PMII di bojonegoro mengadakan SAS seperti yang adakan Komisariat Sunan Giri, sehingga kita lebih peka terhadap lingkungan" tandasnya.[rud/ito]

Tag : pmii, sas, ansor



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

  • Tuesday, 25 January 2022 12:00

    bB Salurkan Donasi Peduli untuk Mahameru

    bB Salurkan Donasi Peduli untuk Mahameru Setelah membuka donasi 'Peduli untuk Mahameru' sejak Senin (6/12/2021) lalu, blokBojonegoro.com (bB) menyalurkan hasil donasi melalui Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Selasa (25/1/2022)....

    read more

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat