12:00 . Bawa Kabur Kendaraan Setelah Kenalan Lewat Medsos dan Kopdar, Pelaku Berhasil Dibekuk Polisi   |   07:00 . Orangtua, Ini Faktor yang Menyebabkan Anak Rentan Alami Stres saat Ujian Sekolah   |   22:00 . Pedagang Keluhkan Harga Ayam Potong di Pasar Merangkak Naik   |   21:00 . Bersinergi Kapolres Bojonegoro Lakukan Audiensi Bersama PC GP Ansor Bojonegoro   |   20:30 . Video Lakalantas Truk Seruduk Teras Toko di Balen   |   20:00 . Gelar Pelatihan, STIKES Rajekwesi Berkomitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan Kesehatan   |   19:00 . Peduli ADHA, Pita Merah Adakan Home Care dan Berikan Bantuan   |   18:00 . Anniversary Ke-5, VLOC Chapter Bojonegoro Beri Santunan Anak Yatim   |   17:00 . Dijuluki Netherlands Bojonegoro, Kantor Notaris Jadi Tempat Swafoto Hingga Prewedding   |   16:00 . Lagi-lagi Terjadi Kecelakaan Truk Banting Setir Nyelonong Depan Toko   |   15:00 . Dukung KADIN Bojonegoro, Budiono Siapkan 10 Titik Bantuan untuk UMKM Ponpes dan Kampus   |   14:00 . Mendag: Jaga Momentum Pertumbuhan Ekspor dan Kendalikan Inflasi   |   13:00 . Kecelakaan Tunggal, Truk Muatan Ayam Hantam Pohon   |   12:00 . 81 Produk Mahasiswa Kampus Ungu Dipamerkan di Stakeholders Collaborations   |   11:00 . KADIN Bojonegoro Menggelar Stakeholders Collaboration 2022   |  
Thu, 20 January 2022
Jl. KS Tubun, Gang Srinayan No. 3 Kel. Mojokampung Kota Bojonegoro, Email: blokbojonegoro@gmail.com

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

blokbojonegoro.com | Wednesday, 29 March 2017 12:00

Pemdes Ngasem Uji Coba Tanam Padi Transplanter

Kontributor : Sutopo

blokBojonegoro.com -
Pemerintah Desa (Pemdes), Desa/Kecamatan Ngasem, melakukan uji coba penanaman benih padi dengan cara transplanter atau alat modern untuk menanam padi.

Menurut Kepala Desa Ngasem, Suwondo mengatakan, uji coba tersebut dilakukan dalam rangka untuk mensiasati kondisi wilayah geografis di Desa/Kecamatan Ngasem, yang sebagian wilayah pertanianya adalah tadah hujan.

"Oleh karena itu harus dilakukan penanaman yang cepat panen," ungkapnya.

Lanjut dikatakan,pihaknya sementara ini masih dalam tahap uji coba. Nantinya, jika sudah menunjukan hasil positif maka, pihaknya baru akan mensosialisasikan kepada para warga masyarakat.

"Warga sini tidak mudah percaya, maka harus dibuktikan dulu," tegas Suwondo.

Sementara itu, untuk untuk menggunakan transpanter, sebelumnya benih padi di tanam di atas wadah kering. Setelah berumur 17 hari baru akan ditanam di persawahan dengan menggunakan alat transplerer. Benih yang digunakan sebagai uji coba memang tidak menggunakan beni padi khusus,

"Benih padi yang digunakan bisa padi 64, padi serang, dan lain lain," pungkasnya. [top/ito]

Tag : pemdes, ngasem, tanam, padi, transplanter



* Ingin Beli / Transaksi, Klik di Bawah Ini

Logo WA Logo Telp Logo Blokbeli

Loading...

PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Gunakanlah bahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.

Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.




blokBojonegoro TV

Redaksi

Suara Pembaca & Citizen Jurnalism

Lowongan Kerja & Iklan Hemat